ISRA’ dulu, baru MI’RAJ… ;)
Uncategorized August 21st, 2006Hari ini… Hari libur! ^^; Hehehe iyalah! Senin, 21 Agustus 2006, bertepatan dengan 27 Rajab 1427 H… Hari Besar Agama Islam yang dikenal dengan istilah Isra’ Mi’raj… Bagi sebagian besar orang mungkin lebih menikmati hari liburnya daripada merenungi esensi peristiwanya! ^^; (Ngaku ajeee! ;p)
Hayo, jujur, berapa dari QT yang pernah bertanya, kenapa Isra’ Mi’raj dijadikan hari besar agama, padahal zaman Nabi kalo ga salah malah ga pernah diadakan perayaan Isra’ Mi’raj? Bukankah perayaan hari besar umat Islam itu hanya ada 2: Idul Fitri dan Idul Adha? Bahkan Maulid, 12 Rabi’ul Awal, hari kelahiran Nabi, Nabi sendiri tidak pernah merayakannya khan? Jadi ide siapa tuch? Siapa yang pertama kali ngadain? Dan apakah tidak tergolong bid’ah (mengada2)? Susah juga kalo ngomong sampe sini! ^^; QT mah taunya, yang penting tanggal merah, libur dech! Hehehehe… Apalagi dibarengin cuti bersama Hari Kemerdekaan, libur panjaaaaaaaaaangggg!! =D Wiiyyy bebas euyyy!! ^________^;v
Bebas pun ada batasnya, saat NT baca blog AY pun QT udah kembali kerja khan? ;p Jadi liburan panjang kemana aja? ^^; F fun? Hope so! Share stories yach!
NEway, padahal ga ada salahnya khan QT tau sejarah, ga ada ruginya koq! Malah menambah manfaat, tambah ilmu, pengetahuan, sehingga bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, supaya tidak tersesat, khan begitu?
Ini ischyenk2 aja, kebetulan bis pulang kuliah, dipercepat, ga sampe sore untuk hari ini, karena pertemuan terakhir Crash Program, tinggal ujian hari Sabtu, hehehe ;p Ga terasa juga, 1 keuntungan kuliah di Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (dhohh, lengkap amat!! ^^;) waktu kuliahnya fleksibel sekali, bisa menyesuaikan dengan kesibukan (ato kelonggaran) waktu kerja, jadi kalo mo cepet selesai ato dilama2in, kalo Pak Darul, dosen Pemasaran bilang, "ATUR-able"!! ;p Hehehehe… Ga terasa gw dah nyelesaiin 11 Mata Kuliah, tinggal 5 lagi + Thesis! ^^;v Wiyyy! Target, akhir tahun Insya 4JJI bisa selesai! ^__________^;v Hohohoho… Kn Hardly Wait! ^^;
NEway, sambil ngisi waktu, lebih baik kalo melakukan hal bermanfaat khan?
