ImagesQT masih bicara soal hubungan “perjalanan bulan” dengan bilangan tahun dan perhitungan waktu. Dengan peredaran bulan yang mengelilingi bumi, serta bumi berotasi sekaligus berevolusi terhadap matahari, maka waktu pun berjalan, detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, 24 jam 1 hari, 1 siklus! Tergilir malam dan siang, bergulir hari ke hari, 7 hari, 1 minggu, ada lagi 1 siklus; berlalu minggu ke minggu, 4 minggu, 1 bulan, 1 siklus baru lagi; bulan berganti bulan, 12 dalam setahun, usai lagi 1 siklus! Jika QT mengamati n mau mempelajari, bagaimana QT mengetahui bilangan tahun serta perhitungan waktu? Siapa yang mengajarkan? Lupa? Apa nggak inget? ^^; Coba baca lagi ayatnya di atas kalo masih penasaran! ^^; Oh mana ya? Hee, uda ganti posting ya? ;p Ya udah tulis lagi dech:

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak (penuh hikmah). Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Q.S. Yunus: 5)

Hmm… Dah inget? ;p Kebayang gak kalo QT ga punya sistem penanggalan kalender seperti yang QT tau saat ini? Gregorian kalo ga salah namanya! Atau jam yang manual atau digital dengan tingkat akurasi jauh banget lebih tinggi daripada dulu waktu masih pake tiang pancang wat bikin jam matahari? Ngomong2 dulu gimana “nemu”-nya yach? ^^; NEway, kalo uda diresapi maka coba cerna makna dari ayat lanjutan berikut ini…

“Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa.”(Q.S. Yunus: 6)

Nangkep? Tanda2 kekuasaan-Nya itu meliputi luasnya langit dan bumi. Perhatikanlah kalimat “pertukaran malam dan siang”, bagaimana cara menukarkan malam dengan siang? Tentu dengan perputaran! Rotasi dan revolusi. Rotasi adalah perputaran bumi pada poros, yang untuk menyelesaikan 1 putaran rotasi diperlukan 23 jam dan 56 menit, dibulatkan 24 jam dalam sehari. Revolusi adalah pergerakan bumi sembari berotasi mengikuti lintasan garis orbit mengelilingi matahari. Kalo diandaikan, inget ga zaman ceqola dulu, ambil nilai Pendidikan Jasmani lari di Istora Senayan? QT sprint mengikuti garis track dan memutari 1 lapangan? Track adalah garis edar, orbit bumi mengitari matahari. 1 putaran lap = 1 revolusi! Kalo bumi, perlu 365,25 hari untuk 1 revolusi. Dibulatkan 365 dalam 1 tahun, sisanya yang 1/4 dikalikan 4, dijumlahkan menjadi tiap 4 tahun sekali + 1 hari jadi 366, namanya Tahun Kabisat, tanggal yang ditambahkan pada kalender adalah 29 Februari…

Kembali ke pertukaran siang-malam. Dengan bumi rotasi dan revolusi, maka terjadilah siang juga malam. Coba kalo bumi diam ga berputar! Bayangkan apa yang terjadi jika satu sisi bumi terus-menerus siang? Akibat posisinya yang menghadap ke matahari? Bagaimana pula nasib sisi yang lainnya yang selalu malam? Tentu kelangsungan hidup di bumi akan berhenti! Sisi siang akan terbakar hebat, sementara sisi malamnya kedinginan. Sisi siang kepanasan, kegerahan, kekeringan, kelelahan, dehidrasi. Sisi malam selamanya tersesat dalam kegelapan abadi. Akhirnya keduanya tak mampu bertahan, binasalah semua! Ini saja Kido rasa sudah cukup patut jadi pelajaran. Adakah QT menyimak?

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.(Q.S. Al Anbiyaa’: 33)

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?"

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" (Q.S. Al Qashash: 71-72)

