The hardest part 4 me Ds days is 2 rediscover myself. Entah apa sebabnya, sejak 2 bulan yang lalu, tiba2 saja dia bagaikan menarik diri dari peredaran, tidak lagi berkelana di dunia Kang-Ouw (persilatan ^^;), jagoan silih berganti, menghiasi wajah bumi, sementara namanya bagai menguap tak berjejak, menghilang begitu saja, tak pula tertinggal hembus wangi harum semerbaknya, bau Zwitsal, bedak bayi, bis mandi ya? ;p~ Wakakaka =D

Dan aku seperti Kwee Siang, puteri bungsu Kwee Ceng & Oey Yong, di penghujung kisah Return of the Condor Heroes, sekaligus awal kisah To Liong To; mencari jejak Yo Ko yang namanya harum di seluruh negeri setelah membunuh Raja Muda Mongol dengan sentilan maut, mengalahkan Hakim Roda Mas dengan jurus Tapak Duka Nestapa, tapi kemudian ia dan istrinya Siauw Liong Lie, sepasang Pendekar Rajawali tiba2 raib dan tak pernah muncul lagi. Hingga setelah usia 40 tahun, tak jua bertemu, Kwee Siang akhirnya memutuskan berhenti mencari Kakak Yo dan mendirikan perguruan silat Go-Bi Pay yang terkenal itu!

Kalo dipikir2, penantian Yo Ko yang 16 tahun di mulut jurang di Lembah Putus Cinta, sampai akhirnya kembali bertemu “bibi guru”-nya, Siauw Liong Lie, ternyata tak selama penantian Kwee Siang yang malangnya bak gayung tak bersambut. Walaupun hingga setengah umur telah dihabiskan, tetap tak dapat menemukan keberadaan Yo Ko. Akankah penantianku pun berakhir menyedihkan?

Sebenarnya ada kesamaan antara aku dan Kwee Siang. Selain sifat keras kepala ^^; Nach, kalau ini sich “dia” juga punya! Malah kesanku QT seringkali beradu keras adat, walau ga sampai harus adu kepala, emang kambing? ;p Beradu “isi” kepala, mungkin itu lebih tepat. Susahnya, orang seperti dia susah ditebak apa isi di kepalanya! ^^; Dan jujur aku akui, kalau dia sudah diam, maka tak seorangpun, siapapun, agaknya bisa membuka lagi mulutnya. Berarti kepalanya lebih keras dari aku ya? ^^; NEway, aku dan Kwee Siang… Mungkin sebenarnya kami juga tahu, bahwa walaupun bertemu, tetap tak akan mengubah keadaan. Garis ceritanya sudah ditetapkan. Seperti Kwee Siang yang mengagumi Yo Ko yang sedihnya harus ia ikhlaskan berjodoh dengan Siauw Liong Lie, agaknya aku pun sadar bahwa aku mungkin selamanya tak akan bisa menyandinginya sebagai kekasih hati ^^; Begitu banyak dinding perbedaan yang kami bentur, yach, pokoknya, sebenernya dari aku sendiri sich ga masalah! Aku lelaki gitu loch! I’m born STRONGER!! Bon Jovi Z, “if d@’s what it takes, d@’s what I do!” ^^;v Hmm… Cuma memang kasihan kalau wanita harus menghadapi beban seberatku, etnis, budaya, agama, aku sadar kami datang dari 2 dunia yang mencolok perbedaannya, karena itu jadi susah buat U, begitu khan?… =)

Meski aku tak bosannya meyakinkan, tak ada beban yang berat jika bisa kita lalui berdua, cieileee ^^; Mari menggabungkan jurus! Pedang Hati Gadis Suci & Tapak Duka Nestapa! Combo! Attack!! RATATATA… DZIIIINGG!! BLEDHAAARRR!!! =D Wekekeke…

Yang sulit adalah jika hati tak bisa bertaut. Karena jurus gabungan dahsyat ini hanya bisa digunakan oleh dua hati yang telah menyatu! Karenanya akan sulit jika salah satu hatinya meragu. Bukan aku! Apa kamu? Entah, kini aku jadi ikut ragu… ^^;

Luv Kn’t B 4rcd… I noe! =) I NFR 4rcd U 2 luv me, luv is, ac2LE, N option d@ I gave 2 U… U Kn choose 2 love me, or not… I NFR 4rcd, coz I don’t 1 2 C butterfly dies in palm, b’coz I hold on it 2 strong… I just 1 U 2 noe, d@ U F d’chNs 2 live around me, w/o F-in’ 2 B feared or worried 4 I will always shower U w/ care, patience, n luv… 2 C U fly, dance happily, is more dN nuff 4 me, Ur smile brightens my day, Kn’t hoped from U NE B@r… 4 me S long S U’re happy… 2 C U cheers, whatFR makes U happy, I wld B S well happy 4 U… Should F known d@ long time ago, cNs U noe me…

4 me, d’way I luv U is very unconDCNL… Luv is S long S I Kn give… NFR Xpect much in return… But if U Kr, d@ would B bless n bliss 4 me, N U noe I’m gr8ful 4 d@… So, Y R U? Still? When U will?… ;)

