Kisi-Kisi… ^^;
Uncategorized May 17th, 2005PS: With all do respects 2 non-muslim friends =)
Namanya juga kisi2 ^^; Sekedar petunjuk, mau diikutin atau nggak, silakan aja ;p Mahasiswa bermacam2, ada yang mau ujian mengandalkan kisi2, ada yang percaya pada intuisi, ada pula yang memang percaya kemampuan diri. Sah sah aja… Sekali lagi, namanya juga kisi2 ^^; Seperti penunjuk jalan, ga peduli siapa orang yang lewat (atau yang nggak lewat sama sekali), ga liat siang or malam, rame sepi, ga peduli orang peduli or cuek, diikutin atau nggak, he just stands there 4 a re-Zn! Fungsinya hanya menunjukkan jalan koq! =) Yang hanya akan tetap setia “berdiri” di tempat yang mudah dilihat orang, ga peduli hari panas atau hujan, kepanasan, kehujanan, kecipratan mobil lewat, ga masyalah, stand still silently on d’spot, dalam diam jalankan tugas mulia, menjadi penunjuk jalan, supaya orang gak kesasar n jadi salah jalan… =)
Just like other kisi2 ^^; Entah keluar or nggak di ujian, cuma dosen n tim penyusun soal aja yang tau ;p Tapi ga ada salahnya dibaca khan? Paling nggak ada gambaran model soal ujian. Just like other kisi2 ^^; Lain dosen bisa lain kisi2, subyektifnya kacamata yang dipakai adalah yang umum dikenakan dosen, from 1 corner of point of view, tapi secara obyektif, ga menutup kemungkinan ada pandangan yang lain, mahasiswa punya opini, bicara, sah sah aja… Meski begitu tentunya yang keluar ujian, hmm, lain juga urusannya! Jkekekek ;p Just like other kisi2 ^^; Kebetulan “kacamata” yang dikenakan sekarang (maklum familiarnya pake yang model begini sich… B-p) adalah “kacamata” perspektif muslim… Tapi bukan berarti ini khusus buat muslim lho! =) Seperti penunjuk jalan yang diam di sudut jalan, ga peduli agamanya, apapun suku bangsanya, diikutin atau nggak, dia “ada” tuk dibaca… Siapapun boleh baca!
Just like other kisi2 ^^; Semua berpulang pada keyakinan masing2, mau dipakai silakan, ga dipakai resiko tanggung sendiri, wakakakak… ;p Nggak juga, ya silakan! =) NEway “kisi2″ berikut ini sekedar menjawab pertanyaan paragraf terakhir last post entitled “Ujian”… =) U may always skip Ds post when U V-l 1 2, but dN again, ga da salahnya dibaca… ^^;
Ambil nafas, huuuppp… Tahaaannnn!!! Mmmppffhhh…. @!&^*~… %$#!!!… Hembuuusssshh!!!… Aaaaahhhh… ;p He2, atur posisi, duduk relaks, kosongkan pikiran, tenaaang… Santai aja… Uda siap?!… Scroll down the mouse, jangan nyontek, n selamat mengerjakan! ^^;v (Lhoo? Apa sich?? ;p)
—
—
Bismillaahirrahmaanirahiim
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)
“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam
kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh
(kebaikan) dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan
nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Q.S. Al-Ashr:1-3)
Katakanlah : “Apakah akan Kami beri tahukan kepadamu tentang
orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang
telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan
mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (Q.S. Al-Kahfi
: 103-104)
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda-gurau dan main-main.
Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau
mereka mengetahui. (Q.S. Al-‘Ankabuut : 64)
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya
sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya
dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan
tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya
petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapakah kamu
tidak mengambil pelajaran? (Q.S. Al-Jaatsiyah : 23)
Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tiada lain hanyalah kehidupan di
dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan
kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan
tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. (Q.S.
Al-Jaatsiyah : 24)
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air
(hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan
suburnya karena air itu tanaman-tanaman bumi, di antaranya ada yang
dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi ini telah
sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan
pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba
datanglah kepadanya azab (siksaan yang pedih dari) Kami di waktu
malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman-tanamannya) laksana
tanaman-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh
kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami)
kepada orang-orang yang berpikir. (Q.S. Yunus : 24)
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan
senda-gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi
orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya ? (Q.S.
Al-An’aam : 32)
—
Tidakkah kamu tahu, sesungguhnya Allah-lah yang mempunyai kerajaan
langit dan bumi, disiksa-Nya siapa yang dikehendaki-Nya dan
diampuni-Nya bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa
atas segala sesuatu. (Q.S. Al-Maaidah : 40)
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu
lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy, dan menundukkan
matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang
ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan
tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu)
dengan Tuhanmu. (Q.S. Ar-Ra’d : 2)
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada
waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian
masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang
telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya
(dirugikan). (Q.S. Al-Baqarah : 281)
Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang
bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan)
pekerjaan mereka.
