In the Dawn of Awakening =)

Uncategorized No Comments »

Amazing!! But not Spiderman! =) Incredible, but not the Hulk! ^^; “Batman Begins” on air soon, but not d@ either! ;p What could be more fantastic dN Fantastic Four? =D Check this out, do U realize? ;)

What year is it? 2005. What century? The 21st. OK d@’s in Gregorian. What about Muslim Calendar? What is the year? 1426. What century? So it’s 14th. What common F we got from both? Both are multiple of 7! In other word 7 is the smallest denominator, rite? ;) Stick with “7”. Now check this out! What is the glorious nation in the 7th century of our own history? Sriwijaya. Then fell n crashed. N no more great nations 2 rule our ancient land until… Guess what? 14th century! What is the glorious nation in the 14th century of our own history? We all knew it: Majapahit. Then after the roller coaster reached the top most, it as supposed rolled down again, series of rebels, fell n crashed. N no more great nations 2 rule our ancient land until… Guess what? Nx cycle of roller coaster: each 7 centuries, after 7th, 14th, came up 21st century! Heyy wait, d@’s NOW!! =) What is the glorious nation in the 21st century of our own now? Whaa… Gimme a break! INDONESIA!! ^____^;v … Coincidence? ;)

Seven. What could B so serious about Ds? ;) Seven days a week. FR 1der Y God decided 2 make 7 days in a week? Not 5 or 10, perhaps? Ever heard seven Skies? Tujuh lapis langit? Wat men-temen yang muslim pasti tau dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah telah menciptakan 7 lapis langit!

"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.S. Al Baqarah: 29)

Pernah tahu lapisan atmosfir QT? Atmosfir yang adalah “langit” terdekat bagi bumi? Ada 7! Troposfer, Stratosfer, Ozonosfer, Mesosfer, Termosfer, Ionosfer dan Eksosfer. Coincidence? What about Ds? Berikut adalah uraian yang diambil dari http://www.keajaibanalquran.com/earth_layers.html

Bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosfir, yang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup. Adalah fakta yang kini telah diterima bahwa atmosfir terdiri dari lapisan-lapisan berbeda yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lain. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Al Qur’an, atmosfir terdiri dari tujuh lapisan. Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfir bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai berikut:

Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90% dari keseluruhan massa atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. . TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER. . (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 319-322)

Keajaiban penting lain dalam hal ini disebutkan dalam surat Fushshilat ayat ke-12, "… Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." Dengan kata lain, Allah dalam ayat ini menyatakan bahwa Dia memberikan kepada setiap langit tugas atau fungsinya masing-masing. Sebagaimana dapat dipahami, tiap-tiap lapisan atmosfir ini memiliki fungsi penting yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan seluruh makhluk hidup lain di Bumi. Setiap lapisan memiliki fungsi khusus, dari pembentukan hujan hingga perlindungan terhadap radiasi sinar-sinar berbahaya; dari pemantulan gelombang radio hingga perlindungan terhadap dampak meteor yang berbahaya. Salah satu fungsi ini, misalnya, dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut: Atmosfir bumi memiliki 7 lapisan. Lapisan terendah dinamakan troposfir. Hujan, salju, dan angin hanya terjadi pada troposfir. (http://muttley.ucdavis.edu/Book/Atmosphere/beginner/layers-01.html) Adalah sebuah keajaiban besar bahwa fakta-fakta ini, yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20, secara jelas dinyatakan oleh Al Qur’an 1.400 tahun yang lalu.

Amazing, doncha think? ;) Tapi sebagaimana di alam ini ada alam kosmos, galaktik, makrokosmos, ada juga alam yang lebih kecil, mikrokosmos! Apa itu? Alam atom! Ingat pelajaran Fisika SMA? Atom = A Tomos = Tidak terbagi. Itu dulu! ^^; Tapi QT tahu ternyata atom sendiri terdiri dari bagian yang lebih kecil yakni proton, elektron, neutron. Tapi bukan itu yang QT bahas di sini. Masih tentang “langit”! Sebagaimana tingkatan alam semesta, makna “langit” pun jangan ditafsirkan sebatas atmosfir saja. Langit yang terdekat dengan bumi QT. Masih banyak langit lain di atasnya. Mungkin atmosfir sendiri bisa dikategorikan lapis langit yang pertama? Lalu lapis keduanya apa? Mungkin tata surya? Lalu? Lapis ketiga mungkin galaksi? Lalu? Ahhh! Semesta demikian luas! Perhatikan Kido pake kata “mungkin”, karena ilmu pengetahuan QT, manusia, hingga saat ini belum mampu menjangkau jauh hingga ke tepian semesta! Boro2, ujungnya dimana aja ga tau khan? ^^;

Tapi demikianlah Allah dengan ilmu-Nya yang Maha Luas mengajarkan kepada QT. Inget pepatah, “di atas langit masih ada langit?” Itu bener! Secara kiasan maupun ilmiah… ^^; OK! Kalo akal QT masih belum mampu menjangkau langit yang lebih besar, gimana kalo QT coba liat “langit” dalam ukuran yang jauh lebih kecil yang diciptakan Allah untuk pelajaran bagi manusia? Bahkan atom, materi pembentuk segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, juga punya tingkatan “langit” sendiri! Dan menakjubkannya lagi, sama seperti yang udah2, ada 7 langit!! Dalam ilmu Fisika QT ketahui berupa kulit2 terluar dari elektron, mulai dari K, L, M, N, O, P, dan Q… Hayo masih pada inget ga? Kalo lupa coba buka lagi buku Fisika SMA-nya! ^^;v Tiap atom tersusun oleh inti atom yang bermuatan positif yaitu proton, dengan satu atau lebih elektron di sekitarnya yang bermuatan negatif. Elektron mengisi lapis kulit atom (lintasan elektron yang seperti orbit mengelilingi intinya) mulai dari kulit terdalam, kulit kedua hingga seterusnya! Persis seperti planet2 di sistem tata surya mengitari matahari dalam garis orbit lintas masing2! Maka bisa juga dikatakan atom adalah miniatur alam semesta! ;) NEway, back 2 elektron… Bila kulit ke n telah terisi 2 n2 elektron, maka kulit tersebut telah penuh dan menjadi kulit yang tertutup untuk elektron lain, dalam arti, jika masih ada sisa elektron di dalam atom, dia harus “naik” menempati “langit” berikutnya, kulit atom yang ke-2, demikian seterusnya. Langit di atas langit… Hmm, menarik yach? ;)

QT ga akan jauh2 bicara tentang “langit”, karena inti pembahasan kali ini adalah tentang “tujuh”… =) Magnificent Seven! Tujuh keajaiban dunia? Tujuh warna pelangi? Tujuh bidadari? =p~ Weks! ^^; Ultra Seven (Yeow Hayato! ^^;v), Tujuh Pendekar guru Kwee Ceng dalam Legend of Condor Heroes, Stephen Covey: 7 Habits of Highly Effective People, Tujuh orang Pahlawan Revolusi (hiks! T__T) sampe titian di Akhirat yang setipis rambut dibelah tujuh! Aduhhh! ^^; Kenapa sich dari dulu orang begitu senang dengan angka unik yang satu ini?… Surat Al Fatiihah, surat pembuka dalam Al-Qur’an, yang juga disebut sebagai Ummul Kitab (Induk dari Al-Qur’an) karena isinya sebenarnya telah mencakup keseluruhan ajaran dalam Al-Qur’an, lagi2, ternyata terdiri dari… 7 ayat!!

1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam

3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

4. Yang menguasai Hari Pembalasan

5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan

6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Pembahasan tentang surat Al-Faatihah ini sebenarnya tidak kalah menariknya, tapi mungkin lain kali dech! Atau kalo pengen lebih jelas n ingin tahu boleh cari n baca buku karangan H. Bey Arifin, “Samudera Al-Fatihah”. Insya Allah buku bagus! =) NEway kembali lagi soal 7 yang berulang2 ini… Ulang2… Siklus? Ya! Bicara soal siklus 7, seperti Al-Faatihah yang dibaca berulang2 dalam shalat minimal 1 kali di setiap raka’at, 17 kali sehari semalam, siklus 7 juga banyak ditemukan dalam keseharian QT, atau dalam Al-Qur’an…

4 dose FR read in d’Bible or Qur’an, the stories of Prophet Joseph (Nabi Yusuf Alaihissalam) who could interpret meaning of dreams, must remember his story n (again!!) d@ seven years dream!… I, 42n8ly don’t F d’competence nor knowledge of how it is written in d’Bible (but I b-liv it’s told dR, rite? ;p) but here in d’Qur’an it’s clearly told how Nabi Yusuf describe d’meaning of d’King’s dream… Aiyaa… Koq keterusan pake English ya? ^^; Oh well, what if I just tell U d’story S how it’s written? Bedtime stories? Hehe ;p Relax, get Ur popcorn, n starts read on… Fantastic! We’re about 2 find… ;)

“Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya): "Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering." Hai orang-orang yang terkemuka: "Terangkanlah kepadaku tentang ta’bir mimpiku itu jika kamu dapat mena’birkan mimpi." (Q.S. Yusuf: 43)

Mereka menjawab: "(Itu) adalah mimpi-mimpi yang kosong dan kami sekali-kali tidak tahu menta’birkan mimpi itu." (Q.S. Yusuf: 44)