Seperti, menulis di blog (buat gw!) ;p NE1 Ls, F it Ur way! ^^;v So Ds is it… QT mo bahas apa yaa? ;p
—
Isra’ Mi’raj, bagi yang belum tahu, (pasti udahlah! ^^;) adalah 1 peristiwa luar biasa yang terjadi pada tahun ke-10 kenabian Nabi & Rasul terakhir Muhammad SAW, yakni pada suatu malam, setelah tahun2 yang sulit, dan tahun tersulit 1 tahun sebelumnya, ketika ketabahan Nabi benar2 diuji, di antaranya dengan diboikotnya kaum muslimin di Makkah, ditahan perbekalan selama 3 tahun, diisolasi, dikucilkan, dan secara personal, kehilangan berat dengan kepergian berturut2, pamannya yang selalu mendukung dan melindungi, benteng Quraisy yang mencegah kaum jahiliyyah Arab mencederai Nabi secara fisik, karena memandang status dan wibawa sang paman yang mencintai Nabi seperti pada anak sendiri, Abu Thalib, sang paman, tutup usia… Disusul dengan kepergian istri Rasulullah yang tercinta, Khadijah binti Khuwailid, wanita dan manusia(!!) pertama yang membenarkan kerasulan Nabi Muhammad SAW setelah menerima wahyu Allah SWT dengan perantara malaikat Jibril A.S. (Alaihissalam, bukan Amerika Serikat! ^^;) di gua Hira, tengah Nabi berkhalwat (menyendiri dan merenung), di suatu malam, yang menurut banyak riwayat jatuh pada 17 Ramadhan, saat Nuzulul Qur’an (diturunkannya Al-Qur’an), yakni wahyu pertama, surat Al-’Alaq: 1-5, yang QT semua Insya 4JJI hafal ayatnya khan?…
Pukulan terberat bagi Nabi saat itu ialah saat harus kehilangan istri yang setia, penopang dan pendamping yang senantiasa mendukung perjuangan berat Nabi, masa2 kesusahan, kepedihan, kesendirian, jatuh bangun, saat butuh dukungan, istri yang tabah tegar luar biasa, dengan penuh pengorbanan, harta, jiwa, tempat bersandar menumpahkan keluh kesah, di kala letih lelah, wanita yang tegar perkasa dan sangat patuh serta berbakti pada suami, istri yang taat, wanita yang disegani di kalangan bangsawan Arab pada saat itu, Ummul Mu’minin (ibu kaum beriman), Khadijah, telah tiada…
Allah Maha Mengetahui isi qolbu, betapa kesabaran dan ketabahan Nabi sungguh diuji, maka Allah pula yang menurunkan penawar, penghibur untuk kesedihannya. Maka pada suatu malam, 27 Rajab, tahun ke-10 kenabian, atau 3 tahun sebelum peristiwa Hijrah kaum Muslimin dari Makkah ke Madinah yang menjadi titik tonggak sejarah baru Islam, ditandai dengan kalender Hijriyyah (jadi kalo sekarang 1427 H, seharusnya "umur" Isra’ Mi’raj adalah 1427 + 3 = 1430!! Tapi dimana2 selalu tertulis Isra’ Mi’raj 1427 H! Koq ga ada yang ralat ya? ^^; Hehe, ya gw tau maksudnya! ;p Tapi paling nggak khan seperti 61 Tahun Indonesia Merdeka, 2006 Masehi! Jadi semestinya tertulis 1430 Tahun Isra’ Mi’raj, 1427 H! Hehehe, gw aneh2 AJY? ^^;)
Eeeeniwei… ;p
Dalam keheningan syahdu sunyi sepi, dalam kesendirian dan nuansa pedih mendalam, Allah "menghibur" Nabi-Nya, "mengundang" Rasulullah Muhammad SAW, dijemput malaikat Jibril AS, mendatangkan "kendaraan" yang bisa melesat secepat cahaya bernama Buraq, "memperjalankan"-nya dalam satu malam, dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa’ di Palestina, yang disebut dengan peristiwa ISRA’… Untuk kemudian dari Baitul Maqdis, nama lain Masjidil Aqsa, "dinaikkan" ke langit, menembus 7 lapis langit, menuju Sidratul Muntaha, untuk menjumpai Tuhan, ALLAH SWT, menerima perintah langsung yaitu SHALAT, sebagai pelipur lara, sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, "fasilitas" komunikasi intensif dengan Tuhan, inilah yang QT kenal dengan peristiwa MI’RAJ… =)
