Lho? Apa seeh? ^^; Emangnya takdir Tuhan bisa dilawan? BISA!! Nach lho!! ^^; Sakti banget! Jangan sok jagoan loe! Mimpi kali yee! Mana mungkin?! Mungkin aja! Bukan berarti mo ngelawan Tuhan lho, tapi memang sudah ada sarananya, yang diberikan oleh Tuhan sendiri! Karena sifat Maha Pengasih lagi Penyayang-Nya. Menghindari takdir buruk, menuju pada takdir yang lebih baik, insya 4JJI, itu BISA!! ;) Ah masa sich? Pake apa? Jawabannya dengan DO’A! =)

Trus kalo ditanya, jika umur QT sudah ditetapkan-Nya, adakah yang bisa bikin umur QT tambah panjang? (Ga tau arti harfiah apa konotasi lho ya? ^^;) Ada juga!! Jawabnya: SILATURAHMI. Menyambung yang putus, menjalin yang baru, mengekalkan yang sudah ada menjadi lebih akrab, antara lain kuncinya!

Kisah Kido berikut adalah salah satu bukti KEKUATAN DO’A & SILATURAHMI…

Sebenarnya ini hanya akan jadi cerita yang disimpan sendiri saja ^^; Tapi berhubung udah banyak yang tahu n nanyain (tnx 2 testinya Mas Agus ha4 ketauan dech! ;p Suksma Mas! ^^;v) dengan sedikit menghela nafas berat (coz kinda hard 2 remember all d’way all over again) BISMILLAH… Ini adalah kisah perjalanan Kido selama cuti seminggu yang sarat berwarna-warni, campuran gado-gado tugas dinas dan rekreasi, kekuatan do’a dan silaturahmi, perjumpaan dengan macam ragam orang, watak, sifat, nasib, takdir, hingga ditutup secara dramatis lagi bombastis, dengan epilog BOM BALI!!… T___T

(DAMN CURSED BOMBER!!! TERKUTUK PARA BIADAB!!!) X-(

Not of my habitual 2 scold, but I HAVE 2 say 2day! They 2k innocent lives from friends of my friend 2!! With deepest condolence 2 Bali Blast Victims, SPCLE 2 friends of Bom2/ Febri/ Pejantan Tambun of PT C.I.F Transportasi who lost 5 out of 30 friends, died……….

They were THERE! Precisely @ Menega Café, Jimbaran, Bali, Oktober 1st 2K5… Shall this NFR happen again!! T____T Bom, B STRONG BRO!! We ALL HURT! U’re NOT ALONE!! STAND STILL WITH US…

Ini bukan fiksi, ini kisah nyata, bukan eksploitasi gugah emosi, tapi hanya memaparkan keadaan sesungguhnya, walau versi yang Kido alami pribadi mungkin tak sedramatis (juga tragis) yang sohib Kido sendiri, Febri n his friends, alami, tak pula sekomersil kisah sinetron, tapi semoga semua yang terjadi dapat dipetik hikmahnya, Insya 4JJI…

Ds is d’story entitled: “KEKUATAN DO’A & SILATURAHMI”…

Here’s my story…

Sebelumnya maaf kalo jadi bosan, kisah ini sengaja disusun urut kronologis, karena satu alasan yang saling jalin-menjalin, yang akan Kido ungkap di akhir kisah, Insya 4JJI. Tapi kalo mo bacanya lompat2 boleh aja! ^^; Feel free 2 read! NEway tnx, enjoy reading…

Bermula dari tugas dinas luar ayah Kido (di rumah panggil Papa ^^;), a researcher, untuk bertemu dengan Kepala BAPEDA n Rektor Universitas Mataram, di Mataram, yup, Nusa Tenggara Barat… Time setting: last 2 weeks, 1 week b4 we left. Saat itu kebetulan ayah Kido memang sedikit tidak fit. Sempat masuk rumah sakit. Karenanya kami sedikit khawatir. Terlintaslah gagasan untuk bersama menyertai sekalian pulang kampung menjelang bulan puasa. Satu kebetulan juga adik Kido sedang libur menunggu siklus co-ass yang menurut prediksi akan dimulai bulan Oktober. Hitung punya hitung, kami sepakat sekalian saja, berhubung kalau adik mulai tugas sudah susah untuk rekreasi bareng keluarga, n belum tentu pula Lebaran tahun ini pulang kampung lagi, ya sudah, akhirnya Kido mengalah, ajukan cuti 1 minggu!… ^^;