(Q.S. Az-Zalzalah : 6)
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat
dari Al-Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan
Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput
dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar dzarrah (atom) di bumi
ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang
lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang
nyata (Lauh Mahfuzh). (Q.S. Yunus : 61)
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (atom) pun,
niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan
kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya
pula. (Q.S. Az-Zalzalah : 7-8)
—
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang
apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang
kamu kerjakan.
(Q.S. Al-Munaafiquun : 11)
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu
dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).
Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 35)
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada
hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan
dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah
beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang
memperdayakan. (Q.S. Ali ‘Imran : 185)
Dan orang-orang yang kafir (mengingkari Allah) amal-amal mereka
adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air
oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia
tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah
di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal
dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.
(Q.S. An-Nuur : 39)
Dan apakah orang yang sudah mati (hatinya) kemudian dia Kami hidupkan
dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu
dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan
orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali
tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang
kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.
(Q.S. Al-An’aam : 122)
Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya
diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada
mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab
Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidak menambah kepada
mereka kecuali kebinasaan belaka.
(Q.S. Huud : 101)
Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat
membuat sesuatu apapun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat
orang. (Q.S. An-Nahl : 20)
(Berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala itu
tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan.
(Q.S. An-Nahl : 21)
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat
menghidupkan (orang-orang mati)? (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 21)
Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka
dari (azab) Kami. Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka
sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?
(Q.S. Al-Anbiyaa’ : 43)
Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka
Allah, Dialah Pelindung (yang sebenarnya) dan Dia menghidupkan
orang-orang yang mati dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(Q.S. Asy-Syuura : 9)
—
Dan berkata manusia: “Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku
sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?” (Q.S.
Maryam : 66)
Mereka berkata: “Apakah betul, apabila kami telah mati dan kami telah
menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami
benar-benar akan dibangkitkan?”
(Q.S. Al-Mu’minuun : 82)
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang
belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan)
untuk diberi pembalasan?
(Q.S. Ash-Shaaffaat : 53)
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari
kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu
dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah,
kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang
tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan
dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah
ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian
(dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di
antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang
dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi
sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini
kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah
bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan
yang indah. (Q.S. Al-Hajj : 5)
Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan
awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati lalu Kami
hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah
kebangkitan itu. (Q.S. Faathir : 9)
Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan)
lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah
kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur). (Q.S. Az-Zukhruf : 11)
Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?
Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara
keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang
ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar
ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.
(Q.S. Ar-Ruum :
—
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa
yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak
dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan
sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah
tempat kembali yang baik (surga). (Q.S. Ali ‘Imran : 14)
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang
Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa
yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang mengetahui (dengan
pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak seorangpun yang
dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S. Luqman : 34)
Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya
waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dialah Yang Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-‘Ankabuut : 5)
Telah dekat kepada manusia hari menghisab (memperhitungkan) segala
amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling
(daripadanya).
(Q.S. Al-Anbiyaa’ : 1)
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang
kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum
kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta
digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul
dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya
pertolongan Allah?” Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat
dekat. (Q.S. Al-Baqarah : 214)
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka
(jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan
orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah
mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman
kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Q.S.
Al-Baqarah : 186)
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang
yang bertakwa.
(Q.S. Ali ‘Imran : 133)
(Ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari
pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan
kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan
mengerjakan amal saleh niscaya Allah akan menghapus
kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir
di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Itulah keberuntungan yang besar.
(Q.S. At-Taghaabun : 9)
Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang
mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha
Pemurah walaupun dia tidak melihatNya. Maka berilah mereka kabar
gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia. (Q.S. Yaasiin : 11)
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak
oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
(Q.S. Al-Mulk : 12)
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh
menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya. (Q.S. Al-Insyiqaq :
6)
Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas
lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan
masuklah ke dalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr : 27-30)
—
—
PS lagi: Ini cuma kisi2 ^^;v Do U think it will B useful?
It’s up 2 U! N namanya kisi2, tentu Kido ga segitunya hafal semua itu lah! Not a walkin’ textbook dech! ;p Kido juga boleh dapet kisi2 ^^; Pake buka buku juga
QT semua belajar… D’thing is NFR stop learnin’! So, well, selamat belajar! Persiapkan diri sebaik2nya, ambil bekal secukupnya, B well prepared, n goodluck menghadapi ujian dalam kehidupan! =)
What Ls Kn I say? GBU!!! Always take care n F nice days! ^_____^;v Tnx 4 Re-Dn…
Kido Kamen =)