Semua peristiwa itu hanya terjadi dalam 1 malam! Itulah yang menjadikannya luar biasa, dan menjadi ujian bagi keimanan QT semua! Walaupun secara nalar tak dapat dijangkau akal, zaman itu, Nabi diperjalankan hanya dalam 1 malam dari Makkah ke Palestina, lalu ke langit ke-7 untuk menjumpai Tuhan, balik lagi? Terang saja, para kaum kafir Quraisy saat itu sontak menertawakan, mencemooh, mengatakan Nabi gila, bahkan di kalangan kaum mukminin sendiri terpecah jadi 3 bagian, yang berpaling dan tidak mempercayai, yang bertanya2 di dalam hati dengan penuh keraguan walaupun ingin membenarkan bukti2 kerasulan, dan yang percaya penuh kepada Nabi, seperti yang spontan dilakukan oleh Abu Bakar, sahabat terdekat dan mulia, yang karena itulah ia mendapatkan gelar Ash-Shiddiq, yang artinya "yang membenarkan" kerasulan Nabi Muhammad SAW! Dengan keyakinan penuh, ia meyakini kebenaran peristiwa Isra’ Mi’raj! Karena ia mengenal betul karakter Nabi, siapa Nabi, seperti apa sifatnya, bukankah bahkan sejak kecil sebelum diangkat menjadi Rasul, Muhammad sudah amat terkenal di kalangan kaum Quraisy saking jujurnya dan tidak pernah sekalipun berdusta, hingga mendapat gelar Al-Amin atau Terpercaya?…
—
Memang, hanya jika QT benar2 mengenali, baru QT bisa percaya dan penuh meyakini, dan dengan keyakinan yang penuh itu QT bisa sepenuhnya bersandar dan pasrah diri dengan penuh keikhlasan? Inilah esensi dari keimanan! Gimana QT bisa ngaku beriman, kalo QT ga benar2 bersungguh2 ingin kenal ALLAH?! RUKUN IMAN ada 6, percaya kepada Allah, percaya kepada Malaikat Allah, percaya kepada Kitab2 Allah, percaya kepada Rasul2 Allah, percaya kepada Hari Akhir dan percaya pada Qadha’ dan Qadar (takdir dan ketetapan dari Allah)! Gimana QT bisa percaya kalo QT ga mengenal dulu?
NT ga mungkin mempercayai sembarang orang asing di jalan yang bilang kalo mau ke Blok M dari Kebon Jeruk harus lewat Tanjung Priok dulu! ^^; Sama halnya, gimana mo percaya kalo Tuhan menunjukkan kepada jalan kebenaran, kalo QT ga mau mengenal Tuhan lebih dekat lebih dulu?
Tak kenal maka tak sayang, tak tahu maka tak kenal! Maka cari tahu dulu untuk kenal! Baru setelah QT sadar betapa Tuhan amat sangat menyayangi QT makhluk2 ciptaan-Nya, sepantasnya QT juga jadi "jatuh cinta" dan mencintai Tuhan, memasrahkan ketertundukan QT, kepasrahan dengan penuh keikhlasan, kepada-Nya! Beribadah dan mengabdi semata hanya pada-Nya! Dengan kesadaran diri, sukarela, tanpa ada paksaan, karena itulah yang benar, tak boleh ada paksaan dalam beragama, dan tak ada paksaan dalam Islam, hayo, Surat Ali Imran ayat ke berapa tuch?
Bicara soal mengenal, QT sebagai makhluk yang tercipta tidak sempurna, tentu tak akan mampu mengenali DZAT Allah Yang Maha Sempurna, oleh karena itu Nabi pernah bersabda, jangan memikirkan tentang Dzat Allah, tapi kenalilah sifat2-Nya! Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha2 lainnya, ke-Maha Pengasih-an-Nya dapat QT jumpai dari tanda2 di alam, tumbuhnya rasa kasih sayang sesama makhluk hidup, antar insan, juga hewan dan tumbuhan, siapa yang menumbuhkan rasa cinta serta iba, sehingga setiap QT begitu tersentuh dan ingin melindungi seorang bayi yang mungil lemah dan tidak berdaya? Adakah QT renungkan?