Dan berkatalah orang yang selamat diantara mereka berdua dan teringat (kepada Yusuf) sesudah beberapa waktu lamanya: "Aku akan memberitakan kepadamu tentang (orang yang pandai) mena’birkan mimpi itu, maka utuslah aku (kepadanya)." (Q.S. Yusuf: 45)

(Setelah pelayan itu berjumpa dengan Yusuf dia berseru): "Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya." (Q.S. Yusuf: 46)

Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. (Q.S. Yusuf: 47)

Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. (Q.S. Yusuf: 48)

Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur." (Q.S. Yusuf: 49)

Lagi2, siklus 7! Ada apa dengan 7? ^^; Pada kisah di atas (bukan dongeng, tapi sejarah) dikisahkan bahwa Raja Mesir bermimpi melihat 7 sapi betina gemuk dimakan sama 7 sapi kurus, dan dilihatnya 7 bulir gandum yang hijau dan 7 yang kering. Raja kebingungan, apa sich maksudnya? Ditanya ke pembantu2nya ga ada yang bisa menafsirkan maknanya. Hingga salah satu pelayannya teringat akan Nabi Yusuf yang dipenjara. A bit flashback, Nabi Yusuf (yang gantengnya bahkan Tao Ming Tse atau Christian Bautista pun ga sanggup menandingi ^^; Suwer!! ;p Buktinya wanita2 di kota itu sampe ga sadar menggores jari saat motong apel saking terpesona saat Nabi Yusuf lewat! Ini bukan echo, cho, cho, ini aseli!! ;p) memilih masuk penjara demi hikmah yang akan membersihkan namanya setelah difitnah oleh istri pembesarnya yang mengajaknya berbuat tak pantas tapi ditolak oleh Nabi yang takut kepada Allah, Tuhan Yang Maha Melihat… Hmm, padahal udah tinggal b2an, Nabi Yusuf malah menolak karena takut Tuhan marah, malu sama Tuhan… Coba kalo QT yang dirayu diajak “begitu”, uhuk2… =p~ Tuhan, tolong merem dulu ya? HAAHH?! Abis kapan lagi? ^^; Hahahaha… =D Gelo siah! (Meggy Z: “Tidak semua laki2…” Huehue ;p) Wanita… Sigh! Cobaan terberat pria! Hihihihi…

NEway, saat b2an dengan istri pembesar, Zulaikha, Nabi Yusuf menolak berbuat zina n bergegas keluar tapi ditahan n ditarik bajunya dari belakang hingga sobek, saat itulah suami Zulaikha pulang n memergoki, nach lho! APA2AN INI?! X-( Zulaikha menuduh Yusuf berbuat tak senonoh, n meminta suaminya memenjarakan Yusuf atau disiksa dengan pedih. Usut punya usut, jika baju gamis Yusuf sobek di depan itu berarti dia yang berbuat keji, karena wanita itu tentu mempertahankan diri, berontak, ya gitu dech! ^^; Tapi ternyata baju Yusuf sobek di belakangnya, artinya? Wanita itulah yang menarik n memaksa Yusuf melayaninya! Namun demikian demi menjaga nama baik pembesar yang telah merawat Nabi Yusuf sejak kecil, Yusuf memilih untuk masuk penjara…

Yusuf berkata: "Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh." (Q.S. Yusuf: 33)

Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: "Marilah ke sini." Yusuf berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung. (Q.S. Yusuf: 23)

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih. (Q.S. Yusuf: 24)

Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Yusuf: 34)

NEway, kembali lagi ke pelayan Raja yang teringat pada Nabi Yusuf. Pelayan itu bersama seorang temannya dulu pernah bersama Nabi Yusuf dalam penjara. Berkat bantuan takwil mimpi dari Nabi Yusuf yang tentunya diberi pengetahuan oleh Allah Yang Maha Tahu, pelayan itu dapat selamat n keluar dari penjara, sementara kawannya yang 1 lagi dihukum disalib n sebagian kepalanya dimakan burung, persis seperti takwil mimpi Nabi Yusuf kepadanya. Maka dipanggillah Nabi Yusuf dari penjara menghadap Raja, dan diterangkanlah arti dari banyak 7 itu…

So now we’re back on track, still talkin’ bout “7”…

Adapun makna mimpi Raja itu adalah akan datang 7 tahun masa kesuburan dalam Mesir. Saat itu hendaknya Raja dan rakyat tidak menghambur2kan hasil panen n menabung untuk bekal persiapan akan datang 7 tahun sesudahnya paceklik berkepanjangan yang menyiksa, kekeringan, kelaparan, busung lapar melanda seperti yang dialami adik2 QT di NTB… T__T Padahal daerah itu terkenal sebagai Bumi Gora (Padi Gogo Rancah), sungguh mengenaskan, bagai tikus mati di lumbung beras, ini juga yang membuat Presiden SBY geram bukan kepalang pada gubernurnya, “Bikin apa saja Gubernur, koq ada busung lapar?” padahal laporan selalu ABS (Asal Bapak Senang), beginilah orang Indonesia ^^; Celah dikit, dikorupsi! Ga bisa liat peluang dikit, sikat! Dikorupsi! ^^; Ahh, susah dech…

NEway lagi, setelah 7 tahun masa susah, maka hanya dengan menabung di masa jaya bangsa Mesir bisa melalui masa sulit dan menyongsong fajar baru masa depan yang lebih gemilang, gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja, kalo orang Jawa bilang ^^; Lagi2 ketemu siklus 7 yach? ;) Masih kira kebetulan? Gimana kalo begini… 1998… Akhir masa kejayaan Orde Baru, runtuh ditandai lengser keprabonnya Presiden Soeharto, Bapak Pembangunan Indonesia (katanya, katanya… ^^;) Kalau dipadankan ke kisah Nabi Yusuf dan Negeri Mesir, percaya gak? Ada kesamaan lhoh! Zaman Soeharto bisa dibilang zaman keemasan Indonesia, rakyat hidup tenteram, makmur, lumayanlah! (Can’t deny d’fact, he’s quite successful, ain’t he? ^^;) Memasuki orde Reformasi, Indonesia tak kunjung membaik malah kian amburadul! Bongkar pasang, gonta-ganti pemimpin, gak kunjung dapat menyelesaikan masalah, malah bikin makin runyam, tambah ruwet, acak adut, njelimet n bikin mumet!! Kalo Jangka Jaya Baya bilang, Zaman Goro-Goro, mungkin memang zaman ini… T__T Rusuh! Rusuh! Di mana2 terjadi kerusuhan… Kerusuhan Mei ’98, itu awal Goro-Goro… Awal awan kegelapan menaungi Indonesia, awal dari 7 tahun masa paceklik, cobaan kesusahan, petaka berkepanjangan, bagai tak berkesudahan, persis seperti yang terjadi ribuan tahun yang lalu di Mesir… Wait da minute… 7 tahun?!!

Yup! Ngitung nggak? 1998 + 7 = …? 2005! Setelah 7 tahun jatuh bangun berdarah2, Indonesia mulai bangkit dan menata kembali jati dirinya. Setelah masa 7 tahun yang benar2 berat, berbagai peristiwa mulai dari teror bom, Bali, J.W. Marriot, hingga murka alam yang bak sudah tak sabar, gemas melihat tingkah polah anak manusia Indonesia, gunung meletus, banjir, hingga bencana internasional terbesar di penghujung 2004, bak penutup siklus 7 tahun masa susah, “pembersihan” besar2an Tuhan lakukan kepada manusia! Tobat euyy! Jang! Neng! Katiwasan! Jagad Dewa Bathara! (Kata Bathara Narada dalam wayang ^^;) Keterlaluan, hai anak manusia! T__T Kelewatan NT pada! Akhirnya Tuhan berikan “peringatan”… Guncangan gempa bumi dahsyat disusul terjangan gelombang tsunami meluluhlantakkan bumi Nanggroe Aceh Darussalam! Dan sejumlah negara2 Asia Tenggara! Bencana internasional yang teramat mengerikan… Bak azab Allah yang ditimpakan kepada kaum sebelumnya yang membangkang pada perintah-Nya, kaum Nuh, Aad, Tsamud, Luth, juga Fir’aun… Hai Manusia! Buka matamu! Buka mata hatimu! Tidakkah kau sadari kekuatan siapa yang berada atas segalanya?! Sudah cukup kerusakan yang kau buat! Kehancuran menimpamu! Akibat kesombongan dan perbuatan tangan2mu sendiri! Maka selagi masih sempat, segeralah bertobat! QT yang masih hidup ini sesungguhnya diberi kesempatan menyaksikan kebesaran serta keperkasaan-Nya! Untuk apa? Untuk segera bertobat! Menyadari kekeliruan dan kesalahan QT, mohon ampun atas dosa2 perbuatan di masa yang lalu, bergegas kembali ke jalur yang benar, jalan lurus (ketemu lagi! ^^;), kembali ke jalan-Nya, jalan yang diridhoi-Nya…

