Tragedi Bom Bali II (1st Person View!!!)
Uncategorized November 9th, 2005
BREAKING NEWS!!
Bom kembali meledak di tanah air! Lagi2 Bali lagi! Bom Bali II, 1 Oktober 2005, meninggalkan kepedihan bagi keluarga dan orang2 terkasih yang ditinggalkan korban yang berjatuhan. Belum habis kesedihan, datang lagi musibah! Ya Allah, sampai kapan ini semua harus terjadi?!
Memang kisah perjalanan Kido ke Lombok & Bali on previous posts belum dilanjutkan lagi, sorry bout d@ ^^; tapi Insya 4JJI semua yang dikisahkan ada manfaat serta hikmahnya, walo mungkin tak sedramatis dan senyata memilukan kisah yang akan dituturkan sahabat Kido ini, teman sekelas I.5 SMU 65, SLIMER crew, yang adalah korban langsung(!!) kebiadaban teroris yang Alhamdulillah selamat walaupun luka2, yang benar2 tengah berada di lokasi kejadian pada saat bom laknat itu meledak lagi! Tepatnya di Menega Cafe, Jimbaran. Dengan tidak mengurangi rasa simpati mendalam pada Bom2/ Febri/ Pejantan Tambun dan teman2nya dari CIF Transportation (May Rest In Peace 4 5 passed away friends Bro!!) berikut adalah penuturan Bom2 lewat Bulletin Board FS beberapa hari tak lama setelah peristiwa terburuk dalam hidupnya, sorry Bro! Like U Z, di-share gpp ya? Supaya dunia tahu betapa biadab mereka, dan supaya loe ga harus menanggung semuanya sendirian! U’re a Tough Guy! B Strong Brodaa! U’re not alone! Coz we share d’same lost n hurt, we’re here with U…
Beginilah ceritanya…
—
Wednesday, October 05, 2005 1:23:00 PM
KRONOLOGIS BOM
BALI
- Menurut versi Ku (PART I)
Aku hanya bertujuan untuk sharing kepada teman2
yang ingin tau bagaimana kronologis kejadian
BOM BALI pada saat aku berada disana…!
* Rombongan kantor kami menggunakan 2 bus
untuk mengantar kami berkeliling
Bali
pada hari
sabtu tanggal 1 Oct.
* Setelah seharian berkeliling dari Bedugul, Alas
Kedaton, Tanah Lot, kami bertujuan untuk melihat
indahnya SUN SET di Jimbaran.
* Sekitar Jam 18.55 rombongan bus pertama tiba
lebih dahulu. di Bus itu berpenumpang 15 orang
antara lain : (Kus, Wati, Enny, Elly, Mega,
Hendrik, Renol, Iwan, Amin, Kamal, Ifen, Wiyono,
Fenny, Erna, Lily)
mereka mengambil tempat paling ujung berjarak
kira2 500km dari garis pantai.
*
Lima
menit kemudian sekitar jam 19.00
rombongan bus kedua tiba. bus ke 2
berpenumpang 11 orang antara lain :(Melly, Sherly,
Rita, Diana, Hery, Atan, Vivi, Rita, Surya, Stefan,
Saya (Febri) )
* Setibanya disana kami langsung menuju ke
Manega Cafe. Kami meminta pelayan untuk
menyatukan meja agar muat untuk 26 orang,
sehingga meja berbentuk memanjang ke arah
pantai, masing masing sisi kanan dan kiri terisi 13
orang, jadi jumlah total ada 26 orang.
Sembari menunggu makanan, kami bergembira
sambil mengambil gambar/photo.
* sekitar jam 19.10 minuman di sajikan, dan tak
lama kemudian disusul oleh hidangan ikan bakar
dan nasi. berhubung kami lapar, maka hidangan
langsung kami santap. tak lama hidangan ke2
(udang asam manis) kami tambah lahap
menyantapnya, sekitar 2 menit kemudian menu ke
3 disajikan (cumi bakar).