Gimana QT bisa percaya pada kebenaran isi Kitab Allah, kalo membacanya aja QT enggan? Membuka aja ga pernah? Lebih percaya pada isi berita Koran daripada Qur’an?! Padahal isinya ga jauh cuma kabar burung alias gosip? Padahal di Al-Qur’an QT dilarang untuk ghibah dan namimah (menggunjing dan membicarakan kejelekan orang lain)? Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa haram untuk infotainment yang memuat berita gosip tidak benar, lho itu khan bagus? Supaya bangsa QT tidak jadi bangsa yang gemar menebarkan fitnah! Lha wong ga ada untungnya? Cuma bikin perang mulut, kekisruhan, percekcokan, melebarkan serta membesar2kan keadaan, yang harusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan, karena dihembus di blow-up media, akhirnya seperti ranting kering disulut api, terbakar semakin berkobar dan membesar! Menambah masalah aja! Sama seperti jiwa yang kerontang, kering dari siraman iman, mudah sekali terbakar! Karenanya bagus kalo MUI melarang infotainment yang memuat berita2 gak benar! Karena lebih besar mudharat (kerugian) dari manfaatnya! Tapi QT ini lucu, yang bagus malah ditentang? ;p
RUU Anti-Pornografi, atas nama HAM, dikecam habis2an! Padahal QT ga sadar, betapa moral bangsa ini telah kehilangan nilai normanya! QT telah habis2an "dijajah" tanpa QT menyadari, bahwa budaya buka2an dan keterbukaan ala Barat bukanlah budaya asli Indonesia yang menganut nilai2 keluhuran, etika ketimuran, sopan santun, keramahan, yang sesuai dengan norma Islami yang menjunjung kehormatan dan martabat terutama bagi wanita, ehhh ini malah kaum wanitanya sendiri yang ga mau QT hargai? ^^; Maaf2, tapi kalo ada orang yang berusaha menutupi tubuh QT yang telanjang di muka umum dengan menjulurkan kain, apa QT malah merobek2 dan dengan bangga memamerkan aurat QT di depan umum? Na’udzubillahi min dzalik… Gw bukannya munafik, Tuhan itu Maha Indah dan Tuhan suka kepada keindahan, karena itu QT manusia tercipta ke dalam sebaik2 bentuk, ada di ayat Al-Qur’an! Q.S. At-Tiin: 4… Karena itu pula wajar kalo manusia senang melihat kepada hal2 yang indah, keindahan panorama alam, hijau rimbun tetumbuhan, elok ragam bentuk hewan, lenggak-lenggok manusia… Siapa sich yang ga suka melihat wanita cantik? ^^;
Survey membuktikan, cowok nomor 1 yang dilihat dari wanita, pasti cantiknya dulu! ;p Bullshit bilang dari hati! Lha wong kenal aja belom, gimana bisa tertarik sebab hati? ^^; Masalah kemudian itu CW cantik luarnya tapi KOSONG di dalamnya, atau semakin BERISI dan makin naik nilainya, baru ketahuan setelah proses perkenalan dan selanjutnya, masalah pilihan mau dilanjutin apa cari lain lagi, memang tidak mutlak benar, tapi tetap aja penilaian pertama dari cantiknya dulu ^^; Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda… ;p
Kalo dari konsep Pemasaran, ada tahapannya yang disingkat AIDA, yakni Attraction, Interest, Desire, Action! QT ga mungkin akan tertarik kepada seseorang wanita, kalo ga ada sesuatu darinya yang "menarik" perhatian QT para laki2! Dan umumnya kesan pertama itu datangnya dari kecantikan! ^^; Setelah QT tertarik, baru timbul minat untuk mengenalnya lebih dekat. Itu namanya Interest. Semakin QT mengenal, semakin menggebu hasrat untuk menjadikannya kekasih hati, inilah yang disebut dengan Desire. Hasrat terpendam mendorong untuk dicuatkan, seperti magma dalam perut gunung bergolak mendesak tuk diletuskan, diwujudkan ke dalam tindakan, Action! Mulailah berbagai macam cara QT lakukan, pendekatan, bidik, hingga "penembakan"! ;p
