2005 di penghujung tahun…

Akhirnya tiba juga pada akhirnya… Saatnya untuk refleksi. Seperti penghujung malam kala larut bermunajat, di saat semua mata telah lelap, tubuh penat telah rebah istirahat, sepasang bulu mata basah bersimbah air mata dalam gelap, sunyi, pekat, beristighfar, mohon ampun dan berdoa, muhasabah, introspeksi atas segala tingkah perilaku kesalahan perbuatan dalam sehari… Satu hari… Berapa tebal flek debu noda dosa? Seperti naik motor seharian tanpa saputangan di wajah, atau helm… Seperti itu barangkali timbunan dosa yang menumpuk di wajah tanpa kita sadari… Apa jadinya jika setahun tidak introspeksi? 365 hari?! Tiga ratus enam puluh lima hari???… Muka sudah mengeras menjadi tembok barangkali! Baru kini kusadari, begitu banyak lumuran dosa membaluti diri, ampuni hamba Yaa Allah… Malu! Malu diri ini… Betapa hina, kotornya! Yang mereka tahu dari aku selama ini hanyalah topeng! Hanya kulit luar, baju, atribut yang kukenakan, bukan diriku sendiri… Sakit, pedih… Rasanya seperti sedang dikuliti, ditelanjangi di depan ribuan mata belalak tak percaya… Inikah adanya dia sesungguhnya? Andainya mereka tahu betapa nista diriku sebenarnya… Aih, mau ditaruh dimana wajah buruk ini? Sungguh malu… T____T

Mengapa Engkau begitu bermurah hati menutupi kebusukan diri ini, Yaa Allah?! Mengapa baru aku sadari besarnya kasih-Mu? Setelah sekian waktu kuberkelana di padang gersang gelisah hatiku? Mencari-cari tanpa tahu apa yang aku cari? Mengejar pantulan gema gunung2, meraup telaga fatamorgana yang tak menyisakan apa2 kecuali panas terik tanda tanya tak bertuan padang pasir… Sementara seruan-Mu yang tak bosan memanggilku untuk mendekat ke pelukan rengkuh kasih sayang-Mu, acapkali kuabaikan! Padahal betapa seringnya Kau ketuk pintu hati, melalui lembut adzan sejak dini, kala menggugah lembut membangunkan di waktu Subuh, hingga Isya’ tatkala tubuh ini telah letih ingin berbaring. Lima kali sehari Kau bisikkan nada cinta-Mu, tapi ku malah menyumbat telingaku, menyetel keras2 gedumbreng musik Rock n Roll, Punk, Hardcore, Metal!! BERISIK!! Pokoknya asal ga mendengar seruan-Mu! Amat jarang kudengarkan! Larut dalam kesibukan! Menyibukkan diri dengan dunia yang tak ada habis-habisnya, yang entah kapan padahal segera aku tinggalkan, tak akan kubawa pergi. Memang tak bisa dibawa jika kita telah mati khan? Jadi SEMUA INI untuk apa?!…

Tapi mengapa Kau tidak jua bosan? Tetap sabar menyeruku untuk kembali pada-Mu? Tetap menanti dengan terbuka untuk kembaliku? Karena itukah Engkau menjadi Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang? Karena limpahan kasih dan sayang-Mu tak mengenal batas waktu? Mengapa baru kusadari setelah aku jauh mengembara tanpa arah? Puluhan tahun kumeraba berjalan dalam kelam, kadang kuterantuk, tergelincir, jatuh, namun tak bisa berbuat apa-apa, aku buta! Namun hatiku lebih keras daripada sebongkah penyesalan! Meski demikian mengapa Kau tak menyerah untuk menolongku? Konstan dan teratur tanpa pernah bosan, bagai tetes-tetes air yang periodik jatuh di atas titik yang sama suatu waktu sanggup memecahkan karang! Begitu juga rahmat-Mu! Kau terus pancarkan dan kirimkan gelombang-gelombang cinta dalam ketukan harmoni nada berirama, yang hanya bisa ditangkap dengan hati yang terbuka, bening, jernih, bersih, menyeru kesadaranku, membuka segel mata hatiku, menyibak membelalak cakrawalaku!