Untitled

In the Dawn of Awakening…

Bersyukurlah QT masih bertahan melewati 7 tahun kesengsaraan… Usai siklus 7 tahun, setelah malam penuh badai yang berat dan panjang bak tanpa akhir, semburat di langit Subuh, fajar kembali merekah… Pemilu langsung pertama tahun 2005 bisa dibilang sukses menelurkan Presiden RI pertama pilihan rakyat! Susilo Bambang Yudhoyono, yang dalam falsafah Jawa berarti Susilo = Sopan Santun, Bambang = Ksatria, Yudhoyono = Menang Perang ^^; menjadi Presiden RI di fajar kebangkitannya kali ini! Wahh, namanya ngaruh juga! Gak percaya? Hehehehe… Entah kebetulan atau bukan, koq lucu juga ya? ^^; Tentunya harapan QT, setelah dengan susah payah QT bergulat merangkak melalui cobaan berat selama 7 tahun terakhir, sebagaimana masa paceklik 7 tahun di Mesir di zaman Nabi Yusuf, mudah2an QT juga belajar “menabung” di masa senang untuk bekal bertahan hidup ketika masa susah kaya gini…

Sejarah selalu berulang, orang2 yang bilang ^^; Tapi memang, seperti siklus, sebenarnya semua itu memberi pelajaran kepada QT, akankah QT belajar untuk tidak mengulangi kesalahan2 di masa yang lalu, untuk dapat memperbaiki nasib di masa kini dan mendatang? Atau QT memang sedemikian bodohnya gak juga belajar dari pengalaman serta kegagalan?! Bumi itu bulat. Supaya berputar. Bikin siklus. Karena bulat, bumi bisa berputar. Karena berputar, maka terjadi siang dan malam. Siklus. Tiap hari terjadi siang dan malam, tapi tiap hari tidak sama! Tiap kali hari baru! Hari yang lama berlalu! Masalahnya, adakah QT belajar pada hari baru tentang hari lalu? Ataukah hari2 QT hanya berlalu dan berlalu hingga tiba saat tak lagi ada tuk QT hari baru? Mudah2an QT termasuk orang2 yang mau belajar n mengambil pelajaran… Sebelum waktu belajar lewat! ;)

In the dawn of awakening…

Jikalau boleh QT berharap 2005 adalah masa kebangkitan kembali negeri ini setelah terpuruk berlarut2, maka mari jangan QT sia2kan kesempatan untuk bersama2 bangkit dan membangun negeri…

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (Q.S. Ar Ra’d: 11)

It’s up 2 us now! Will we wake up n survive?! Fasten Ur seat belt! Start takin’ off! Set V-Buckle! Raidaa… HENSHIN!! =D L@’s g@ it on!!! ^______^;v

KIDO KAMEN =)

Dancin’ Moon Blues… ^^; #2

Uncategorized 2 Comments »

ImagesQT masih bicara soal hubungan “perjalanan bulan” dengan bilangan tahun dan perhitungan waktu. Dengan peredaran bulan yang mengelilingi bumi, serta bumi berotasi sekaligus berevolusi terhadap matahari, maka waktu pun berjalan, detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, 24 jam 1 hari, 1 siklus! Tergilir malam dan siang, bergulir hari ke hari, 7 hari, 1 minggu, ada lagi 1 siklus; berlalu minggu ke minggu, 4 minggu, 1 bulan, 1 siklus baru lagi; bulan berganti bulan, 12 dalam setahun, usai lagi 1 siklus! Jika QT mengamati n mau mempelajari, bagaimana QT mengetahui bilangan tahun serta perhitungan waktu? Siapa yang mengajarkan? Lupa? Apa nggak inget? ^^; Coba baca lagi ayatnya di atas kalo masih penasaran! ^^; Oh mana ya? Hee, uda ganti posting ya? ;p Ya udah tulis lagi dech:

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak (penuh hikmah). Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Q.S. Yunus: 5)

Hmm… Dah inget? ;p Kebayang gak kalo QT ga punya sistem penanggalan kalender seperti yang QT tau saat ini? Gregorian kalo ga salah namanya! Atau jam yang manual atau digital dengan tingkat akurasi jauh banget lebih tinggi daripada dulu waktu masih pake tiang pancang wat bikin jam matahari? Ngomong2 dulu gimana “nemu”-nya yach? ^^; NEway, kalo uda diresapi maka coba cerna makna dari ayat lanjutan berikut ini…

“Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa.”(Q.S. Yunus: 6)

Nangkep? Tanda2 kekuasaan-Nya itu meliputi luasnya langit dan bumi. Perhatikanlah kalimat “pertukaran malam dan siang”, bagaimana cara menukarkan malam dengan siang? Tentu dengan perputaran! Rotasi dan revolusi. Rotasi adalah perputaran bumi pada poros, yang untuk menyelesaikan 1 putaran rotasi diperlukan 23 jam dan 56 menit, dibulatkan 24 jam dalam sehari. Revolusi adalah pergerakan bumi sembari berotasi mengikuti lintasan garis orbit mengelilingi matahari. Kalo diandaikan, inget ga zaman ceqola dulu, ambil nilai Pendidikan Jasmani lari di Istora Senayan? QT sprint mengikuti garis track dan memutari 1 lapangan? Track adalah garis edar, orbit bumi mengitari matahari. 1 putaran lap = 1 revolusi! Kalo bumi, perlu 365,25 hari untuk 1 revolusi. Dibulatkan 365 dalam 1 tahun, sisanya yang 1/4 dikalikan 4, dijumlahkan menjadi tiap 4 tahun sekali + 1 hari jadi 366, namanya Tahun Kabisat, tanggal yang ditambahkan pada kalender adalah 29 Februari…

Kembali ke pertukaran siang-malam. Dengan bumi rotasi dan revolusi, maka terjadilah siang juga malam. Coba kalo bumi diam ga berputar! Bayangkan apa yang terjadi jika satu sisi bumi terus-menerus siang? Akibat posisinya yang menghadap ke matahari? Bagaimana pula nasib sisi yang lainnya yang selalu malam? Tentu kelangsungan hidup di bumi akan berhenti! Sisi siang akan terbakar hebat, sementara sisi malamnya kedinginan. Sisi siang kepanasan, kegerahan, kekeringan, kelelahan, dehidrasi. Sisi malam selamanya tersesat dalam kegelapan abadi. Akhirnya keduanya tak mampu bertahan, binasalah semua! Ini saja Kido rasa sudah cukup patut jadi pelajaran. Adakah QT menyimak?

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.(Q.S. Al Anbiyaa’: 33)

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?"

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" (Q.S. Al Qashash: 71-72)

Begitulah, yang bisa berbuat seperkasa itu hanya Allah, Tuhannya semesta alam. Maka tidakkah QT memperhatikan?… QT lanjutin lagi ya! =) Kalo tadi manfaat rotasi, sekarang gimana revolusi? Bumi berjalan di garis edarnya sambil berputar pada poros, berotasi. Coba bayangin dulu dech! ^^; Seperti apa geraknya? Benar! Kaya bola bilyard yang disodok pelan tapi melengkung dan pake spin! (Eng! Gimana tuch caranya? Ajarin donk! ;p) Sambil memutari lingkaran yang besar (revolusi), kaya gasing bumi muter sambil jalan berotasi. Dan ternyata spinnya bukan itu saja! Masih ditambah teknik spin tingkat tinggi! (Master? ^^;) Perhatikan tidak? Bumi tidak hanya rotasi secara horizontal, tetapi juga vertikal? Walaupun tidak sampai 360 derajat, tapi sepanjang perjalanan revolusi, bumi juga berputar miring ke utara sampai batas tertentu (23,5 derajat lintang saja!) lalu kembali lagi ke posisi semula(!) sebelum lalu berganti condong ke selatan; juga hingga derajat kemiringan lintang yang sama! Lalu kembali lagi ke posisi semula, dengan kutub utara tepat menunjuk ke atas dan kutub selatan menunjuk ke bawah! Gilee! 3 macam spin sekali “sodok”! Revolusi, rotasi dan kemiringan! What N X-pert!! Membuat “bola” berputar seperti lingkaran besar balik ke tempat semula. Sambil muter horizontal kaya gasing, berangsur2 juga berputar secara vertikal! Dengan kemiringan terukur makin lama makin condong sampai 23,5 derajat kemudian backspin! Naik lagi, terus sampai tegak lurus, lalu condong ke arah yang berlawanan, sampai sudut sama pula! Uda gitu balik lagi!! God Master Bilyard mana bisa bikin kaya gitu?! (Dengan asumsi meja pool seluas lapangan bola! ^^; Jadi bisa keliatan lengkungannya! Hehehehe…)

Ini bisa jadi 1 pertanyaan yang menarik. Gambaran jelasnya gini. Mengapa bumi miring ke utara dan ke selatan pada tiap 6 bulan? Tgl 21 Maret matahari tepat di atas garis Khatulistiwa. Setelah itu mulai condong menjauh ke Utara. Tgl 21 Juni berada paling utara pada garis lintang 23,5 derajat. Setelahnya kembali lagi mendekati garis Khatulistiwa hingga tepat sejajar tgl 23 September. Hari2 berikutnya gantian condong ke arah Selatan hingga pada tgl 25 Desember matahari berada paling Selatan di garis lintang 23,5 derajat, kemudian kembali merapat Khatulistiwa. Demikian seterusnya! Siklus lagi! ;p Pernah ga mikir, kenapa? Ngapain repot gitu lohhh??! Tentu saja, seperti ciptaan Allah yang lainnya, pergerakan perputaran bumi hingga 3 level ini diatur sedemikian rupa pun pasti ada hikmahnya! Dan semua itu, (percaya ga?) adalah untuk semata kemudahan QT, manusia!! Untuk hidup di dunia! Betapa QT dimanja! ^^;