Nach, bicara soal trik "penembakan" ini, hehehe ;p Gw pernah baca di suatu buku, kalo ga salah judulnya "Men are from Mars, Women are from Venus", katanya lelaki adalah makhluk yang mengandalkan penglihatan, karena itu ada istilah love @ 1st sight, umum berlaku buat lelaki. Attraction yang utama tentunya kesan pertama yang ditampakkan oleh wanita, yaitu kecantikan! Sebaliknya wanita adalah makhluk yang lebih mengandalkan pendengarannya. Makanya, buat lelaki, kalo mo sukses nembak CW (kaya gw dah sukses aja! @~* Ihikz, hehe ;p) bidikkan sasaranmu ke pendengaran, wanita senang dipuji, sering2 ditelepon, diberikan perhatian, kadang QT tak perlu hadir, tapi diwakili dengan harum bunga merekah, atau bingkisan kado terbungkus rapi, imajinasi yang terkembang yang bukan didasarkan penglihatan, justru bisa membuat wanita semakin MENGGILA! Wakakaka =D Dan semua itu bisa menambah kredit poin bagi lelaki, katanya lhooo… ;p Hehehehe, tentunya jangan berlebihan dan melebih2kan, wajar dan apa adanya, tapi intensitasnya semakin lama ditingkatkan, hehehehe ;p Buat wanita, hati2 juga jangan mudah terjerat bujuk rayu sembarang lelaki! Pilihlah lelaki yang "bukan sembarang lelaki", yang pasti bukan lelaki sembarangan! Pilih lelaki yang punya kelebihan, ada tonjolan, hayo jangan mikir yang nggak2! ^^; Maksudnya punya yang namanya Competitive Advantage atau Competitive Edge! Edge alias tonjolan ini yang membuatnya berbeda dari sembarang lelaki kebanyakan!
Pilih lelaki yang "luar biasa", karena biasa di luar, lhoh? ^^; Hehehe… Maksudnya karena kaya pengalaman! Pengalaman ngapain tuch? Wakakaka ;p Da’ach! Makin ngelantur dech! ^^;
—
Konon wanita itu adalah makhluk tercantik yang diciptakan oleh Tuhan! Coba perhatikan, dari bentuk, gerak-gerik, gemulai lenggak-lenggoknya, semuanya mensiratkan keindahan! Ini adalah penghargaan yang tinggi, seharusnya disyukuri, makanya kenapa mau QT rusak dengan merendahkan martabat sendiri? Keindahan dalam bentuk kecantikan adalah juga ujian! Baik bagi lelaki maupun bagi wanita itu sendiri! Padahal Tuhan menganjurkan menutupi aurat, dengan batasan tertentu, supaya mata lelaki tidak memandang dengan syahwat yang berujung maksiat, tujuannya baik, melindungi kesucian dan kehormatan harkat wanita! Wanita tercipta untuk dilindungi, karena itu ia tercipta dari tulang rusuk laki2 yang terlindung, letaknya di samping pinggang, yang mudah untuk dipeluk, bukan dari tulang leher supaya tak tinggi hati, apalagi tulang ekor, biar tidak direndahkan laki2!
Wanita tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, artinya perlu berhati2 dan penuh perhatian dalam memperlakukan wanita, karena kalau dipaksa tegak bisa patah, emang susah! ^^;
Setelah sedemikian besar perhatian Tuhan pada hakikat penciptaan wanita, apa QT lantas malah mau menyodorkan diri, dengan memamerkan aurat yang semestinya tak terbuka kecuali kepada suami, dibeberkan cuma2 pada orang lain? Menjadi etalase berjalan yang lebih telanjang daripada manekin yang di pajangan aja masih pake baju? ^^; Atau seperti ikan bakar mentega, lezat, harum, yang disodorin ke kucing berair liur menetes? YA DIEMBAT!!! ;p
Wanita adalah salah satu ciptaan terindah, terbaik ciptaan Allah! Dan sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita yang shalihah, sabda Nabi dalam hadits!