Begitulah, yang bisa berbuat seperkasa itu hanya Allah, Tuhannya semesta alam. Maka tidakkah QT memperhatikan?… QT lanjutin lagi ya! =) Kalo tadi manfaat rotasi, sekarang gimana revolusi? Bumi berjalan di garis edarnya sambil berputar pada poros, berotasi. Coba bayangin dulu dech! ^^; Seperti apa geraknya? Benar! Kaya bola bilyard yang disodok pelan tapi melengkung dan pake spin! (Eng! Gimana tuch caranya? Ajarin donk! ;p) Sambil memutari lingkaran yang besar (revolusi), kaya gasing bumi muter sambil jalan berotasi. Dan ternyata spinnya bukan itu saja! Masih ditambah teknik spin tingkat tinggi! (Master? ^^;) Perhatikan tidak? Bumi tidak hanya rotasi secara horizontal, tetapi juga vertikal? Walaupun tidak sampai 360 derajat, tapi sepanjang perjalanan revolusi, bumi juga berputar miring ke utara sampai batas tertentu (23,5 derajat lintang saja!) lalu kembali lagi ke posisi semula(!) sebelum lalu berganti condong ke selatan; juga hingga derajat kemiringan lintang yang sama! Lalu kembali lagi ke posisi semula, dengan kutub utara tepat menunjuk ke atas dan kutub selatan menunjuk ke bawah! Gilee! 3 macam spin sekali “sodok”! Revolusi, rotasi dan kemiringan! What N X-pert!! Membuat “bola” berputar seperti lingkaran besar balik ke tempat semula. Sambil muter horizontal kaya gasing, berangsur2 juga berputar secara vertikal! Dengan kemiringan terukur makin lama makin condong sampai 23,5 derajat kemudian backspin! Naik lagi, terus sampai tegak lurus, lalu condong ke arah yang berlawanan, sampai sudut sama pula! Uda gitu balik lagi!! God Master Bilyard mana bisa bikin kaya gitu?! (Dengan asumsi meja pool seluas lapangan bola! ^^; Jadi bisa keliatan lengkungannya! Hehehehe…)

Ini bisa jadi 1 pertanyaan yang menarik. Gambaran jelasnya gini. Mengapa bumi miring ke utara dan ke selatan pada tiap 6 bulan? Tgl 21 Maret matahari tepat di atas garis Khatulistiwa. Setelah itu mulai condong menjauh ke Utara. Tgl 21 Juni berada paling utara pada garis lintang 23,5 derajat. Setelahnya kembali lagi mendekati garis Khatulistiwa hingga tepat sejajar tgl 23 September. Hari2 berikutnya gantian condong ke arah Selatan hingga pada tgl 25 Desember matahari berada paling Selatan di garis lintang 23,5 derajat, kemudian kembali merapat Khatulistiwa. Demikian seterusnya! Siklus lagi! ;p Pernah ga mikir, kenapa? Ngapain repot gitu lohhh??! Tentu saja, seperti ciptaan Allah yang lainnya, pergerakan perputaran bumi hingga 3 level ini diatur sedemikian rupa pun pasti ada hikmahnya! Dan semua itu, (percaya ga?) adalah untuk semata kemudahan QT, manusia!! Untuk hidup di dunia! Betapa QT dimanja! ^^;

Kebayang gak kalo bumi hanya melakukan sampai 2 tingkat perputaran (rotasi dan revolusi, tanpa pake kemiringan)? Maka rotasi di sini QT ibaratkan gasing! Yang menjadi porosnya kutub selatan, bumi berputar secara horizontal, berotasi 365 kali sepanjang perjalanannya mengitari matahari. Sebelumnya mari QT samakan istilah dulu, biar gampang… Gimana kalo untuk rotasi disebut “memutar”, dan revolusi itu “mengelilingi”? =) OK?! Deal! Jadi begini… Ketika “mengelilingi” matahari, bumi “berputar”, tapi yang jadi poros melulu kutub selatan! Akibatnya? Tentu saja, bagian yang paling dekat dengan matahari tentu saja di Khatulistiwa! Selalu! Karena bagian terlebar dari bumi, “pinggulnya”, disitu khan? ;p Sampai sini bisa tangkap? ;) Dengan kata lain, bagian di kutub utara dan di selatan selamanya jauh dari matahari! Kasian dooonk?!!… Nach, makanya! Kemiringan dimaksudkan agar bagian kutub juga kebagian panas dan bagian khatulistiwa tidak melulu tersengat terik sorot matahari!… Karena kemiringan yang berubah2, maka kutub utara dan selatan mengalami pergiliran, bisa merasakan siang atau malam, walau lamanya 6 bulan sekali!! Sungguh Tuhan Maha Adil! Semua ada hikmahnya… =) Akibat kemiringan yang berubah2 pulalah bumi mengalami banyak macam musim, ada yang 2 musim seperti di khatulistiwa, panas-hujan; ada juga yang ngalamin 4 musim, semi-panas-gugur-dingin. Selain itu maka adalah juga musim panen, musim duren, musim rambutan, sampe musim layangan! Dengan catatan hari lagi gak hujan… ^^;

