Alhamdulillah! 3 hari pertama di bulan Ramadhan QT telah menyelesaikan misi perdana di Game BATTLEFIELD RAMADHAN! =) Menyelami hakikat dari THE TUNNEL, kebutuhan QT pada saat2 tertentu di dalam hidup. Mungkin suatu saat QT tiba di titik jenuh, akan kehidupan yang fana serta semu belaka, yang penat dan melelahkan, saat QT tak lagi punya alasan untuk terus melanjutkan, saat kepuasan marginal dari kenikmatan yang terus-menerus diciduk dan direguk bagai tak ada habisnya tak lagi QT rasakan, saat QT mulai bosan minum anggur yang membuat QT mabuk, mengejar dunia yang terus berlari dan menggoda, berpacu tancap gas tak pernah berhenti, sementara QT pun yang awalnya semangat dan menggebu2, kini berangsur kehabisan NRG, battery low butuh recharge, kendaraan run out of fuel, Formula One juga butuh masuk pitstop, QT butuh waktu sejenak menepi… Maka jangan dipaksakan, jangan diteruskan lagi, untuk saat ini saja, berhentilah! Berlabuhlah! Sudahilah… Speedometer pun melambat… Sesungguhnya QT butuh istirahat. QT butuh pergantian suasana dan meresapi nuansa yang berbeda. QT perlu keluar dari “penjara” alam bebas yang malah sejatinya mengekang kebebasan QT sebab terseret arusnya, akibat memperturutkan hawa nafsu yang sesaat nikmatnya, tapi bisa seumur hidup menyesalnya! Cukup sudah! QT perlu berani dan berkata STOP!!… Mengatakan tidak kepada dunia. Meninggalkan hiruk pikuk ramai dan berpaling untuk sementara…

Di saat seperti ini, tak ada tempat yang lebih tepat selain kembali “masuk” ke dalam penjara!! Lho koq?! ^^; (Hehe =D Ada buron kapok! ^^; Nafa?! Di luar makan bayar ya? Wakakaka =D) Atau manapun tempat terisolasi, pokoknya yang terhindar jauh serta memisahkan QT dari dunia luar! =) QT butuh masuk dalam terowongan, tak mesti arti harfiah! ^^; Bisa terowongan mental yang QT buat sendiri, mojok, merenung, menyepi, menemukan kembali diri QT yang lama hilang bersembunyi, kata hati yang sempat tak dapat tempat, lantaran tergusur oleh kemilau gerlap dunia, begitu tajam menyorot menyilaukan, dan dari segala penjuru gencar deras memancar, menghujani dengan 1001 macam godaan, kesenangan, keindahan, kenikmatan, hingga mengikis, menumpulkan bahkan membutakan mata di hati, dan menulikan QT dari bisik halus nurani, batin QT…

Dengan QT secara sadar dan atas kesadaran QT sendiri memutuskan untuk rehat sebentar, menempatkan diri di dalam lorong barang sejenak, dan “keluar” dari hiruk-pikuk, lalu-lalang, hingar-bingar keramaian, kesibukan rutinitas di dunia luar atas sana, untuk masuk terowongan dalam gua, QT jadi bisa menenangkan diri, istirahat, berbalik lari dan sembunyi dari kejaran materi duniawi yang menawarkan diri. Maka pejamkanlah mata, biar tutup dan melemas kelopaknya. Namun tajamkan telinga! Percayai, fungsikan pendengaranmu! Carilah sayup suara yang dulu amat akrab QT kenali, tapi belakangan jarang dijumpai, lantaran beda frekuensi! (QT condong kepada frekuensi tinggi dunia yang hingar-bingar, sementara nurani siaran setengah berbisik, di frekuensi lebih rendah, kaya radio aja ya?! ^^;)

Pssst! Diamlah! Dengarkanlah! Berbaring dan merebahlah… Hempaskan letih, lepaskan kepayahan. Tanggalkan dan tinggalkanlah sarat beban. Usir penat, tumpahkan kekesalan, luapkan seluruh gejolak dalam jiwa, lempar keluar semua! Buang lontar jauh2! Bebaskan jiwamu lepas, longgarkan dari simpul2 ikatan, bentang tangan dan KQ, lemaskan sendi, kendurkan pikiran, urat2 syaraf yang menegang, rileks, santai, meditasi, tarik nafaaasss… Tahaaannn… Hembussss… Tarik lagiiii… Tahaaannn… Hembussss… Nikmatilah suasana tenang, damai, nyaman, dalam sunyi larut malam, dalam gelap dan terpejam, dan dalam kesendirian… Rasakan darah dan air yang mengalir di tubuhmu, saat detak jantung yang memompa berdegup melambat, dag-dug… Dag-dug… Dan nafas mulai teratur dalam hembus… Tipis… Ringan… Akhirnya terlelap tidur kelelahan…

.