Karenanya, seperti lirik Surilang-nya Snada:
Kagak gune cantik rupawan aduh sayang
Kagak gune cantik rupawan eh sayang aduh sayang
Kalo kagak suka sembahyang
Kalo kata 1 iklan, buat apa beli botolnya?
Jangan ketipu kemasan di luarnya, keindahan sejati adalah yang terpancar indah dari dalam, inner beauty, ga akan hilang terkikis meski riasan terhapus oleh hujan, air mata, dan keringat! ;p Walopun tidak bermake-up sekalipun, kecantikan dari hati tetap deras memancar dan menebarkan pesona yang sesungguhnya! Dan sebaik2 perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah, wanita terbaik adalah yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, mengikuti ajaran-Nya dan sunnahnya, menjaga kehormatannya, menutupi auratnya, memperindah bukan fisik, tapi akhlak! Cantik fisik nomor 2, cantik hati nomor 1, karena cantik itu relatif, umur kecantikan wanita paling banter saat berumur 20-30 tahun! ;p Habis itu, mulailah ketir2 dan dandan habis2an karena suami mulai melirik wanita yang lebih muda! Wajar aja, yang cantik khan yang berumur 20-30 tahun! Wakakaka =D Cantik itu relatif, tapi jelek udah ABSOLUT! Huehuehue BLETAK!! @~* Kidding! ;p
Kembali ke soal indah, meski demikian keindahan pun ada batasnya, dan pornografi merusak keindahan, betapapun dibungkus rapi dengan istilah "SENI"! Sekarang, jika QT bisa melihat bening air, sejuk, dingin, segar, di telaga, lalu QT boleh mereguk dan minum sepuasnya, bahkan dipersilakan bebas berenang berkecipak di dalamnya… Cobalah tambahkan kata SENI pada kata AIR… Masihkah QT akan bersikap sama? ;p
Hehehehe… No offense! Tapi "SENI" juga ada batas, aturan, etikanya… Yang menjadikan bercita nilai tinggi, hasil kreasi sejati, olah karsa, karya, pikir manusia, cipta, rasa, penghayatan dari jiwa, dan tidak sepantasnya QT rendahkan nilai keluhurannya dengan mempertontonkan pornografi dan buka2an aurat yang merendahkan martabat khususnya kaum wanita, dengan atas nama "SENI"… =)
Makanya, aneh kalo justru wanita yang paling gencar menolak RUU Anti-Pornografi, jangan2 bukan wanita tulen? Hehehehe ;p
—
Wahhh! Koq jadi malah ngomongin wanita? Bis cantik siich? ^^; Tuch khan! Hehe ;p NEway, kembali pada konteks tentang Isra’ Mi’raj… Apa yang bisa QT petik dari peristiwa yang besar ini? =)
Pertama, ada 2 peristiwa besar dalam 1 malam. ISRA’ dulu, baru MI’RAJ. Sesuai judul blog ini. Maknanya apa? Kenapa Tuhan ga langsung memperjalankan Rasulullah ke langit ke-7? Kenapa harus ke tempat transit lain dulu di belahan lain dari bumi? Kalo diibaratkan, peristiwa ISRA’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa itu jika digambarkan dalam bentuk garis, itu garis HORIZONTAL. Sedangkan dinaikkannya menembus lapisan langit dari bumi hingga Sidratul Muntaha, adalah garis VERTIKAL!