Kebayang gak kalo bumi hanya melakukan sampai 2 tingkat perputaran (rotasi dan revolusi, tanpa pake kemiringan)? Maka rotasi di sini QT ibaratkan gasing! Yang menjadi porosnya kutub selatan, bumi berputar secara horizontal, berotasi 365 kali sepanjang perjalanannya mengitari matahari. Sebelumnya mari QT samakan istilah dulu, biar gampang… Gimana kalo untuk rotasi disebut “memutar”, dan revolusi itu “mengelilingi”? =) OK?! Deal! Jadi begini… Ketika “mengelilingi” matahari, bumi “berputar”, tapi yang jadi poros melulu kutub selatan! Akibatnya? Tentu saja, bagian yang paling dekat dengan matahari tentu saja di Khatulistiwa! Selalu! Karena bagian terlebar dari bumi, “pinggulnya”, disitu khan? ;p Sampai sini bisa tangkap? ;) Dengan kata lain, bagian di kutub utara dan di selatan selamanya jauh dari matahari! Kasian dooonk?!!… Nach, makanya! Kemiringan dimaksudkan agar bagian kutub juga kebagian panas dan bagian khatulistiwa tidak melulu tersengat terik sorot matahari!… Karena kemiringan yang berubah2, maka kutub utara dan selatan mengalami pergiliran, bisa merasakan siang atau malam, walau lamanya 6 bulan sekali!! Sungguh Tuhan Maha Adil! Semua ada hikmahnya… =) Akibat kemiringan yang berubah2 pulalah bumi mengalami banyak macam musim, ada yang 2 musim seperti di khatulistiwa, panas-hujan; ada juga yang ngalamin 4 musim, semi-panas-gugur-dingin. Selain itu maka adalah juga musim panen, musim duren, musim rambutan, sampe musim layangan! Dengan catatan hari lagi gak hujan… ^^;

Begitulah…

Dah lebih nangkep sekarang? ^^; Gpp, namanya metode ilmiah itu memang beranjak dari ketidakpercayaan, lalu dibuatlah satu hipotesa, memunculkan pertanyaan bagaimana seandainya, lalu dikumpulkan bahan untuk mencari jawabnya, dilakukan pengujian, jika teruji, kebenaran terbukti, barulah lahir kepercayaan mantap, meyakini yang tadinya dianggap tidak benar menjadi satu kebenaran! Orang yang sudah mantap sampai tahap yakin inilah yang disebut pada ayat di atas (Yunus: 6) sebagai orang yang bertakwa, walau dalam konteks masih sederhana… Banyak yang bisa QT pelajari di alam ini sebenarnya. Data2 berlimpahan, informasi bertebaran, semua yang tersebar berserak di alam semesta bak menggaungkan “aku hanya ciptaan, dan Dialah Allah Yang Maha Pencipta”. Hanya kadang QT yang terlalu tuli, atau buta, atau yang parah, sengaja menulikan juga membutakan diri, menutup mata hati dan ingkar terhadap kebenaran yang sudah jelas benar tergambar gamblang di muka. Sudah jelas manusia makhluk lemah, bertahan untuk tidak sakit saja QT ga bisa! Menahan mata terpejam terserang kantuk yang hebat, tak kuasa! Betapapun perkasanya, tubuh butuh istirahat. Bersyukurlah Tuhan menciptakan malam untuk menyelimuti beristirahat, melepas lelah, membuang penat setelah bekerja seharian, mencari penghidupan di siang hari…

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.(Q.S. Al Furqaan: 47)

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya. (Q.S Al Qashash: 73)

Sudahkah QT bersyukur? ^^;

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.(Q.S. Al Mu’min: 61)

Tuch! Kesindir? ^^; Nyadar gak bahwa kenikmatan tidur melepas lelah, adalah juga merupakan limpahan karunia dari-Nya? Udara yang QT hirup dengan bebas, air yang begitu melimpah dan luas? Nikmat apalagi yang lebih hebat setelah iman daripada nikmat sehat wal afiat? Masih gengsikah QT untuk tulus berterima kasih pada-Nya? Ataukah QT hanya melalui malam dan siang seperti hari2 lain biasanya yang membosankan tanpa menyadari maknanya apalagi ingat bersyukur?

Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas” (Q.S. Al Israa’: 12)

Apanya yang kurang jelas? ^^;

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Luqman: 29)

Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.(Q.S. Al An’aam: 60)

Disempurnakan umur, artinya dengan adanya perputaran malam dan siang yang menyebabkan bergulirnya sang waktu, berangsur2 berkurang dan habislah umur QT hingga tiba saat yang ditentukan yakni jemputan kematian!

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya? (Q.S. Al Mu’minuun: 80)

Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada. (Q.S. Al Hajj: 46)

Belum butakah hatimu? ;) Atau justru kian mengeras membatu? T__T

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. (Q.S. Ibrahim: 33)

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya),

dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran. (Q.S. An Nahl: 12-13)

Malam, siang, matahari, bintang, dan rembulan… Semuanya “ditundukkan” oleh Allah, untuk QT! Manusia! Apa makna “ditundukkan”? Yakni diatur agar beredar tetap di orbitnya, setia berputar di garis edarnya, dengan demikian manusia akan memperoleh keseimbangan kenikmatan hidup di muka bumi. Jarak terdekat bumi (perihelium) adalah 93.000.000 mil dari matahari, dan jarak terjauh (abhelium) berkisar 93.005.000 mil. Ini adalah batas yang masih dapat dikompensasi. Bayangkan jika bumi bergeser sedikit lagi lebih dekat ke matahari? Bahkan jika menempati posisi planet kedua terdekat, Venus, faktanya tidak memungkinkan untuk kehidupan. Seperti apa jadinya jika bumi QT terletak sedekat Merkurius? Panaaasss! Panaaaassss!!! T___T Kehidupan akan musnah karena tak ada yang sanggup bertahan! Begitu pula jika bumi sedikit saja tergelincir lebih jauh dari matahari, lebih dekat ke planet Mars, maka kehidupan pun tak akan lama, segera habis binasa. Kaya apa rasanya tinggal di Pluto yach? ^^; Peace? No, FREEZE!!! ;p … Bulan terletak pada jarak 240.000 mil dari bumi. QT tau pasang surut air laut dipengaruhi oleh posisi bulan. Apa yang terjadi jika bulan lebih intensif PDKT ke bumi QT? ^^; Pasang laut akan bergolak naik luar biasa! Maka apakah QT tak memikirkan? Semua ini! Ya bumi, ya bulan, ya planet2, matahari, bintang2, semuanya! Keteraturan semesta! Siapakah gerangan yang menentukan jarak yang tepat dan menjaga agar jarak tersebut tidak berubah melenceng keluar dari lintasan?

“Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.” (Q.S. Ar Ra’d: 2)

“Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (Q.S. Yaasiin: 40)

Hanya Tuhanlah yang mampu! =) Tuhan yang bernama ALLAH, sebagaimana Ia memperkenalkan. Dan QT pun pasti kelak akan bertemu dengan-Nya. Untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan QT selama QT hidup di dunia…

T___T

So! NEway!!… Tuhan yang mengondisikan bumi sedemikian rupa sehingga cocok untuk dihuni QT, manusia! Pernah terpikir mengapa takaran udara di atmosfir QT, dimana manusia hidup, itu 78% Nitrogen dan 21% Oksigen serta sisanya yang 1% untuk gas2 yang lainnya? Bayangkan jika zat asam (oksigen) sedikit saja diproduksi lebih banyak di udara, atau zat lemas (nitrogen) diperbanyak, maka QT dalam waktu singkat bisa mati lemas! Air… QT sungguh sangat butuh air! Kira2 70% bagian dalam tubuh manusia dipenuhi oleh air. Menakjubkan, betapa takaran yang sama berlaku untuk bumi? 70% bumi itu isinya lautan! Baru sisanya daratan! Maka apa yang terjadi jika air dikeringkan oleh Tuhan? Semua yang ada di bumi menjadi kekeringan, dehidrasi, dan kekurangan cairan! Jarak bumi dari matahari, juga rentang spasi dengan planet2 tetangga lainnya, semua sudah diukur, semua sudah diatur, semua telah “ditundukkan” oleh-Nya! Semuanya dipermudah bagi QT, manusia! Maka tidak malukah QT kalau masih juga tidak bersyukur dan sangat berterima kasih pada-Nya? Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang?