* Sekitar jam 19.20 aku ingat benar, pada saat aku
mengambil cumi bakar, tiba tiba terdengar bunyi
yang sangat keras yang kuatnya 15xlipat dari
petasan teko. Kupingku terasa sakit sekali,
pandanganku menjadi gelap, Melly, teman yang
duduk tepat disebelahku sudah bersandar pada
bahuku.
tampa
pikir panjang, ku peluk melly dan
kularikan sampai di dekat Toilet. Karna awalnya
aku pikir itu adalah ledakan tabung gas yang
terbakar. jadi seandainya Melly terluka bakar bisa
langsung di siram oleh air.
* keadaan menjadi kacau, pandangan hanya
sebatas satu meter karna semua tertutup oleh
asap putih. lalu aku mencoba untuk mendekati
meja, namun baru dua langkah aku berjalan,
ledakan kedua terdengar. Aku baru yakin bahwa itu
adalah ledakan bom. Aku panik dan langsung lari
keluar. pada saat lari sempat aku menoleh
kebelakang dan aku melihat rekanku Diana, Hery
ibu Kus, berjalan dengan belumuran darah dari
kepala, kuping dan dada. Aku Berlari kencang
kedalam untuk melihat keadaan yang lain, aku
sadar pasti masih banyak rekanku yang lain yg
masih terluka disana…disana ada sherly yg
menangis histeris menariku ke meja dimana kita
makan. sesampainya di meja, aku melihat hendrik
terkapar di kursi, aku berusaha membawanya,
namun terlalu berat sehingga aku jatuh dua
kali…lalu ada orang yg membantuku
mengangkatnya, ia tak sadar..dan kusiram air
supaya siuman. lalu kutinggal kedalam.
diperjalanan aku melihat wiyono dan sherly sedang
menagis sambil membopong mega yang sudah tak
bernafas. aku tetap lari kedalam dan menemukan
Enny dan Elly dalam kondisi yang megenaskan,
terdapat kayu sepanjang sepuluh senti menembus
leher Elly, dan tempurung Enny terkelupas
dibagian depan. aku mengangkatnya bersama
dengan Atan dan Stefan menuju ke bis. kemudian
aku mengambil nafas dan kembali ke dalam. dan
aku menemukan ibu wati juga dalam kondisi yang
mengenaskan, terdapat lubang menganga di
lehernya dan ia tergeletak tak berdaya, kita
mengangkatnya ke luar namun sudah tak ada
kendaraan yg mau membawanya, sehingga kita
terpaksa menghentikan seorang pengendara motor
dan memintanya melarikan ke rumah sakit.
akhirnya orang itu mau dan tubuh bu wati dinaikan
ke motor dan dipegangi oleh stefan diblakangnya.
proses evakuasi ini kurang lebih memakan waktu
45 menit.
* Waktu kira2 menunjukan jam 20.15, Surya, Atan,
Wiyono dan saya masih berada dipelataran parkir
sambil ada yang menangis seolah2 tak percaya
kalo semuanya ini terjadi.
BERSAMBUNG……
Wednesday, October 05, 2005 3:17:00 PM
KRONOLOGIS BOM
BALI
- menurut versi ku (PART II)
* Pada saat itu waktu kira2 menunjukan pukul
20.15 Wita. Surya, Atan, Wiyono dan aku masih
berada di pekataran parkir sambil sesekali
menangis seolah olah tak percaya kalau semua ini
terjadi. terlihat Atan masih menyemangati ku untuk
tetap tegar. Karna itu satu satunya yang tersisa.
Kami bingung harus kemana kita mencari rekan2
yang lain. Karna kendaraan yang mengangkut
meraka berlainan. Sherly, Hendrik, Iwan, Mega dan
Elly, Enny dibawa oleh Bus yang kita tidak tau
no#pol nya. sedangkan Melly, Kus, Lily, Diana,
sisca, Hery dibawa oleh Bus kecil yg kita juga
tidak tau No#pol nya. Amin, Kamal, Ifen tidak tau
dibawa dengan kendaraan apa.