ISRA’ dulu baru MI’RAJ! HORIZONTAL dulu, baru diangkat harkat, VERTIKAL! Implisit tersirat, ada 2 aspek yang harus QT benahi, dan yang utama adalah bahwa wujud keimanan itu bukan hanya keshalihan pribadi, jadi orang suci sendiri, sementara orang lain di sekitarnya dibiarkan tetap tersesat! Ini bukanlah keimanan yang benar! Tuhan mengajarkan manusia, agar QT membina dulu hubungan dengan sesama manusia, yakni Hablumminannaas, mewujudkan keimanan yang sejati dari cara QT berinteraksi dengan manusia yang lain, saling menghormati serta menghargai, toleransi, menebarkan salam, pesan kedamaian, saling mengingatkan dalam kesabaran serta dalam menetapi kebenaran! Inilah ciri sejati dari orang yang beriman! Keimanannya bukan untuk cari keselamatan sendiri di akhiratnya, tapi lalai mengajak keluarganya, anak istri, untuk sama2 beribadah, shalat kepada-Nya, berpuasa, menyisihkan harta dan memberikan pada orang lain yang membutuhkan, zakat serta infaq, bershadaqah, wujud nyata aplikasi Islami dalam kehidupan QT sehari2! Yakni saling menolong dan memberi pada tiap yang membutuhkan! Karena QT manusia tidak bisa hidup sendiri, QT adalah makhluk sosial! Maka dibutuhkan kearifan sosial untuk dapat menjalani hidup ini sesuai tataran nilai yang diajarkan Tuhan! Inilah esensi dari event ISRA’!
Adapun setelah QT mengimplementasikan keislaman dan keimanan QT ke dalam kehidupan QT sehari2, bukti nyata penerapan nilai2 luhur dari ajaran-Nya, dengan sebesar maslahat dan manfaat bagi umat, barulah Allah berkenan "menaikkan" derajat QT, untuk lebih dan semakin mendekat kepada-Nya! Setelah QT memperbaiki hubungan dengan sesama makhluk, jangan QT lupakan perbaikan hubungan kepada Sang Khaliq, yakni Sang Maha Pencipta! Apa artinya QT baik kepada sesama tetapi lupa pada Tuhan? Aihh! Jangan sampai salah prioritas! Manusia terbaik adalah yang bisa balance, baik kepada keduanya! Ya Hablumminannaas, ya hablumminallaah! Insya 4JJI! Hanya dengan QT memperbaiki kualitas keimanan QT kepada Allah, barulah QT akan semakin dicintai oleh Allah! Seperti halnya QT dicintai oleh sesama, dan wujud cinta QT kepada Allah dijabarkan dalam perilaku sehari2 yang Islami, sesuai yang diajarkan-Nya! Indah bukan?
Hingga dengan demikian diharapkan QT akan menjadi umat2 terkasih, yang mencintai dan dicintai Allah, beroleh derajat serta tempat tinggi kelak, di akhirat nanti, di sisi-Nya! Dalam surga!
Inilah esensi dari event MI’RAJ!
Karenanya, jangan mengaku beriman, kalo perbuatan dan akhlak QT sehari2 tidak mencerminkan nilai keimanan! Dan dalam Al-Qur’an pun disebutkan, tidaklah QT mengaku orang beriman, melainkan diturunkan ujian dalam berbagai tingkatan untuk menguji sampai mana taraf keimanan QT! Adakah setelah diberi ujian, QT semakin menebalkan iman, atau malah menjauhi-Nya? Waspadalah, serta berhati2lah! Semoga QT semua bisa lolos dan lulus dari ujian keimanan, dalam apapun bentuknya! Musibah, cobaan, atau kenikmatan! Susah senang, semua itu ujian! Semoga QT dijadikan orang2 yang dikasihi Allah, ikhlas mencintai-Nya dalam wujud menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya! Mengamalkan ajaran-Nya ke dalam perbuatan sehari2 yang bernafaskan Islami! Semoga dengan itu QT memperoleh tempat yang tinggi di akhirat nanti, seiring semakin ditinggikannya derajat QT di sisi-Nya, diberi anugerah menikmati segala keindahan serta kenikmatan, hidup penuh syukur dalam surga Allah, Insya 4JJI…