Scene4.

.

.

.

.

.

Lorong terowongan hanyalah kiasan. Sebenarnya setiap orang butuh tempat sembunyi. Tempat untuk dirinya di satu waktu menyendiri, tanpa orang lain, hanya ingin sendiri, hanya ingin jadi diri sendiri. Ingin temukan dirinya yang sejati, yang lepas dari topeng2, atribut kepalsuan yang selama ini acap dikenakan dan ternyata melelahkan, untuk jujur dan terbuka, untuk bernafas kembali, untuk bertanya jauh ke lubuk hati, adakah yang salah dengan diri ini? Mengapa jiwa QT kini tak tenang? Lakukan evaluasi…

Jika QT telah sampai pada fase kebutuhan yang mendesak pemenuhan, kondisi jiwa yang lelah, resah, mendesah gelisah ^^; Maka segeralah cari sandaran dan istirahat. Tubuh juga punya hak istirahat khan? Setelah QT bekerja seharian sampai malam. Begitu pun dengan jiwa… Tiap jiwa juga butuh bersandar ketika lelah, saat cahayanya meredup dan lemah. QT butuh me-RECHARGE ulang NRG, karena esok hari QT masih akan melanjutkan perjalanan, pencarian tak pasti, apa sich yang QT cari dalam hidup?… Ataukah QT hanya menjalani rutinitas yang menjemukan? Tiap pagi, bangun tidur, sampai QT tidur lagi? Gini lagi, gini lagi? Saban hari? Tanpa makna? Tanpa arti? Hanya siklus, dan QT pemain sirkus, yang rakus seperti tikus menikmati lezatnya keju dunia? Pernahkah QT bertanya?

Maka sembari battery “SOUL” jiwa QT di-recharge, manfaatkanlah kesempatan untuk beristirahat, menenangkan jiwa, kosongkan pikiran, relaksasi… Coba bentangkan tangan dan KQ QT, merebahlah! Terlentang di atas rumput, bebas saja! Tak ada orang lain di tempat ini! Ini adalah tempat QT sembunyi. Tempat mengasingkan diri… ;)

Bayangkanlah! Saat ini QT tengah berada di atas bukit. Cukup tinggi hampir mendekati puncak. Saat malam kian larut. Jauh di atas kelap-kelip lampu kota di semenurun lereng nun jauh di bawah sana… Merebah di atas rumput datar dan sedikit basah, menengadah. Hanya ada QT dalam bisu… Dan bintang gemintang! ^^;v Hehehe, koq kaya lagunya Peter Pan ya? ;p “Hanya Aku dan Bintang!” Parap-pap-paaap… Parap-pap-paaap… ^^;

Ya, untuk pertama kali… Setelah sekian lama, yang sebelumnya luput diperhatikan, QT kembali tersadar… Bahwa dalam kesunyian jauh di tempat terpencil ini pun ternyata QT tak sendiri!… QT tak pernah benar2 sendiri! =) Satu persatu bintang2 kecil muncul, berkelap-kelip seolah menyapa. Menggantung di kanvas luas yang terbentang, berayunan langit malam. Melambai dalam diam namun hangat di kegelapan dingin sunyi… Tanpa sadar QT pun tersenyum, mengangkat tangan, balas melambai! ^^;v Mengacungkan jari dan mulai menghitung… Satu… Dua… Tiga… Empat… Trililililing… Seperti kunang2, bintang2 kecil muncul makin banyak, bahkan mulai menari! Wahh! QT semakin asyik, menemukan sahabat baru… Lima belas… Wiyyy! Enam puluh… Banyak oiiii!! ^^;v Ga terasa… Tujuh ratus… Capek juga nech ngitungnya! @~* Delapan ribu… Sembilan juta kambing, eh, Bintang! =D BLEK!! @___@ (Langsung pules) Zzzzz… Hihihi… ^^;