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.(Q.S. Az-Zumar: 5)

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya (Q.S. Al Anbiyaa’: 33)

Ingat! Hanya Tuhan yang memiliki keperkasaan “Yang Maha”-lah yang bisa mengendalikan, mengatur dan menundukkan bulan, matahari, juga bintang2! Benda2 langit yang ukurannya jika dibandingkan, QT seperti serpih debu menempel di bola! Atau seperti kerlip bintang yang kelihatan jauh jika dibandingkan dengan ukurannya sesungguhnya, yang bisa ratusan bahkan ribuan kali jauh melebihi “besar”-nya bumi yang di alam semesta, dalam satu galaksi saja tak lebih dari serpih debu yang tadi! T__T Tuhan mana yang bisa begitu hebat? Yang jangankan Aceh digoncang gempa sapu tsunami, seisi bumi pun jika Ia kehendaki dengan mudahnya diaduk2, diguncang2, “dikocok2”, kalo mau!! Namun demikian Tuhan disamping Maha Perkasa ternyata juga adalah Tuhan Yang Maha Pengampun kepada umat-Nya manusia yang sering terlupa, lalai, khilaf, teledor, terlena, terbuai, tertipu, ohhh malunya… T__T Dia masih memaafkan, memaklumi, menanti sabar hingga QT menyadari sendiri, malu ga loe? ^^; Maka sungguh ga sopan jika QT malahan jadi keenakan ^^; AWAS!! Jangan kelamaan! Segera sadar dan ingat, bertaubat! Sebelum semua telat dan menjemputmu, kiamat! Mari kembali pada-Nya! ALLAH! Tuhan QT sebenar2nya!

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (Q.S. Faathir: 13)

Memang! Hanya Tuhan yang sesungguhnyalah yang bisa melakukan semua itu… Memang ada tuhan lain? Yang setara dibandingkan dengan keperkasaan yang serba Maha? Atau disejajarkan kekuasaannya dengan kerajaan-Nya yang luasnya meliputi penjuru langit dan bumi?

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.

(Q.S. Fushshilat: 37)

Jangan salah menyembah ya! ^^; Bahkan matahari dan bulan sama seperti QT, tak lebih dari ciptaan. Sang Penciptalah yang harus QT sembah. Sembahlah Allah Yang Maha Menciptakan.

Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.
(Q.S. An Nahl: 22)

Jangan sombong dech! ^^; QT ga akan mampu mendaki ke kaki langit maupun menembus isi perut bumi, ketemu udara tipis aja uda megap2! Kebanyakan tekanan air rasa mau meledak! QT ini apaan sich? ;p Fragile! Rapuh! Kayu yang dimakan rayap, tubuh yang segera usang, jiwa yang lelah… Sudahlah… Kembalilah…

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Q.S. Al A’raaf: 179)

Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?." Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." (Q.S. Ar Ra’d: 16)

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. (Q.S. Al Mu’min: 58)

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).(Q.S. Al Israa’: 72)

… T___T

Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?" (Q.S. Al An’aam: 50)

Perbandingan sederhana. Simpel. Tapi nusuk banget! Sama ga sich? Orang buta dengan orang yang melihat? Seperti kontrasnya siang dengan malam, terang benderang dan gelap, sungguh indah dan mengena tatkala bahasa Al-Qur’an memperbandingkan pula pertanyaan itu dengan alam nyata yang kasat mata dengan alam ghaib yang memang tidak kelihatan, manusia, malaikat, menjadi pembanding pula perbedaan pahala perbuatan orang bertakwa dengan orang yang durhaka!! Yang satu kelak kan menuai buah nyata hasilnya, dilimpahi karunia dalam surga, yang lain termangu sebab mengejar fatamorgana! Akhirnya sengsara dan menyesal di siksa neraka!… Terang, gelap, buta, lihat… QT mo pilih yang mana? QT termasuk yang mana? ^^; Pertanyaannya sekali lagi, “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?” Maka apakah kamu gak mikir, heyy, Maan??!

Knock2!… U there??! ;)

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (Q.S. Al Hadiid: 16)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (Q.S. Al Baqarah: 164)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

(Q.S. Ali Imran: 190-191)

Semoga renungan malam ditingkah tari rembulan ini bisa bermanfaat. Setidaknya QT jadi memikirkan, benar juga ya, tak ada yang sia-sia dalam penciptaan langit dan bumi, juga segala sesuatu yang ada di dalamnya! Sungguh Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya. Semoga QT yang merenungkan ini termasuk dalam golongan orang2 yang Insya Allah nantinya terpelihara dari siksa neraka, Amiin3 Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

PS: Kido bukan Hafidz (orang yang hafal Al-Qur’an)! Walau ingin sekali bisa belajar! Ini semua sambil buka contekan koq ^^; Tapi intinya khan Kido “baca” lhoo! ;p Yang penting ada minat untuk “membaca”! Mulailah dari yang kecil, mulai dari diri QT, dan mulai saat ini! Prinsip 3M AA Gym! Sekedar gemar membaca. Yang penting “mau” dulu dech! =) Sarananya uda ada! Kido pake Al-Qur’an Digital, banyak beredar di pasaran koq! Mau download juga bisa! Ato memanfaatkan fasilitas search Al-Qur’an dari MyQuran (sekalian liat2 situsnya ya, ini bagus!! ^^;v)

http://www.myquran.org/~quran

Sangat membantu karena bisa search in word topik yang diinginkan! Jadi kalo pengen tau tentang sesuatu tinggal ketik aja! ;) Intinya NFR STOP LEARNIN’!! Kalo ngaku umat Islam, tapi kitab sucinya sendiri ga pernah dibaca, jadi selama ini emang QT ngapain aja? ^^; Maaf, ini bukan sok, sombong2an atau apalah, sekedar mengingatkan, berpesanlah dengan kebenaran serta kesabaran, hmm… Bukankah QT teman? ;) Mudah2an bermanfaat, buat diri sendiri, juga buat teman2 yang lainnya! QT saling mengingatkan! Kido sendiri sekedar belajar berkontemplasi, merenungi lebih dalam, 25 tahun, uda ngapain aja ya? ^^; If life is a journey, then what is our final destination? Apakah QT hidup hanya sekedar numpang lewat untuk mati, atau adakah selagi QT hidup QT menemukan arti untuk hidup berarti sebelum mati?!! ;) Selamat cari jawabnya!

Waks! Uda jam 8 malem! Pulang dulu ya! Hehehe… Dah sepi, tinggal sendiri! ^^; Susah dech kalo udah asyik menulis, gimana mo gemuk, makan aja lupa! ^^; NEway, tnx 4 re-Dn, may GBU all, always take care n F nice days! ^________^;v

Dancin’ Moon Blues…

Dari jendela kantor Kido menatap ke angkasa, langit malam, mendung pekat, awan gelap, agaknya temaram ini tak bisa melihat bulan, sigh, sudahlah… It’s time 2 go home NEway! Save, copy, paste, publish, baca lagi sebentar, hmm… Okey!… Logout?… Yes!

KIDO KAMEN =)

Dancin’ Moon Blues… ^^; #1

Uncategorized No Comments »

1 Juni 2K5…

Product_thumb_1

Masih ingat topik lalu tentang siklus? ;) Ga terasa uda tanggal 1 lagi! Bulan baru, uda Juni, bulan ke-6 of 12 bulan, tahun 2005! Cepet banget!! Padahal rasanya baru kemarin taon baruan (walopun di rumah aja), tau2 uda pertengahan taon! 6 purnama berlalu! 6 kali pula bulan dalam bentuk sabitnya yang menyerupai bentuk tandan yang tua (kaya pisang gitu! ;p) tetap setia kembali muncul (walo masih malu2) membawa cercah cahaya harapan baru dalam pekat malam yang bagai tak berkesudahan. Mungkin men-temen masih sempat alami dan amati, kadang dalam sunyi malam, kepingin keluar menatap langit tanpa awan melihat bintang, purnama benderang, bulan. Indah nian. Tatapannya menyejukkan. (Gelar tikar di halaman, rebahan sambil gitaran, kadang Kido bisa sampe ketiduran ^^;) Lakukan ini setiap malam selama sebulan, maka temuan apa yang didapatkan? ;p Apa?! Ga ngaruh? Si “dia” tetap ga mau kembali ke pelukan walo berlalu sebulan? Hehe, mang ga jodoh kaleee! ^^; Bukan itu! Apa? Betul! Bentuk bulan memang selalu berubah! Kata kuncinya “BERUBAH!!” ;)

Numazawashigemimooncyclejapan3900109_1

Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. (Q.S. Yaasiin: 39)

Siklus. Bulan yang berubah-ubah bentuk. Kalo awal bulan, kaya hari geenee (tar malem liat dech kalo ga percaya) bentuknya persis seperti disebut ayat di atas, bulan sabit, seperti “tandan yang tua” (pisang kepok? Jadi laper… ^^;) Semakin bertambah hari, yang di atas diistilahkan dengan “menempati manzilah (tempat)”, maksudnya tanggal tertentu, bulan terus berubah bentuk, mengembung hingga menjadi purnama, sekitar tanggal 15-an penuh bercahaya! Men-temen dari Binus nech, biasanya ngerayain tiap tanggal 15 ya? ^^; Perayaan Purnama, Sin Cia, ehh salah? Apa dach namanya?… ;p Lalu kembali cuil demi cuil bulan tersabit, sehingga pada akhir bulan, sang bulan (begubed amat ngomongnya! ^^;) kelihatan seperti tangkai tandan kering melengkung, hingga malam-malam tanpa ada bulan! End of cycle… Bener banget! But! Namanya juga siklus. Bulan tak pernah benar2 menghilang. Meski sang waktu terus saja berlalu, bulan, patuh pada siklus, datang lagi mengintip tuk menjumpai…