* Sekitar pukul 20.30 ada seorang polisi yang mau
mengantarkan kita. Namun kita bingung hendak
menuju kemana. Akhirnya Atan mencoba tuk
menelpon Rita tuk mencari tau dimana
keberadaannya. Rita menginformasikan bahwa
banyak yang dilarikan ke RS SANGLAH. Akhirnya
kami minta diantarkan ke RS SANGLAH.
perjalanan dari jimbaran ke RS sanglah
membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
* Waktu kira2 menunjukan pukul 21.15 saat kami
tiba di RS Sanglah. Kami ber4 langsung menuju
ruang ICU, kami melihat banyak rekan2 sudah
berada di atas tempat tidur dengan kondisi yang
parah.
Tampa
panjang lebar Atan dan Saya
berkordinasi untuk menghitung rekan2 yang sudah
berada di RS sanglah.
* Waktu kira2 menunjukan pukul 21.30, Atan dan
saya sibuk untuk menghubungi pihak keluarga dari
rekan2 yang menjadi korban ledakan, namun Batre
handphone sudah lemah, ditambah lagi sinyal
sedang crowded. semua jaringan error, sehingga
sangat susah untuk melakukan hubungan.
* Jam 22.20 kami masih mendampingi rekan rekan
untuk di scan/rontgen dan pemeriksaan intesif.
Beberapa sudah ada yang divonis pecah gendang
telinga, patah tulang rusuk, Robek,dll
pada saat itu semua terpencar di kamar yang
berbeda. Saya minta kepada suster jaga agar
semua rekan dikumpulkan pada kamar yang sama
untuk mempermudah penanganan dan
pengawasannya.
* waktu cepat berlalu, kira kira jam 2.00 dini hari,
saya diberitahukan oleh stefan bahwa 5 orang
rekan kami yaitu : mega, elly, wati, enny dan fenny
sudah meninggal dan sudah ada di kamar jenazah.
stefan sudah melihat dan mengidentifikasi dengan
mata kepalanya sendiri.
* total dari 26 rombongan kita, 5 meninggal, 5 luka
ringan, dan 16 luka parah.
mungkin kurang lebih begitulah kejadian BOM
BALI 2005 menurut versi ku.
aku sungguh bersyukur masih diberikan umur
panjang, mungkin Tuhan masih memberiku
kesempatan untuk memperbaiki hidupku.
SEGENAP REKAN2 YG MENJADI KORBAN
MENGUCAPKAN TERIMA KASIH BANYAK ATAS
SEMUA UCAPAN DUKA CITA SERTA SIMPATIK
BERUPA FAX, TELP, KARANGAN BUNGA YG
TELAH KAMI TERIMA.
SEMOGA DIBERIKAN KELAPANGAN DADA
PADA KEL KORBAN YG MENINGGAL SERTA
DIBERIKAN KEKUATAN KEPADA KORBAN YG
MENGALAMI LUKA LUKA.
BEST REGARDS,
FEBRI-BOMBOM
PT CIF TRANSPORTASI
—
Semoga kisah menyentuh ini dapat bermanfaat bagi QT semua, menyadarkan QT betapa batas antara hidup dan mati sangatlah tipis, begitu dekat, malaikat maut siap mencabut tiap saat, hingga waktu yang telah ditentukan-Nya, akhir dari hidup QT! Semoga pula dengan membaca kisah Bom2 ini QT jadi lebih mengembangkan empati dan simpati QT, rasa kemanusiaan yang mungkin sempat hampir hilang, tak berkesan, tanpa bekas, semoga tak habis terkikis oleh kerasnya hidup dalam mengarungi waktu. Seperti yang Bom2 bilang, QT yang masih bisa baca blog ini masih diberi kesempatan memperbaiki diri! Dalam sisa umur QT, hidup yang hanya sekali2nya ini, jangan sia-siakan! Bersyukur dan berusaha! Terus memperbaiki diri, lakukan yang terbaik! Insya 4JJI! Isshouni Gambarimashou! QT berjuang bersama!!
Best regards Bom, GBU n take care Brodaa!
Kido/ Dhimas =)