Hanya dalam kegelapan, QT dapat melihat jelas cahaya! Semakin kontras, semakin gelap background, object brightness makin terang! =) Makanya observatorium dan astronom yang memakai teleskop selalu mencari tempat yang jauh dari kemungkinan dispersi, di tempat yang minim pancaran cahaya serta gangguan lainnya. Dalam kegelapan baru QT bisa dengan jernih menerawang, ke langit, angkasa luas, melihat taburan bintang! Bintang semakin cemerlang jika cahaya lain di sekitar QT meredup, diredusir, jika mungkin dihilangkan! Jika terlalu banyak cahaya berpancaran di sekitar QT, seperti gemerlap godaan dunia yang silaukan mata QT, maka bintang sulit terlihat oleh mata telanjang! Begitu pula halnya dengan NURANI! =) Bukan Intan Nuraini, hadohhhh!! @~* (Halah! Padahal suka tuuch? ;p) Hehe… Puasa wooiiii!! ^^; Sama seperti bintang yang terdispersi oleh cahaya yang lain, jika hati telah terdispersi oleh kemilau dunia, menjadi sulit untuk QT melihat dan menyingkap kebenaran menggunakan mata batin… Tapi jika hati QT bersih, lapang, ridho, ikhlas, jauh dari sifat iri serta dengki, dan sifat buruk lainnya, maka fokus penglihatan batin pun menjadi jernih, jelas, tajam! Hingga firasat seorang yang benar pun bisa menjadi pertanda, petunjuk yang diilhamkan oleh Tuhan dan bisa pula jadi penyelamat bagi dirinya! =)

Sama halnya, jika terlalu banyak gelombang yang berhimpitan di suatu frekuensi pada siaran radio, akan menjadi sulit untuk memilah dan memilih yang benar2 ingin QT dengarkan. Maka jika QT ingin mendengar bisik halus suara hati, perkecil dulu volume hingar-bingar yang lainnya, jauhi dulu noise dunia luar, bebaskan frekuensi siaran kalbu, agar tidak tumpang tindih, setelah bisa ditangkap, maka perkuat sinyalnya! Jika QT ingin mendengar dan mempercayai suara hati, maka hati QT sebagai perangkat penerima dan pemancar yang dipasang oleh Tuhan untuk menerima sinyal dan petunjuk dari Tuhan, sekaligus sebagai microphone, corong yang mengeraskan suara hingga bisa terdengar dan mengetuk nurani QT, harus dibebaskan dan dibersihkan terlebih dulu dari gelombang2 bisikan godaan Syaithan!

Seperti bawang yang berlapis kulitnya, untuk mendapat manfaat dari bawang, perlu QT kupas dulu, telanjangi satu demi satu, layer by layer, semua kebobrokan QT! Mengakui kesalahan QT di hadapan Tuhan, dalam sujud dan bersimpuh, bercucuran air mata sebab takut, malu, cemas, namun tetap penuh harap akan ampunan dari-Nya, maka berjanjilah QT sungguh2 tak akan ulangi lagi perbuatan dosa yang telah berlalu, sekaligus berikrar untuk memperbaiki kualitas diri, menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya, itulah syarat Taubatannasuha! =) Yang Insya 4JJI akan membersihkan dan mensucikan diri serta kalbu QT dari percikan noda serta gelimang dosa2. Maka jika saat mengupas bawang QT menangis, mungkin itu wujud taubat bawang ya? ^^; Harus “nangis” dulu baru diterima taubatnya! ;) Baru bisa dirasakan manfaat atau buahnya! =) Eh, ngomong2 bawang itu buah, sayur, atau apa sich? ;p Wekekeke… =D

Maka esensi dari THE TUNNEL adalah sebagai sarana kontemplasi, untuk QT bisa menemukan kembali kesejatian diri, bisa mendengar kembali untuk mempercayai suara hati, bisikan kebenaran melalui kalbu yang merupakan perangkat yang diletakkan Tuhan dalam tubuh manusia, yang disediakan bagi mereka yang ingin mengikuti petunjuk dari Tuhannya untuk menggapai-Nya. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah lalai atau tidur atau melupakan QT, tapi lebih sering QT-lah yang lalai, lengah, lupa, bahkan meninggalkan Tuhan! @~* Jika selama 11 bulan setahun terakhir QT telah bergelimang kemaksiatan, banyak berbuat dosa, yang disengaja atau mungkin tidak QT sadari, sekali lagi, Tuhan tak pernah meninggalkan QT! Tuhan sungguh amat sayang kepada para hamba-Nya. Masih diberinya QT kesempatan bertaubat, untuk beroleh rahmat dan ampunan-Nya, sekaligus diganjar taburan pahala berlimpah, dan pada puncaknya adalah dibebaskan dari siksa pedih azab Neraka! Amiin Allahuma Amiin… Semoga QT termasuk golongan yang memperoleh Rahmat, Maghfirah serta Idkumminannaar di bulan Ramadhan ini…