Akhir 1 bulan tak terputus disambung awal bulan lainnya. Bulan berputar. Bumi juga berputar. Jagad raya, semesta terus bergerak. Alam kosmos mengembang, matahari, bintang2, berotasi, berevolusi. Planet dalam tata surya, tak terkecuali bumi, juga pengawal setia, bulan, satelit alami, semua patuh beredar dalam garis tak bergaris, tak berani (tak kuasa sesungguhnya) melanggar nature’s law, hukum-hukum alam, sunatullah, ketentuan digariskan Tuhan, batas2, tepian yang tak bertepi, bergerak dengan teratur, mempertahankan kesetimbangan inersia tanpa henti saling pengaruhi, tarik tolak gravitasi, jarak terukur tidak terlalu dekat tak pula terlalu jauh, semasih terus bergerak, tanpa ada yang berhenti, tidak break barang sedetik, tak mungkin tanpa izin-Nya keluar dari lintasan, tergelincir, apalagi mau mangkir? Sistematis, teliti, cermat, dan rapi! Alam yang luasnya se-Semesta ini!! Menakjubkan? Mengagumkan? Mencengangkan? “Tangan” Siapa bermain? Bagai memegang kendali, utas2 temali tak teramati mata setelanjang ini?…

Mungkin QT tak akan tahu jawabnya, nalar manusia terbatas, walau seisi semesta bisa “masuk” di otak manusia (karena QT bisa memikirkan seluas itu), namun pencipta semesta ini berikut isinya tentu jauh lebih besar daripada semuanya! Logikanya, kapasitas daya tampung otak QT akan overload jika mencoba tuk memikirkan eksistensi-Nya! Jangankan lancang merancang wujud Dzat-Nya, mengenal nama-Nya saja QT tidak akan tahu. Lantas akankah QT asal saja memberi nama? Pada Tuhan yang telah menciptakan QT jauh sebelum QT punya nama? Maka jika Ia tidak “memperkenalkan” diri-Nya kepada QT makhluk-Nya, otak manusia yang lebih canggih dari ribuan komputer “merger”, berkecepatan prosesor terpesat, berkemampuan latest upgrade abad ini, tetap tidak akan mungkin mampu untuk menjangkau-Nya… So, gimana donk? Disini fungsi Kitab Suci mulai berbicara…

Iqra! Bacalah! Ayat pertama yang diturunkan di dalam Al-Qur’an, Kitab Suci umat Islam. (With do respect 2 non-muslim, Kido: “Muslim-glasses mode on”! B-) NT juga boleh ikutan “begaye” n pake kacamata yang disuka koq! ;p No ofNs, stay calm, just B “cool”! ^^;v Namanya juga belajar…) Kembali tentang “Bacalah!”. Mengapa justru itu yang jadi perintah pertama? QT disuruh membaca! Baca apa? Bukan sekedar membaca Kitab Suci, tapi lebih jauh, QT seharusnya, dengan anugerah yang diberikan kepada QT, otak yang sehebat ini, bisa “membaca” pula tanda2 pada berbagai ciptaan-Nya di langit dan muka bumi, dan bukan hanya di muka, tapi juga di perut hingga menyelam dasar laut! Bahkan segala yang ada pada diri QT ini, tangan, kaki, mata, kuping, hidung, bibir, mulut, perut, kuku, rambut, dari alis sampai kumis, bulu ini bulu itu, hingga (malu2) “itu” (!) ^^; semua punya faedah, bermanfaat, punya fungsi masing2, tak tercipta sia2! Bahkan jika QT mau “membaca” diri sendiri, jika QT memang jujur, harus mengakui bahwa semua ini adalah bukti ke-maestro-an-Nya yang tak mungkin terbantahkan.

QT liat mobil2 yang lalu lalang di jalan. Darimana QT tau, itu Mercy, ini Volvo? Apa bedanya Karimun sama Visto? Avanza dari Xenia? Dari bentuknya? Logonya? Kalo nggak ada logo? QT masih bisa mengenali model mobil yang dipakai Taxi saat ini adalah… Hehe, tau laah! ^^; Tar ada yang protes lagi?! ;p Tapi pada dasarnya QT bisa mengenali sejumlah mobil berasal dari satu pabrik yang sama, karena tanda2nya! Juga keseragamannya! =) Liat bentuk Atoz! Walau beda2 warna catnya (si H kuning, si I silver, ehm2 ^^; Siapa tuww? ;p Go Get Freedom!! =D) tapi dari keseragaman bentuknya QT tau keduanya satu pabrik! Sama2 produk Atoz. Cetakannya sama karena “pencipta”-nya juga sama. Satu pabrik. Produk Hyundai. Manusia juga sama… QT liat dari zaman Adam Malik sampai zaman Adam-nya Sheila On 7 ^^; Atau lebih jauh lagi, Adam Smith? Bryan Adams? Addams Family? ^^; Jauh! Kurang jauh lagi, lebih jauuuuuuuh… Paling jauh! Dari zaman Nabi Adam, manusia pertama yang diciptakan oleh Tuhan (lho, taunya darimana? Khan belum ada akte kelahirannya? Ya tau donk! Khan Tuhan yang kasih tau! Gini2 “baca” juga lho! ;p), hingga beranak-pinak, cucu cicit canggah berkecambah terus menyebar benih cikal-bakal bersuku2 dan berbangsa2 manusia keturunan hasil kolaborasi Adam dan Hawa… ^^; Ada Batak, ada Sunda, ada Jawa, Ambon, Bugis, dan banyak lagi yang lainnyaaa… (Koq jadi Rhoma Irama? ^^;) Mulai dari kulit hitam, lalu sedikit berwarna, gelap kecoklat2an, sawo mentah, sawo matang, sawo busuk ^^; hingga ada kulit merah, kulit kuning, kulit duren, kulit jeruk ^^; sampai kulit putih pucat kurang darah, coba QT perhatikan! “S’gala perbeee-daaaan ituuuu…” (Uhuk2, koq berasa Ari Lasso?”) … Tak membuat QT jauh!! Apanya yang gak berubah?! Apanya yang bikin QT tetap sama, sehingga dikenali baik oleh QT sendiri maupun oleh makhluk lain sebagai homo sapiens, (bukan sapi homo, tapi) spesies manusia…

Ajaib! Betapa benih kacang yang dilemparkan begitu saja dapat tumbuh berkecambah jadi kacang. Benih tomat tumbuh tomat. Biji salak tumbuh salak. Biji nangka tumbuh nangka. Bijiii… Eh, ;p Nuthfah (istilah keren dari – maaf – mani manusia) setelah bercampur ovum dalam rahim wanita dan berproses kurang lebih sembilan bulan, tiba saat untuk di-launch dan dilepas ke “pasaran”, produknya ga salah bentuk, jika benih yang ditanam itu benih manusia, maka jadinya pun akan manusia! Bukan kambing, atau kucing, atau ular, atau monster campuran manusia bersayap dan berekor, misal! ^^; ß kebanyakan nonton Kamen Rider jadi yaa, gitu deeech! ;p Manusia yang tercipta juga selalu seragam. Tangan dua. Kaki dua. Masing2 jari lima. Mata dua. Kuping dua. Hidung satu. Bibir dua. Mulut satu. Artinya diciptakan untuk lebih banyak melihat dan mendengar daripada berbicara. Selain itu juga “produk” bernama “manusia” dari masa ke masa hanya di-“release” dua jenis: type “Man” dan type “Woman”. Ga ada mix! ^^; Produk standarnya begitu. Cewek kaya segitiga. Cowok juga tapi bentuk segitiga yang dibalik. Cewek lebar di pinggul, cowok lebih bidang dadanya. Cewek kaya gitar Spanyol, cowok kaya… Macem2 sich, dari gitar listrik, gitar Soneta-nya Bang Rhoma, sampe gitar bolong di kost Ricky dulu waktu di STAN, hehehehe… ;p

Semua artinya apa? Artinya manusia pun adalah produk ciptaan, dimana pabrik atau yang menciptakan hanya satu! Begitu juga makhluk lainnya, seragam dengan yang sejenisnya, sehingga QT kenal beragam spesies hayati, ribuan yang QT kenal dan mungkin masih lebih jutaan lagi yang harus dipelajari! Kalo di industri mobil mungkin ketat persaingan. Masing2 produsen mengunggulkan produk ciptaan. Tapi makhluk2 yang QT jumpai, pada semuanya ditemukan tanda2 “stempel” yang seragam! Artinya walau berbeda macam ragam, tapi sebenarnya semua diciptakan oleh satu pencipta. Seperti produk Toyota yang bermacam ragam, mulai Innova, Kijang, Altis, Avanza, yang masing2 diciptakan untuk segmen pangsa pasar yang berbeda, walau demikian semuanya sama2 buatan Toyota. Alam semesta dan segala isinya juga sama. Walau berbeda bentuk ragam ciptanya, tapi sebenarnya semua diciptakan oleh satu pencipta, yang tentunya sungguh agung tak terkira jika mampu mencipta rangkai mahakarya sedemikian rupa, pantaslah jika QT sebut Ia Maha Pencipta. Tunggu dulu! Sampai sini mungkin temen2 tanya, darimana bisa bilang semua diciptakan oleh Sang Pencipta yang sama? Seperti logo Toyota yang menandai mobil2 olahan kreasinya, maka Sang Pencipta Yang Maha Kuasa Menciptakan ini juga punya “stempel” pada karya ciptaan-Nya. “Stempel” yang seperti apa?