Begitulah… Siang di dasar jurang aku lewatkan dengan bermain mengejar kupu2. Malam aku merenung. Banyak berpikir. Tentang hari2 yang aku lewati, telah kujalani. Kadang aku merasa ada hikmahnya juga aku bisa sampai jatuh terperosok masuk jurang ini. Barangkali jika aku masih tetap “gentayangan” di atas sana, aku bakal seperti orang linglung berjalan tak tentu arah, mengejar kupu2 yang telah lama pergi, mencari tanpa aku tahu lagi apa yang aku cari, sigh…

Aku menghela nafas…

Kontemplasi. Ternyata di tempat terasing, sunyi sepi sendiri, aku jadi bisa berpikir, mencerna dengan jernih. Bebas dari kekalutan, kebisingan sekitarku. Aku meruntun lagi, mengurai peristiwa demi peristiwa, memilah memori di dalam otakku, membuka lembaran sejarah hidupku, menguraikan benang kusut yang melilit pikiranku. Dan lambat laun aku mulai menemukan pencerahan baru… Seperti malam yang gelap gulita, tetapi tiba-tiba seekor kunang2 muncul memberi kerlip cahaya di kegelapan…

Hai!…

Indahnya… ^^;

Kemudian muncul seekor yang lain! Cling!… Lalu muncul seekor lain lagi! 3, 4, 8, 10… 15, 25, wuaaa! Jadi banyaaak! Makin banyaaaak! ^^;v Dan tiba2 malam tak lagi gelap! Karena langit jadi benderang oleh kelap-kelip yang menyanyi dan menari beterbangan di udara, terlukis bak goresan di atas kanvas, keceriaan tarian kunang2! =)

Tiba2 aku seperti mendapat ilham! Aku langsung berdiri dari tidurku!… Membayangkan gemulainya kunang2, aku segera menggubah gerakan ke dalam jurus! Hiyaaa! Lincah dan menari! Set! Set! Tanganku membentuk lingkaran, berputar dan mengalir! Bergerak sesuka hati! Hahahaha! Aku merasa gembira memancar deras dalam adrenalinku! Aku melangkah ringan, berdansa riang, meliuk luwes, larut dalam tarian, melompat berjumpalitan, hiyaaaa! Tap! Tap! Aku terbaaaang! =D Tiba2 saja aku merasa seringan kapas, selincah kunang2 yang tanpa beban! Menotol di dedaunan! Tap! Berjalan di sisi tebing! Tap-tap-tap! Hanya ingin melayang, menari dan menyanyi, berkelap-kelip, tertawa dalam kepekatan gelap malam! Pencerahan!… Aku mengerahkan lwee-kang, dan seeeet!! Hiyaaaaaa… Tubuhku berputar2, bagai gangsing! Siiiiing! Sekejap aku telah melayang tinggi membubung di udara! UHUYYY!! YIHAAAA!!! =D Turun lagi… Tap! Melesat! DZIIIING…

HAHAAA!! =D HAHAHAHA =D HAHAHAHA =D Aku berlonjakan, salto jumpalitan! HAHAHAHA =D Mendarat di atas ranting dengan ilmu meringankan tubuh yang kini berkembang pesat, mematahkan sepucuk, menggubah jadi jurus pedang! Set! Set! Set! Tap!! Berulang kali melesat dan mendarat dengan gerakan gemulai elok lincah langkah ringan! HUAHAHA =D Dengan ranting aku melakukan gerak bak menggores kaligrafi di dinding tebing yang tinggi! Set-set-set! “WO SHE CEN TE CEN TE HEN AI NI”! HAHAHAHA =D Aku tak pernah merasa sedemikian gembira! WAHAHAHA =D Sret! Sret! Sret! Sret! Dan tiba2 saja aku telah selesai menorehkan gurat kaligrafi di sepanjang dinding! Tulisanku melesak sedalam 1 inci menembus di batu! Aku sendiri tak percaya, HAH!! Sungguh mengagumkan! Hampir serupa guratan di tebing jurang yang lain, yang kulihat beberapa hari setelah aku jatuh ke dasar! Tap! Aku menotol lagi! HAHAHAHA =D Berjumpalitan dengan gila, DZIIING! Melompat melesat kesana kemari, kesetanan! HAHAHAHA =D WUAAHAHAHAHA =D Betapa girang dan puasnya hatiku! Tawaku menggema keras membahana menggetarkan tebing jurang!!!

Dalam keheningan malam tanpa bintang, dengan sadar aku telah menggubah jurus silat baru yang kelak akan menggetarkan dunia persilatan! (Walah! ^^;) Ya! Benar! Jurus Dewa Kunang2!! ^^;v JRUEEENNGG!!! =D (Pembaca: GUBRAK dech! @~*)

Wakakaka… Wahahaha… HUAAAHAHAHAHAAA… =D

Sementara QT tinggalkan dulu Kido dengan “kegilaan”nya, pssst… Biarin dech, jangan diganggu, kasian! Hihihi… Akankah Kido berhasil keluar dari dasar jurang yang dalam, setelah menggubah jurus silat baru, jurus Dewa Kunang2?! ^^; Nantikan kisah selanjutnya di blog berikutnya yaa! ^^;v Hehe… Bersambung lagi Choyy!! ;p