Itulah mengapa Allah mewajibkan QT berpuasa di bulan Ramadhan. Sungguh Allah tidak butuh kepada ibadah QT, puasa QT, shalat QT, apapun yang QT lakukan, tak bermanfaat, tidak menambah dan tidak pula mengurangi kebesaran Allah Yang Maha Besar, Maha Tinggi dan Terpuji! Pun rezeki yang diberi-Nya walau seluas langit dan bumi kepada QT sebagai balasan amal, tidak sedikitpun mengurangi kekayaan-Nya, Allah Yang Maha Kaya tidak butuh apa2 dari makhluk2 ciptaan-Nya! Sebaliknya, QT-lah yang amat butuh pada pertolongan Allah! QT fakir, QT miskin, QT bangkrut dan merugi, dan jika tanpa kasih sayang serta ampunan Allah maka tak seorangpun manusia akan selamat dari siksaan Neraka di akhirat! Hanya lantaran sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang-Nyalah maka Allah ciptakan mekanisme untuk manusia beribadah, dengan shalat, puasa, dzikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, membayar zakat, pergi haji, mengerjakan kebaikan, semua itu semata untuk menolong hamba-Nya, untuk QT menolong diri sendiri, siapa yang melakukan kebaikan, diganjar pahala amal oleh Allah, berpulang kebaikan untuk diri QT sendiri!

Maka kini, setelah QT tahu manfaat dari ketaatan dan ibadah kepada-Nya, masihkah QT tidak ingin bersegera berlomba2 dalam mengerjakan kebaikan, mengharap ridho, rahmat dan ampunan-Nya? Kini pula, saat momennya hadir bersama QT, bulan penuh berkah, bulan yang berlimpah balasan pahala dengan nilai bertaburan hingga tak terhingga, akankah QT sia2kan lagi?! Cukup sudah istirahat, jangan santai2 lagi! WOOIII!! WAKE UP WOOIIIII!! =D BONUS STAGE ada di sini! BULAN INI! ^______^;v Dimana setiap kebaikan yang QT lakukan diganjar berkali lipat dibanding bulan biasa! Bahkan ada 1 malam yang nilainya lebih baik daripada jika QT beribadah terus-menerus dalam 1000 bulan! Itulah malam diturunkan Al-Qur’an, malam Lailatul Qadar! 1000 bulan itu berapa lama? Setara DELAPAN PULUH EMPAT TAHUN! SUBHANALLAH!! Adakah umur QT bisa mencapai 84 tahun? Jika ya pun, mungkinkah QT terus-menerus sepanjang hayat konsisten dalam beribadah kepada-Nya?! Maka jika QT sadar betapa besar kesempatan di depan mata QT, cukuplah QT mantapkan niat dan berupaya konsisten untuk meningkatkan amal ibadah serta kualitas diri QT di bulan Ramadhan, sebagai titik awal perubahan, titik tolak hijrah, untuk bergerak pindah, keluar dari kegelapan menuju cahaya terang benderang, jalan yang diridhoi-Nya! Insya 4JJI! ;)

THE TUNNEL hanyalah gerbang, gapura pintu masuk bulan Ramadhan! Hanya sarana untuk penyadaran, evaluasi serta audit posisi, sebelum QT mulai melangkah pasti! Perjuangan QT masih cukup panjang. Sekarang hari ke-4, masih 26 hari lagi! Jika 4 hari ini QT mungkin masih belum cukup “panas” memanaskan mesin QT, maka jangan sia2kan waktu terlewat lagi! Segera benahi diri, persiapan, bekal QT, rencanakan langkah QT, bidik target dan sasaran yang ada di depan mata! Mana amalan yang beroleh pahala paling besar? Marilah berlomba2! Raih sebanyak2nya! =D

SELAMAT BERJUANG MEN-TEMEN SEMUA!! ^________^;v

MISSION: COMPLETE!!

IN2 THE NEXT DAILY COMBAT!

Kido Kamen =)