Hingga satu malam panjang, kubermenung dalam diam… Lamat2 lama ku tepekur di atas pembaringanku sembari jauh menatap langit2. Mempertanyakan apa sebenarnya arti hadirku di dunia? Apa yang telah aku lakukan selama ini, dan adakah semua itu memiliki arti? Mengapa aku dilahirkan ke atas alam fana? Mengapa Tuhanku menciptakan aku? Adakah misi aku hidup di dunia? Sungguhkah aku hidup hanya untuk menanti di stasiun waktu hingga saat tertentu tiba kereta malaikat maut menjemput dan mencabut nyawaku? Jika hanya untuk itu, betapa bosannya penantian ini tanpa arti! TIDAK! Jika roda zaman terus berputar menggilas siapapun, maka jika aku harus hidup untuk mati, aku ingin di sepenggal sisa nafasku sebelum putus, melakukan sesuatu yang dapat membuat hidupku LEBIH BERARTI!! Aku tak ingin hanya menjadi satu dari milyaran onggokan tulang berselimut debu tak bernama dan tak dikenali lagi setelah ditelan bumi! Yang usang dan terlewati! Terlupakan dan tertepi! Hanya menjadi pupuk kompos daur ulang tanah yang dipijak, diinjak2 generasi penerusku, tanpa mereka pernah tahu bahwa seorang AKU pernah HADIR di dunia! TENTU TIDAK!! Aku harus melakukan sesuatu! Jika aku hidup kelak harus mati, maka aku ingin saat aku mati, setidaknya ada nisan di kuburku yang menuliskan bahwa “AKU” setidaknya pernah “ADA” di sini! “DHIMAS WAS HERE!!” ^______^;v Dan keberadaanku membawa arti tersendiri! Seperti tonggak yang dipancangkan, tegar tak bergeming dihembus angin perubahan deru putaran zaman. Bak piramid yang dalam bisu kesepian padang pasir menyimpan sejarah ribuan tahun! Lembaran-lembaran kisahnya tetap rapi tersimpan dalam batu yang terawat. Aku ingin kisah hidupku yang sungguh singkat ini akan terus hidup di dalam kisah, kesan, impresi, yang mendalam, terbaik untuk dikenang! Yang diceritakan turun-temurun pada generasi yang hidup dan akan datang sesudahku! Ya! Aku harus HIDUP untuk meninggalkan kesanku yang TERBAIK! Dan tak ada cara lain, untuk itu aku harus menjalani serta mengisi hidupku dengan cara hidup serta perbuatan yang terbaik! Sesungguhnya citra yang QT bangun di dalam hidup adalah sebentuk identitas yang akan senantiasa melekat pada diri QT walau QT sudah tidak lagi hidup di alam ini! Terserah QT apakah ingin sepanjang masa dikenang sebagai koruptor, provokator, atau motor! Apapun, jika aku hidup hanya sekali ini, aku ingin menjadikannya BERARTI! Aku ingin memberikan yang TERBAIK dalam hidup! Supaya namaku kelak tetap HIDUP, dapat harum dan abadi, walau raga ini telah lama usang dan berganti, jika aku telah MATI…

ITULAH ARTI HIDUPKU!!! ;)

Saat itulah seberkas cahaya mulai menyala. Kutemukan cahaya-Mu! Engkaulah jawaban yang aku cari selama ini! Ternyata gelap ini tidaklah untuk selamanya. Dalam malam2 gulita tanpa pelita, setelah badai berkepanjangan yang bagai tiada akhir, angin laut malam itu mulai tenang, samudera tak lagi bergolak, hening, hanya sunyi. Kaulah tenang dalam gemuruh hatiku. Kau damai dalam keresahan hidupku. Maka malam itu kumengayuh sampan mungilku dengan perlahan, dalam pekat gelap malam, dengan sebersit harapan. Selang sepeminuman teh kemudian, cercah gurat fajar perlahan menyemburat cerah di ufuk timur. Makin lama makin terang. Fajar baru telah tiba! Kini kutahu kemana kumenuju. Arah yang harus kutempuh! Ku kembali berdiri, membulatkan tekadku, siapkan bekalku, mulai mengayuh lagi! Kali ini mantap, dengan langkah pasti! Terima kasih Yaa Tuhan! Kau tak pernah meninggalkan hamba-Mu dan membiarkanku tersesat! Inilah aku Yaa Allah! Kini duduk bersimpuh di hadapan-Mu! Malam ini, izinkan aku kembali kepada-Mu, dalam lumuran dosaku, pegal2 tulang dan rapuh tubuhku, kutanggalkan semua atribut kepalsuan yang menempeli jati diriku, jaring-jaring maksiat yang melilit ringkih tubuhku, melantun taubat sedalam sujudku, sepanjang malam hening-Mu, menebus kekhilafan masa laluku, kelam noda dan dosaku, memohon percikan rahmat, ampunan-Mu! Jika tak mungkin Kau turunkan hujan deras penghapus noda dosa di hatiku, biarlah gerimis kecil setidaknya cukup untuk membasahi kerongkongan jiwaku yang selama ini kering akan cinta-Mu, dahaga kerinduanku tuk pulang ke ampunan-Mu… Bismillah… Aku ingin pulang Yaa Allah… Mengetuk pintu-Mu yang kutahu selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin kembali pada-Mu… Maafkan aku Yaa Allah… Izinkan Aku kembali kepada-Mu…