Mulai dech, yup, ngayal mode on! ^^;v Rencananya kami ingin puas2in jalan2 sepanjang perjalanan, jalan darat, yup, I’m drivin’, sekalian test drive, he2 ;p ZEI MOBILE!!! ^^;v Niatnya sich pengen mampir Borobudur, Parang Tritis, gitu2, santai aja, dimana ketemu malam QT cari penginapan, ga ngoyo koq, baru setelah pulang kampung ke Ngawi, ketemu sodara bersilaturahmi, kami langsung bablas nyebrang pulau Bali – Jelas! Jalan2 lagiiiii!! ^^;v – ubek2 Pulau Dewata baru lanjut ke Lombok! Ke Pantai Senggigi!! WUIIIIIII… ^_______^;v

Jum’at malam, 23 September 2K5…

We’ve done packing. Kido juga uda dapet izin cuti. Tapi tensi ayah Kido naik lagi. Agaknya terlalu lelah, menjelang berangkat DL masih harus selesaikan pekerjaan kantor n bimbingan skripsi mahasiswa (he also teaches ^^; BZ eh?), tadinya rencana Sabtu habis Subuh berangkat, kami putuskan ditunda sambil melihat perkembangan.

Sabtu malam, 24 September 2K5…

Setelah siangnya membaik, tak dinyana malam kondisi Papa buruk lagi, kami sampai membawa ke Rumah Sakit Bhakti Asih di Ciledug. Jam 1 malam baru pulang, dapat obat, masih ada yang kurang, harus cari di apotik, mungkin nanti di sepanjang perjalanan. Alhamdulillah setelah minum obat, kondisi ayah berangsur tenang membaik. Rencana sudah mantap. Besok pagi, Insya 4JJI, kami meluncur, berangkat…

Minggu pagi, 25 September 2K5…

Bismillah… Tepat jam 5 ba’da Subuh, selagi mentari belum lagi menggeliat bangun, kami diam2 meluncur perlahan. Tapi ga perlahan juga sich, lha wong begitu ketemu jalan tol Kido melesat, average rate 120 km/jam!! Wekekeke, biz enak sich ^^; Jazz gitu lhoh!! ;) Uhuk2, NEway jam 7 pagi udah keluar Cikampek. Belok kiri, arah Subang bablas terus, Pamanukan, Indramayu, jam 11 dah Cirebon, perbatasan Jabar-Jateng! Masuk Brebes, Tegal, Pemalang (Wien! Lewat kotamu lho! ^^;v) Pekalongan, nahh di sini kami mampir…

Ada sodara lama dah ga ketemu, tiba2 aja 2 hari menjelang berangkat ujug2 ga da angin ga da badai topan ^^; telpon! Yo wis, janji sekalian ditengokin! Mas S, sebut aja gitu, 11 tahun menikah masih harus sabar belum dikaruniai putera. Ndilalah, belum lama ada tetangga yang terhitung miskin papa, istrinya meninggal habis melahirkan puteranya yang kelima! Inisiatif, disamping untuk membantu meringankan beban kehidupannya, memang sudah lama keluarga Mas S mengidam punya momongan. Akhirnya disepakati dengan ikhlas anak itu dijadikan anak angkat, dicurahkan kasih sayang… Singkat kata, ketemu, tapi Mas S sudah harus dinas lagi ke Surabaya sejak malam, karena memang rencananya kami berangkat Sabtu, jadi ga ketemu Mas S, tapi uda silaturahmi kangen2an ma keluarganya. Shalat Dzuhur n dijamu makan siang sampai kenyang (wuaaa ada sayur lodeh tempe goreng! Udah dech! Favorit Kido! Koq tau sich? ^^;) Alhamdulillah, banyak cerita mengharukan di sana, tapi kami harus melanjutkan perjalanan lagi, so we wave goodbye, continue d’journey…

Jam 2 left Pekalongan, jam 5 masuk Semarang. Kebetulan ketemu Kimia Farma, uda menjelang Ungaran, mampir beli obat Papa, sekalian numpang untuk shalat Ashar. 5.30, sebenarnya tanggung pengen Maghrib sekalian, tapi kami putuskan dilaju saja, nanti Maghrib-nya dijama’ (dikumpulkan) takhir (di akhir) bersama shalat Isya’, demi efisiensi waktu di jalan. Jam 8 masuk Solo. Salatiga udah lewat (bubay Roniiiii! ^^;v) Palur Coret, he2 Ocvan! ;p Mampir mal opo jenenge? Yang deket Muhammadiyah? Halah! Solo emang ada mal yang lain? ;p Wekekeke… Cari makan! ^^; Cuma dapet fried chicken, Alhamdulillah! Sampe situ mulai ngantuk ^^; Akhirnya setelah dipaksa, sisa perjalanan digantikan menyetir Papa, malu juga! ;p Tapi daripada kenapa2? Emang perjanjian QT 3 jam sekali ganti, cuma Kido mana tega? Jadi 6 jam pertama, Kido nyetir, abis break di Pekalongan, nyetir lagi! ^^; Tapi memang daya tahan manusia terbatas ya? ;) Tuhan aja tahu itu, makanya dibikinin stasiun waktu, untuk QT istirahat, shalat dulu =)