Begitulah…

Dah lebih nangkep sekarang? ^^; Gpp, namanya metode ilmiah itu memang beranjak dari ketidakpercayaan, lalu dibuatlah satu hipotesa, memunculkan pertanyaan bagaimana seandainya, lalu dikumpulkan bahan untuk mencari jawabnya, dilakukan pengujian, jika teruji, kebenaran terbukti, barulah lahir kepercayaan mantap, meyakini yang tadinya dianggap tidak benar menjadi satu kebenaran! Orang yang sudah mantap sampai tahap yakin inilah yang disebut pada ayat di atas (Yunus: 6) sebagai orang yang bertakwa, walau dalam konteks masih sederhana… Banyak yang bisa QT pelajari di alam ini sebenarnya. Data2 berlimpahan, informasi bertebaran, semua yang tersebar berserak di alam semesta bak menggaungkan “aku hanya ciptaan, dan Dialah Allah Yang Maha Pencipta”. Hanya kadang QT yang terlalu tuli, atau buta, atau yang parah, sengaja menulikan juga membutakan diri, menutup mata hati dan ingkar terhadap kebenaran yang sudah jelas benar tergambar gamblang di muka. Sudah jelas manusia makhluk lemah, bertahan untuk tidak sakit saja QT ga bisa! Menahan mata terpejam terserang kantuk yang hebat, tak kuasa! Betapapun perkasanya, tubuh butuh istirahat. Bersyukurlah Tuhan menciptakan malam untuk menyelimuti beristirahat, melepas lelah, membuang penat setelah bekerja seharian, mencari penghidupan di siang hari…

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.(Q.S. Al Furqaan: 47)

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya. (Q.S Al Qashash: 73)

Sudahkah QT bersyukur? ^^;

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.(Q.S. Al Mu’min: 61)

Tuch! Kesindir? ^^; Nyadar gak bahwa kenikmatan tidur melepas lelah, adalah juga merupakan limpahan karunia dari-Nya? Udara yang QT hirup dengan bebas, air yang begitu melimpah dan luas? Nikmat apalagi yang lebih hebat setelah iman daripada nikmat sehat wal afiat? Masih gengsikah QT untuk tulus berterima kasih pada-Nya? Ataukah QT hanya melalui malam dan siang seperti hari2 lain biasanya yang membosankan tanpa menyadari maknanya apalagi ingat bersyukur?

Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas” (Q.S. Al Israa’: 12)

Apanya yang kurang jelas? ^^;

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Luqman: 29)

Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.(Q.S. Al An’aam: 60)

Disempurnakan umur, artinya dengan adanya perputaran malam dan siang yang menyebabkan bergulirnya sang waktu, berangsur2 berkurang dan habislah umur QT hingga tiba saat yang ditentukan yakni jemputan kematian!

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya? (Q.S. Al Mu’minuun: 80)

Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada. (Q.S. Al Hajj: 46)

Belum butakah hatimu? ;) Atau justru kian mengeras membatu? T__T

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. (Q.S. Ibrahim: 33)

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya),

dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran. (Q.S. An Nahl: 12-13)

Malam, siang, matahari, bintang, dan rembulan… Semuanya “ditundukkan” oleh Allah, untuk QT! Manusia! Apa makna “ditundukkan”? Yakni diatur agar beredar tetap di orbitnya, setia berputar di garis edarnya, dengan demikian manusia akan memperoleh keseimbangan kenikmatan hidup di muka bumi. Jarak terdekat bumi (perihelium) adalah 93.000.000 mil dari matahari, dan jarak terjauh (abhelium) berkisar 93.005.000 mil. Ini adalah batas yang masih dapat dikompensasi. Bayangkan jika bumi bergeser sedikit lagi lebih dekat ke matahari? Bahkan jika menempati posisi planet kedua terdekat, Venus, faktanya tidak memungkinkan untuk kehidupan. Seperti apa jadinya jika bumi QT terletak sedekat Merkurius? Panaaasss! Panaaaassss!!! T___T Kehidupan akan musnah karena tak ada yang sanggup bertahan! Begitu pula jika bumi sedikit saja tergelincir lebih jauh dari matahari, lebih dekat ke planet Mars, maka kehidupan pun tak akan lama, segera habis binasa. Kaya apa rasanya tinggal di Pluto yach? ^^; Peace? No, FREEZE!!! ;p … Bulan terletak pada jarak 240.000 mil dari bumi. QT tau pasang surut air laut dipengaruhi oleh posisi bulan. Apa yang terjadi jika bulan lebih intensif PDKT ke bumi QT? ^^; Pasang laut akan bergolak naik luar biasa! Maka apakah QT tak memikirkan? Semua ini! Ya bumi, ya bulan, ya planet2, matahari, bintang2, semuanya! Keteraturan semesta! Siapakah gerangan yang menentukan jarak yang tepat dan menjaga agar jarak tersebut tidak berubah melenceng keluar dari lintasan?

“Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.” (Q.S. Ar Ra’d: 2)

“Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (Q.S. Yaasiin: 40)

Hanya Tuhanlah yang mampu! =) Tuhan yang bernama ALLAH, sebagaimana Ia memperkenalkan. Dan QT pun pasti kelak akan bertemu dengan-Nya. Untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan QT selama QT hidup di dunia…

T___T

So! NEway!!… Tuhan yang mengondisikan bumi sedemikian rupa sehingga cocok untuk dihuni QT, manusia! Pernah terpikir mengapa takaran udara di atmosfir QT, dimana manusia hidup, itu 78% Nitrogen dan 21% Oksigen serta sisanya yang 1% untuk gas2 yang lainnya? Bayangkan jika zat asam (oksigen) sedikit saja diproduksi lebih banyak di udara, atau zat lemas (nitrogen) diperbanyak, maka QT dalam waktu singkat bisa mati lemas! Air… QT sungguh sangat butuh air! Kira2 70% bagian dalam tubuh manusia dipenuhi oleh air. Menakjubkan, betapa takaran yang sama berlaku untuk bumi? 70% bumi itu isinya lautan! Baru sisanya daratan! Maka apa yang terjadi jika air dikeringkan oleh Tuhan? Semua yang ada di bumi menjadi kekeringan, dehidrasi, dan kekurangan cairan! Jarak bumi dari matahari, juga rentang spasi dengan planet2 tetangga lainnya, semua sudah diukur, semua sudah diatur, semua telah “ditundukkan” oleh-Nya! Semuanya dipermudah bagi QT, manusia! Maka tidak malukah QT kalau masih juga tidak bersyukur dan sangat berterima kasih pada-Nya? Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang?

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.(Q.S. Az-Zumar: 5)

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya (Q.S. Al Anbiyaa’: 33)

Ingat! Hanya Tuhan yang memiliki keperkasaan “Yang Maha”-lah yang bisa mengendalikan, mengatur dan menundukkan bulan, matahari, juga bintang2! Benda2 langit yang ukurannya jika dibandingkan, QT seperti serpih debu menempel di bola! Atau seperti kerlip bintang yang kelihatan jauh jika dibandingkan dengan ukurannya sesungguhnya, yang bisa ratusan bahkan ribuan kali jauh melebihi “besar”-nya bumi yang di alam semesta, dalam satu galaksi saja tak lebih dari serpih debu yang tadi! T__T Tuhan mana yang bisa begitu hebat? Yang jangankan Aceh digoncang gempa sapu tsunami, seisi bumi pun jika Ia kehendaki dengan mudahnya diaduk2, diguncang2, “dikocok2”, kalo mau!! Namun demikian Tuhan disamping Maha Perkasa ternyata juga adalah Tuhan Yang Maha Pengampun kepada umat-Nya manusia yang sering terlupa, lalai, khilaf, teledor, terlena, terbuai, tertipu, ohhh malunya… T__T Dia masih memaafkan, memaklumi, menanti sabar hingga QT menyadari sendiri, malu ga loe? ^^; Maka sungguh ga sopan jika QT malahan jadi keenakan ^^; AWAS!! Jangan kelamaan! Segera sadar dan ingat, bertaubat! Sebelum semua telat dan menjemputmu, kiamat! Mari kembali pada-Nya! ALLAH! Tuhan QT sebenar2nya!

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (Q.S. Faathir: 13)

Memang! Hanya Tuhan yang sesungguhnyalah yang bisa melakukan semua itu… Memang ada tuhan lain? Yang setara dibandingkan dengan keperkasaan yang serba Maha? Atau disejajarkan kekuasaannya dengan kerajaan-Nya yang luasnya meliputi penjuru langit dan bumi?

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.

(Q.S. Fushshilat: 37)

Jangan salah menyembah ya! ^^; Bahkan matahari dan bulan sama seperti QT, tak lebih dari ciptaan. Sang Penciptalah yang harus QT sembah. Sembahlah Allah Yang Maha Menciptakan.

Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.
(Q.S. An Nahl: 22)

Jangan sombong dech! ^^; QT ga akan mampu mendaki ke kaki langit maupun menembus isi perut bumi, ketemu udara tipis aja uda megap2! Kebanyakan tekanan air rasa mau meledak! QT ini apaan sich? ;p Fragile! Rapuh! Kayu yang dimakan rayap, tubuh yang segera usang, jiwa yang lelah… Sudahlah… Kembalilah…

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Q.S. Al A’raaf: 179)

Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?." Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." (Q.S. Ar Ra’d: 16)

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. (Q.S. Al Mu’min: 58)

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).(Q.S. Al Israa’: 72)

… T___T

Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?" (Q.S. Al An’aam: 50)

Perbandingan sederhana. Simpel. Tapi nusuk banget! Sama ga sich? Orang buta dengan orang yang melihat? Seperti kontrasnya siang dengan malam, terang benderang dan gelap, sungguh indah dan mengena tatkala bahasa Al-Qur’an memperbandingkan pula pertanyaan itu dengan alam nyata yang kasat mata dengan alam ghaib yang memang tidak kelihatan, manusia, malaikat, menjadi pembanding pula perbedaan pahala perbuatan orang bertakwa dengan orang yang durhaka!! Yang satu kelak kan menuai buah nyata hasilnya, dilimpahi karunia dalam surga, yang lain termangu sebab mengejar fatamorgana! Akhirnya sengsara dan menyesal di siksa neraka!… Terang, gelap, buta, lihat… QT mo pilih yang mana? QT termasuk yang mana? ^^; Pertanyaannya sekali lagi, “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?” Maka apakah kamu gak mikir, heyy, Maan??!

Knock2!… U there??! ;)

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (Q.S. Al Hadiid: 16)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (Q.S. Al Baqarah: 164)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

(Q.S. Ali Imran: 190-191)

Semoga renungan malam ditingkah tari rembulan ini bisa bermanfaat. Setidaknya QT jadi memikirkan, benar juga ya, tak ada yang sia-sia dalam penciptaan langit dan bumi, juga segala sesuatu yang ada di dalamnya! Sungguh Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya. Semoga QT yang merenungkan ini termasuk dalam golongan orang2 yang Insya Allah nantinya terpelihara dari siksa neraka, Amiin3 Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

PS: Kido bukan Hafidz (orang yang hafal Al-Qur’an)! Walau ingin sekali bisa belajar! Ini semua sambil buka contekan koq ^^; Tapi intinya khan Kido “baca” lhoo! ;p Yang penting ada minat untuk “membaca”! Mulailah dari yang kecil, mulai dari diri QT, dan mulai saat ini! Prinsip 3M AA Gym! Sekedar gemar membaca. Yang penting “mau” dulu dech! =) Sarananya uda ada! Kido pake Al-Qur’an Digital, banyak beredar di pasaran koq! Mau download juga bisa! Ato memanfaatkan fasilitas search Al-Qur’an dari MyQuran (sekalian liat2 situsnya ya, ini bagus!! ^^;v)

http://www.myquran.org/~quran

Sangat membantu karena bisa search in word topik yang diinginkan! Jadi kalo pengen tau tentang sesuatu tinggal ketik aja! ;) Intinya NFR STOP LEARNIN’!! Kalo ngaku umat Islam, tapi kitab sucinya sendiri ga pernah dibaca, jadi selama ini emang QT ngapain aja? ^^; Maaf, ini bukan sok, sombong2an atau apalah, sekedar mengingatkan, berpesanlah dengan kebenaran serta kesabaran, hmm… Bukankah QT teman? ;) Mudah2an bermanfaat, buat diri sendiri, juga buat teman2 yang lainnya! QT saling mengingatkan! Kido sendiri sekedar belajar berkontemplasi, merenungi lebih dalam, 25 tahun, uda ngapain aja ya? ^^; If life is a journey, then what is our final destination? Apakah QT hidup hanya sekedar numpang lewat untuk mati, atau adakah selagi QT hidup QT menemukan arti untuk hidup berarti sebelum mati?!! ;) Selamat cari jawabnya!

Waks! Uda jam 8 malem! Pulang dulu ya! Hehehe… Dah sepi, tinggal sendiri! ^^; Susah dech kalo udah asyik menulis, gimana mo gemuk, makan aja lupa! ^^; NEway, tnx 4 re-Dn, may GBU all, always take care n F nice days! ^________^;v

Dancin’ Moon Blues…

Dari jendela kantor Kido menatap ke angkasa, langit malam, mendung pekat, awan gelap, agaknya temaram ini tak bisa melihat bulan, sigh, sudahlah… It’s time 2 go home NEway! Save, copy, paste, publish, baca lagi sebentar, hmm… Okey!… Logout?… Yes!

KIDO KAMEN =)