Masih ingat zamannya QT SMA? Uda belajar DNA?! ;) Bisa panjang jelasinnya, sepanjang untai rantai helix dan double helix yang melilitinya. Tapi intinya di dalam tiap sel dari milyaran yang membentuk tubuh QT, terdapat source code dasar, kode instruksi yang khusus untuk masing2 sel menjalankan fungsi masing2! Sel2 yang bertugas memperbanyak diri, membentuk jaringan, menyebar nutrisi, memproduksi darah, melawan penyusup kuman, bakteri, virus, spam, junk mail, worm, Trojan, apa sech? ^^; Masing2 punya job description, masing2 punya fungsi tersendiri yang satu dengan lainnya bersinergi hingga dari awal mula percampuran sel sperma dengan sel telur terjadilah proses pembuahan yang terus-menerus membentuk janin, dan seterusnya sampai jadi bayi manusia! Gak berhenti, terus bertumbuh besar, berkembang dan makin dewasa, sepanjang hayat manusia sel2 dalam tubuh terus bekerja bahkan tanpa QT sadari, apalagi diinstruksi! Siapa yang memberi komando kepada mereka? Mengapa mereka patuh? Tak sekalipun terlintas tuk membangkang? Mana mungkin, sel bukan makhluk berakal! Bahkan otak terbentuk dari kumpulan milyaran sel! Baru otak! Belum organ2 tubuh yang lainnya. Jantung, hati, limfa, hingga darah yang terus beredar dalam tubuh, semua terbentuk dari kumpulan sel yang senantiasa memperbanyak diri! Adakah QT yang mengatur semua? NGGAK MUNGKIIIIN!! T___T Tentu ada kekuatan “penggerak” luar biasa, yang mampu memerintahkan prajurit di tubuh QT untuk bekerja dan melayani QT! Maka sungguh naïf jika QT masih memungkiri bahwa bahkan diri ini sendiri pun bukan QT yang miliki! QT cuma “dipinjamkan”! Diberi hak guna pakai sampai saat ditentukan, akan diambil kembali, ditarik dari peredaran ketika mulai usang!

Dnathumb_1 Kembali soal DNA. Sel2 bergerak mengikuti instruksi yang khusus bagi dirinya. Blue print, atau source code dari instruksi2 tersebut telah tercetak di dalam DNA! Bayangkan seberapa kecil sel itu? Untuk melihatnya saja harus menggunakan mikroskop dengan perbesaran puluhan mikron? Padahal nich, menurut para ilmuwan terdapat 3 milyar kode kimia dalam DNA yang harus dipecahkan! Setiap sel manusia merupakan sebuah ensiklopedia yang memuat informasi 1 juta halaman! Setiap individu manusia memiliki informasi berbeda2, yang jika tiap orang terdiri dari 100 triliunan sel, artinya terdapat 100 triliun perpustakaan yang sama! Sebuah gambaran yang teramat sulit dipercaya: 100 triliun x sejuta buku ilmu pengetahuan! Isinya lebih banyak dari butir pasir yang ada di dunia! Sistem hitungan ini teramat kompleks. Semua makhluk hidup di planet ini telah diciptakan menurut paparan kode yang ditulis dalam bahasa “pemrograman” yang sama, bahasa DNA! Gosh!! Siapa gerangan Sang Programmer-nya?!

Sekarang bayangkan seorang programmer. Untuk membuat perintah sederhana, misal mencetak, “Hello World” (jadi inget kelas Java! ^^;) seperti apa syntaxnya? Simpel, pake BASIC aja…

10 CLS

20 PRINT “Hello World”

30 END

Misal! ^^; Diperlukan 3 baris instruksi, 1 untuk membersihkan layar, 2 mencetak dan 3 untuk selesai. Hanya untuk mencetak “Hello World” saja. Bayangkan situs BCA! Demikian interaktif, klik sana-sini link sono-situ, canggih, okeh, keren! Kebayang gak baris instruksi untuk hanya sekedar menampilkan halaman utama saja? Kira2 kalo pake <HTML> perlu baris instruksi berapa ratus? Kalo dicetak di kertas, makan berapa lembar tuch? Itu baru halaman pertama aja! Kalo gak percaya coba buka Internet Explorer, dan ketik pada address bar alamat situs, lalu setelah tampil, coba klik pada menu View, dan pilih Source. Akan tampil barisan instruksi yang baru ngeliatnya aja dah bikin mabok! ^^; Itu baru tampilan homepage (halaman depan) aja! ^^; Belum hyperlink yang lain! (BTW, begini cara Kido belajar otodidak tentang Script HTML! ^^;v)

Sekarang bayangkan seperti apa kode instruksi untuk sel menjalankan fungsi2nya? Ribuan? Jutaan baris? Kalo dicetak di kertas, butuh berapa rim kertas yang kalo digelar di jalan panjangnya bisa berkilometer saking jauhnya! Seperti itu DNA!! Kumpulan instruksi2 yang compact, sudah siap Released Version! Tanpa celah, tanpa cacat! (Kecuali memang atas kehendak-Nya, yang tentu ada hikmahnya!) Dan hebatnya, semua informasi sepanjang itu dirangkum di-burn dalam kepingan yang jauh lebih mikroskopis dari ukuran CD, Flashdisk, atau Memory Card! Kepingan sel! The tiniest possible disk! Gileee! Keluaran mana tuch?! Ga ada yang nandingin, Cuma Yang Maha Cerdas, Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Kuasa saja yang punya kemampuan sampai sehebat itu! Bill Gates? Microsoft? Ga da apa2nya! GOD Who Createth! The Ultimate!! ;) Shall of No Doubt…

QT adalah ciptaan. Makhluk artinya adalah segala yang diciptakan. QT ini makhluk Tuhan. Dan Dialah Sang Khalik, Pencipta makhluk. Dia menciptakan QT. Tapi siapakah “Dia”?! QT ga mungkin kenal orang kalo belum kenalan. Karena itu, kembali lagi, jawabnya: “Bacalah!” Karena lewat ayat2 pada kitab suci-Nya, Tuhan telah memperkenalkan diri-Nya! =) NT baca blog ini, NT kenali penulisnya. Setidaknya jika NT kritis NT pasti akan mencari tahu siapa penulisnya. Belum kenal? (Gubrak dech!) Heee, perkenalkan! ^^;v (Kido introducing himself!) Baca buku Harry Potter, terpatri sebuah nama, J.K. Rowling. Buku yang dibaca Cinta, Dian Sastro, Ada Apa Dengan Cinta, “Aku”, karya Syumandjaya. Trilogi The Lord of The Ring! Siapa sich yang ga kesengsem gantengnya Orlando Bloom? (Kido nggak! ^^; ß kalo iya bisa gawat!! ;p) Kesuksesannya bermula dari novel yang tidak begitu laku karya J.R.R. Tolkien 100 tahun yang lalu! Siapa nyana seabad setelah ditulis novelnya diangkat ke layar kaca dan menjadi Box Office?

Star Wars III dah keluar di bioskop! Dari trilogi pertama (episode IV-VI di zaman baheula: “A New Hope”, “The Empire Strikes Back”, dan “Return of The Jedi” – 77, 80, 83), sampai prekuelnya, Episode I: “The Phantom Menace” (99), Episode II: “Attack of the Clones” (02) dan yang terakhir, yang baru aja di-release (05) episode III: “Revenge of the Sith”… Saga futuristik ini, aneh kalo sampe sekarang QT masih belum familiar dengan satu nama yakni George Lucas! The movie’s master director, Bapak Star Wars. Film punya sutradara. Buku ada pengarangnya. Mobil, motor juga gitu! Ga bisa JRENGGG! Jadi, n jalan sendiri! Pasti ada perakitnya. Oke, pabrik ^^; Tapi pasti ada perancang awalnya! The Inventor!… Lalu bumi? Juga bulan? Siapa yang menciptakan? AY, NT, QT pade? Made in mana keluaran? Jika tak diberitahu, mungkin QT takkan tahu! Karena itu “Bacalah!”… Tuhan “introducing” Himself! Lho, dimana? Jawabnya ada tertera, seandainya saja QT mau baca… =)

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak (penuh hikmah). Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Q.S. Yunus: 5)

ALLAH, yang tidak menciptakan melainkan dengan hak (penuh hikmah). Dia menyebut “diri-Nya” dengan ALLAH. Dan Dia menyatakan bahwa apa-apa yang diciptakan-Nya selalu penuh dengan hikmah, tanda2 yang hanya bisa dibaca oleh orang2 “yang mengetahui”, yang berpengetahuan, yang berakal, yang berarti bukan cuma punya akal tapi juga mau “memakai” akalnya! Pake akal donk, Maan! Otak loe tuch, loe taruh dimane?! :p Contoh hikmah? Adalah menarik bagaimana ilustrasi yang digunakan-Nya. Matahari yang “bersinar” dan bulan yang “bercahaya”. Ini bukan masalah beda redaksi terjemahan, tapi memang asli dari “sononya” ada maksudnya dibedakan! Matahari bersinar, karena memang ia memancarkan sendiri sinarnya, hasil reaksi fusi dan fisi nuklir yang dahsyat dalam dirinya, gumpalan gas sangat panas, puluhan ribuan derajat Celcius! Bagai siklus, reaksi terus terjadi, memperbarui energi, tanpa henti memproduksi, panas itulah yang ditransformasikan dalam gelombang cahaya yang merambat menyebar ke segala arah, terpancar, ia bersinar! Sementara bulan memang “bercahaya”, karena ia tak memancarkan sinar, hanya “memantulkan” berkas sinar yang datang padanya! Subhanallah! Luputkah QT “membaca”?!