Saat fajar baru tiba… Perkenankanku menyongsong sambutnya dengan gembira! Dengan keyakinan mantap penuh do’a bahwa hari esok akan lebih baik daripada hari ini dan hari-hari kemarin! Semua yang telah terjadi adalah anugerah, proses untuk mendewasakan diriku, dan menemukan diri-Mu! Bismillah, aku melangkah! Selamat tinggal 2005, terima kasih semuanya, dan selamat datang 2006! Semoga menjanjikan harapan hidup lebih baik!! Insya 4JJI… =)

2 ALL MY FRIENDS: Humbly may Kido wish U all…

HAPPY NEW YEAR 2006!! ^_______________^;v

MAY FRYTHIN’ G@S B@R!! YOOSH!!!

FRY1: CHANGE!!! L@’S G@ B@R!!! =D

Kido Kamen =)

.Gunungan

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tancep Kayon

.

.

Owh, closin’ theme! ^^; Sah aja khan? ;p

As posted in Bulletin Board on Wednesday, December 28, 2005 5:02:00 PM

Kido: Just 4 Ds 1s, Just 1 2 Sing…

.

.

PULANGLAH PADANYA
Jikustik

Tak perlu menilik masa lalu
Yang sudah terjadi terjadilah
Waktu tak mungkin kau kalahkan
Hanya untuk sebuah kenangan

Pasangan hidup t’lah kau temukan
Do’amu t’lah diberi jawaban
Hidupmu jangan kau pertaruhkan
Hanya demi mengulang kenangan

Jangan pernah merasa hidup ini tak adil
Kau tak akan bisa mendapatkan semua
Aku akan lanjutkan langkah yang sempat tertahan
Pulanglah padanya ke dalam pelukannya

Pasangan hidup t’lah kau temukan
Do’amu t’lah diberi jawaban
Hidupmu jangan kau pertaruhkan
Hanya demi mengulang kenangan

Jangan pernah merasa hidup ini tak adil
Kau tak akan bisa mendapatkan semua
Aku akan lanjutkan langkah yang sempat tertahan
Pulanglah padanya ke dalam pelukannya

Jangan pernah merasa hidup ini tak adil
Kau tak akan bisa mendapatkan semua
Aku akan lanjutkan langkah yang sempat tertahan
Pulanglah padanya ke dalam pelukannya

Jangan pernah merasa hidup ini tak adil
Kau tak akan bisa mendapatkan semua
Aku akan lanjutkan langkah yang sempat tertahan
Pulanglah padanya ke dalam pelukannya

.

.

Sketch_1.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

YELLOW
Coldplay

Look at the stars,
Look how they shine for you,
And everything you do,
Yeah, they were all yellow

I came along,
I wrote a song for you,
And all the things you do,
And it was called "Yellow"

So then I took my turn,
Oh what a thing to have done,
And it was all "Yellow"

Your skin
Oh yeah, your skin and bones,
Turn into something beautiful,
You know, you know I love you so,

You know I love you so…

I swam across,
I jumped across for you,
Oh what a thing to do
Coz you were all "Yellow"

I drew a line,
I drew a line for you,
Oh what a thing to do,
And it was all "Yellow"

Your skin,
Oh yeah your skin and bones,
Turn into something beautiful,
And you know for you,

I’d bleed myself dry for you,
I’d bleed myself dry…

It’s true, look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine for,

Look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine

Look at the stars,
Look how they shine for you,
And all the things that you do


.

Yellow

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

I’D B OK!! ;)