NEway, sempet mampir makan Sate di Banaran, setelah Sragen (n Masaran! Anung? Lewat! Wakakaka =D) menjelang masuk hutan menembus perbatasan Jateng-Jatim, Alas Banjarejo… Wiss bablas dech! Tau2 bangun2 jam 10 uda sampe depan rumah bude W, waks! Uda sampe???! =D Alhamdulillah… Lumayan cepet, mungkin karena di awal Kido ngebut he3, akhirnya tepar juga, terima kasih yaa Allah, selamat di perjalanan…

Senin pagi, 26 September 2K5…

Pagi2 abis mandi n sarapan (wuaaa! Pecel Madiun yang terkenal itu lho! =D Sama tempe goreng! Lagi2 ;p Protein lho!! Gizi tinggi! ^^;v) Bude W mampir ke pasar beli kembang, lalu kami nyekar (ziarah) ke makam… Pertama makam Almarhum Om M, suami Bude W yang meninggal tahun lalu… Setelah itu kami harus ke lain desa, jadi kami pamit sekalian, melanjutkan perjalanan, tak lupa terima kasih serta saling mendoakan, menuju Desa Geneng, tempat nenek dan kakek dari pihak Bapak dimakamkan. Silaturahmi ke sodara2 dari Bapak, terus lanjut lagi ke Desa Keniten (tau ga Mel? ;p Dari Magetan ga jauh lho! He3), dimana nenek dan kakek Kido dari pihak Ibu dimakamkan… Eyang, cucumu datang nich… ^^; Setelah itu kami mampir silaturahmi lagi ke sodara2 yang ada di desa situ, terhitung ponakan dan cucu ponakan kakek-nenek. Wahh! Ramai! =) Semua terkejut gembira, ga sangka kami datang, mulailah berbagi cerita! Dik K, sepupu jauhku, saat ini ternyata kreatif jadi wiraswasta, bisnis berjualan kacang sederhana, tapi biar gitu cerdas mempekerjakan warga setempat untuk membantu membungkus, dia yang menjual. Pasarannya tembus 7 kecamatan lho! Ga nyangka! Padahal tadinya kerja di PT Bla3, perusahaan cukup ternama, sudah jadi asisten manajer walo masih muda, tapi karena ada indikasi korupsi di perusahaan, serta paksaan atasan untuk tutup mulut n ikut terlibat, sepupu Kido ga tahan n memilih tuk keluar! Satu sikap yang patut QT hargai bukan? BAGUS!! Itu baru sepupuku!!! ;) Proud of U Bro! Saat di sana kami juga diperlihatkan kakek2 serta nenek2, masih sodara jauh juga, dengan berbagai kondisi berbeda, dari yang masih bugar n bisa baca koran tanpa kacamata (padahal ikut berjuang zaman Jepang, pengagum setia PNI Bung Karno, masih tetap semangat euyy! 45!! ^^;v) hingga yang sudah lumpuh, hanya berbaring setiap hari mengharap pertolongan orang lain, disuapi untuk makan, buang air besar dan kecil di tempat, terenyuh sekali kami melihatnya, manusiawi jika terulur ingin membantu meringankan penderitaan. Ada juga yang mengeluh sakit ini sakit itu! Diabetes sampe jantung! Lho! Khan ada dokter! ;p EHM!! ^^;

Baru calon… ^^; Ga tau juga kenapa, adikku suka kemana2 bawa alat2 kedokteran! Mungkin panggilan jiwa ya? ;) Minimal tensimeter dan alat wat tes gula darah. Katanya zaman sekarang penyakit yang umum untuk orang2 tua, itu!! ;p He2, puschyink kali mikirin BBM segala krisis yang nggak abis2… Akhirnya kami ketahan di sana sampai jam 3 sore! Wuaaaa! =O Tapi gpp, karena senang aja, melihat banyak tetangga sodara jadi ikut berbondong2, antri minta diperiksa dokter Krishna ^^; He4, yach, ilmu itu baru bermanfaat kalau sudah diamalkan, khan? ;) Ikhlas aja dengan senang hati, itung2 amal, Insya 4JJI berkah, Amiin…

Wadhuh! Begitu kami mau berangkat, sontak oleh2 banyak disematkan! ^^; Kacang, cemilan, buah, wahh, gimana mo bawanya nich? Yang pasti makanan penuh n terjamin! He3 =D Alhamdulillah! N yang terpenting semua mendoakan keselamatan kami di perjalanan, dari pergi sampai pulang. Hikmahnya baru kelak kami rasakan kemudian…

(Bersambung ya? ^^;)