Zaman segitu, Jahiliyyah di Arab, zaman kebodohan (sebelum Islam), orang2 menyanjung anak laki2 dan mengubur hidup2 anak2 perempuan; apa mungkin seorang Muhammad yang ummi, ga bisa baca tulis, bisa tahu sekelumit dari rahasia langit, walau hanya sekedar perbedaan “bersinar” dengan “bercahaya”? Padahal pengetahuan tentang itu baru dalam paruh awal abad terakhir saja, seratusan tahun yang lalu, diketahui, terbukti! Al-Qur’an telah turun 14 abad yang silam, lebih kurang 1400 tahun yang lampau, sekitar tahun 571 Masehi! Dan redaksinya pun tak pernah berubah hingga kini. Dua kata bersinonim tapi berlainan makna, matahari selalu dipadankan dengan “bersinar”, bulan dengan “bercahaya”. Keduanya memang beda! Bukan hanya redaksi, susunan kata, tapi bahkan susunan hurufnya pun tidak berubah! Tak bergeser sehurufpun! Hingga kalo ada yang mencoba mengacak2 pasti segera ketahuan! Lho gimana caranya tuch? Percaya ga? Sebenernya susunan huruf2, ayat2, surat2 dalam Al-Qur’an diturunkan dengan pola yang sedemikian rupa! Itulah mengapa surat pembukanya Al-Fatihah, bukan Al-Alaq yang notabene ayat pertamanya, Iqra, adalah wahyu yang turun di kali pertama! Bukan urut berdasarkan diwahyukan, tapi disusun sesuai pattern yang ditentukan-Nya, yang rahasia lautan hikmahnya hanya Dia Yang Maha Tahu dan hanya sedikit sekali yang QT ketahui. Kalo dalam pemrograman, bisa dibilang Al-Qur’an ada kode enkripsinya! Nach lho, gimana caranya? Ini bahasan menarik yang bisa berbusa2, ga kan cukup dibahas dalam posting blog, kalo mau tau lebih detil dan belajar yang lebih seksama coba cari n baca buku “Matematika Alam Semesta”, Arifin Muftie, Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Al-Qur’an! =)

Akan halnya manzilah2 (tempat2/ bentuk2) bulan, dalam hubungannya dengan pengetahuan tentang bilangan tahun serta perhitungan waktu, sebagaimana bunyi ayat di atas, maka QT mungkin akan bertanya2, adakah Muhammad seorang astronom yang lebih hebat dari Galileo Galilei yang lahir seribu tahun setelahnya (1564-1642)? QT tau Galileo-lah yang mengklaim bahwa bumi itu bulat (menentang khalayak umum yang percaya bahwa bumi itu datar) dan mengusung paham heliosentris (matahari adalah pusat tata surya) yang digaungkan Nicolaus Copernicus (1473-1543), menggeser dogma sebelumnya yang geosentrik (bumi pusat dan yang lain mengelilinginya). Padahal Nabi Muhammad telah lahir 1000 tahun terlebih dulu dari keduanya. Jika Muhammad yang menemukan dan mengungkap fakta hebat ini (yang QT anut luas sampai sekarang bahwa bumi memang bulat dan mengelilingi matahari sebagai pusat di tata surya) maka wajar jika QT berkata Al-Qur’an mungkin adalah hasil karyanya. Tapi nyatanya Muhammad hanyalah seorang ummi, buta huruf, tidak bisa baca tulis. Dan hingga 1000 tahun kemudian manusia masih percaya bahwa bumi itu datar dan saat sampai di ujung dunia manusia akan jatuh ke kehampaan abadi! ^^; Ngarang kaleee…

Setiap kepingan zaman selalu memunculkan orang yang akan menorehkan nama dengan tinta emas, atau dengan tinta darah. Setiap potong episode punya aktor tersendiri dengan peran masing2. Demikian pula halnya, Copernicus, Galileo, ditakdirkan mencetuskan teori Heliosentris yang didukung bukti bumi itu bulat dan berputar mengitari matahari. Walau kebenaran tentang hal itu telah lebih 1000 tahun sebelumnya dibacakan di Al-Qur’an, Muhammad bukan penemu, ia hanya menerima “bacaan” wahyu Tuhannya, yang dituntun oleh malaikat Jibril agar Nabi mengikuti apa yang dibacakannya, yakni firman Tuhan di dalam Al-Qur’an. Demikianlah cara “turun” Al-Qur’an. Muhammad hanya “membaca”, mengulang2 semua sampai hafal. Karena di zaman itu sedikit sekali orang yang mampu baca dan tulis. Maka tak mungkin Al-Qur’an adalah hasil karya cipta Muhammad, seorang manusia, yang ummi pula! Pasti ada yang telah memberitahu, mengajarkan kepadanya. Dan sudah sampaikah QT pada keyakinan bahwa yang mampu mengajarkannya hanya ALLAH, dengan perantara malaikat Jibril melalui firman-Nya dalam Al-Qur’an?


“Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.” (Q.S. Yunus: 37)

Demi bintang ketika terbenam.

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.

dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).

yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat.

yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli.
sedang dia berada di ufuk yang tinggi.

Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi

maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).

Lalu dia menyampaikan kepada hambaNya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.

Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya

Maka apakah kaum (musyrik Makkah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?

(Q.S. An-Najm: 1-12)

Allah sendiri yang menyatakan bahwa tak mungkin Al-Qur’an dibuat oleh yang selain-Nya. Ayat lanjutan di atas adalah gambaran kejadian turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil, bahkan jauh sebelum menjadi Rasul, Muhammad sudah terkenal luas di kalangan Jahiliyyah Arab sebagai orang berkepribadian lurus menawan, benar2 terpuji, berbeda dari orang2 kebanyakan, dan selalu berkata jujur dan benar, sehingga diberi gelaran Al-Amin, yang artinya Terpercaya! Maka jika ia saja sudah membenarkan dengan hati dan juga matanya, apakah kaum musyrikin Mekkah masih tak percaya? =)

Sekali lagi bantahan langsung dari Allah telah menjawabnya. Al-Qur’an turun untuk membenarkan kitab2 yang sebelumnya! Membenarkan, bisa berarti mengakui kebenaran, atau meluruskan yang salah, melenceng, keliru, jadi benar! ;) Artinya menyempurnakan. Bukankah yang datang belakangan itu menyempurnakan yang datang terdahulu? =) Maka benarlah bahwa Al-Qur’an itu bukan karangan Muhammad. Ia bukanlah penyair, juga bukan tukang sihir. Ia juga bukanlah ahli sejarah, apalagi fasih kitab2 suci terdahulu? Tidak. Dia hanya seorang “utusan”, Rasul, hanya menyampaikan apa yang Tuhan wahyukan. Ucapannya tidak lain hanyalah yang diwahyukan, bukan berdasarkan redaksi sendiri menurut hawa nafsunya, diucapkan persis seperti yang telah diajarkan kepadanya, tanpa mengurangi tidak pula melebih2kan… Maka Al-Qur’an, tak ada keraguan di dalamnya. Ia adalah buatan Tuhannya alam semesta, sebagai petunjuk untuk menjelaskan aturan2 Tuhan, demi sebesar manfaat kembali kepada QT, jika mau mengikuti perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, senantiasa percaya, berbaik sangka pada-Nya…

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan. (Q.S. Asy Syuura: 52-53)

Kembali ke “Jalan lurus” =) Ingat bahasan di posting sebelumnya? ;) Kalo belum, bolehlah dibaca lagi ^^; Nach, sebelum QT tutup, lihatlah, kembali QT temui kata “cahaya”… =) Menarik gak? Kenapa Allah memilih redaksi kata “cahaya”, bukan “sinar”, tuk menggambarkan Al-Qur’an? Karena seperti bulan, Al-Qur’an adalah cermin, yang fungsinya merefleksi, memantulkan sinar yang datang padanya. Sementara sinar itu, sumber segala cahaya, tentu tak lain hanya Dialah, ALLAH… Nach, Al-Qur’an, dengan QT membacanya, QT akan dapat melihat “pantulan” kebenaran yang “dipancarkan” melalui tuntunan ajaran-Nya. QT juga akan dijatuhi “cahaya” Al-Qur’an, yang Insya Allah dengan izin-Nya dapat menerangi, membimbing QT keluar dari kesesatan dalam kegelapan, sebagai petunjuk untuk mencapai jalan yang lurus, jalan Allah, menuju tempat kembali yang terakhir, di sisi-Nya… Kembali seperti cermin, Al-Qur’an hanya memaparkan keadaan yang memang sebenarnya, tidak dusta, tidak kamuflase, tidak menjilat, tidak mengada2, tidak cembung, tidak cekung, lurus!! Karena memang ia memandu ke jalan yang lurus. Tinggal bagaimana QT… Maukah bercermin kepada Al-Qur’an, atau masih malu2 atau ragu, atau bahkan malah enggan?! Terserah QT aja sich… Uda pada gede2, konsekuensinya tanggung sendiri yeee? ^^;

Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.

(Q.S. Yaasiin: 11)


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in