—
Poin terpenting, inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah diturunkannya perintah SHALAT(!!) secara langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW, untuk disampaikan dan dijadikan ibadah bagi umat Islam! Berbeda dari ibadah2 lain seperti puasa, zakat dan haji, yang perintah dan tuntunannya disampaikan melalui perantaraan malaikat Jibril, perintah shalat diterima langsung oleh Nabi Muhammad dari Allah di langit ke-7, atau Sidratul Muntaha! Ini dapat diartikan bahwa ibadah SHALAT ini demikian tingginya derajatnya, bahkan dalam hadits Nabi dikatakan, sesungguhnya amal ibadah manusia yang pertama kali ditimbang di akhirat nanti itu adalah SHALAT-nya! Jika sudah benar dan baik shalatnya, tidak lalai atau lupa, tidak bolong2, tertib, tuma’ninah, sesuai rukun, tidak buru2, tidak shalat karena pamer ketaatan, sombong atau riya’, ikhlas lillahi ta’ala, konsisten alias istiqomah setiap saat mendirikannya, tepat waktu, berjama’ah, tambah lagi mengerjakan shalat2 sunnah setelah yang wajib, itu yang lebih utama, tentu berbeda nilainya dengan yang biasa saja, apalagi dengan yang tak pernah shalat! Na’udzubillahi min dzalik… @~*
Jika baik shalatnya, maka selamatlah ia, dan jika buruk shalatnya, maka tidak akan dilihat betapapun baiknya ibadah yang lain, dilemparkan, dicampakkan, diterjunkanlah ia ke jurang dalam yang berkobar lidah api menjilat di dalamnya, sungguh panas luar biasa, itulah siksaan di api neraka, yang panasnya konon 70 kali lipat lebih panas dari derajat paling panas api di bumi! Haiii… Sudahkah QT perhatikan tentang shalat QT? Belumkah tergerak untuk membenahi dan memperbaiki diri? @~*
—
ISRA’ MI’RAJ kali ini, semoga bukan sekedar hari libur seperti libur lainnya, yang berlalu tanpa makna… Semoga dengan sedikit perenungan di atas, QT menjadi menyadari, arti penting dan esensi dari peristiwa yang luar biasa yang melatari diturunkannya perintah SHALAT sebagai ibadah yang utama dan terutama, asshalatu imaduddiin, shalat itu tiang agama! Sebuah rumah tanpa tiang, tentulah akan roboh! Karena itu selalu disebutkan di dalam Al-Qur’an, Aqiimisshalaah! Dirikanlah shalat! Bukan sekedar kerjakan! Tapi dirikan! Dengan tegak! Artinya istiqomah! Termasuk juga ketepatan waktunya dan tertib rukun2nya! Insya 4JJI, QT semua sama2 belajar, gw sendiri masih jauh n banyak bolong2, blentang-blentong, mudah2an dengan menyadari ini semua, QT bisa lebih berusaha giat untuk memperbaiki shalat QT sehari2, lebih mendekatkan diri pada Allah SWT., supaya bisa di-MI’RAJ-kan derajat QT kian tinggi di sisi-Nya! Supaya tidak sia2 pula ISRA’ QT, hubungan baik dengan sesama makhluk-Nya, disertai peningkatan kualitas keimanan serta ketaqwaan, sungguh2 menjalankan segala perintah-Nya dan berusaha benar2 untuk menjauhi larangan-Nya! Insya 4JJI, moga dikuatkan, Amiin…
Dah sore tuch! Ngomong panjang tentang shalat, tapi juga belom shalat! Ga afdol ah! Hihihihi… Ashar dulu yaa! ^^; TnQ 4 re-Dn, hope it’s fruitful! L@’s pray 2g@r, 4 our betterments… Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai! Ingin dicintai Allah?
dN U noe what we R 2 do… TnQ 4 All! GBU All! Insya 4JJI…
—
Kido Kamen =)