DAILY COMBAT #01: THE TUNNEL (Scene 1)
Uncategorized September 25th, 2006Alhamdulillah! Akhirnya kemarin BATTLEFIELD RAMADHAN benar2 telah dimulai! Gimana puasanya men-temen? Insya 4JJI “menang” donk? Dapet 1 hari?!
Mudah2an bukan cuma secara kuantitas, tapi juga menang dari segi kualitas, meningkat derajatnya seiring perbaikan mutu ibadah QT dan berkucuran taburan pahala amal QT, Amiin… 1 down! 29 days 2 go! B-) L@’S G@ IT OOONNN!!! ^_________^;v
Yo yo yo yo! ^^;v Memasuki hari kedua nech! Habis hari pertama Minggu sich! ^^; Tapi gpp, “secara” (Halah! Ronitoxid banget! ^^;) Daily Combat QT tetep mulai dari Day #01! So Guyz, stick with me, arm Urself, g@ packed, R U… “COMBAT” RE-D?!
Click [START] 2 PLAY!! B-)
* Trililililing… ^^;
—
JREEENGGG!!! @~* (Wakakaka! NIATTTT!!! =D)
.
.
.
.
(Pembaca: GUBRAK DECH!!! @~*) Jkekekek ;p~
—
Date: 1 Ramadhan 1427 H/ 24 September 2006
Day: Sunday
OK Kid! Berangkat dengan tangan kosong! Langsung aja, ke SCENE 1! =) S U Kn C, di kotak START berdiri PLAYER pilihan QT, kalo gw ya jadi diri sendiri, Kido Kamen! ^^; (Narcist Mode ON!! B-) Wakakaka =D) Uhuk2, EHMM!!!
Masih ingat? Rumus Perang Sun Tzu #01: KENALI DULU LAWANMU! Dengan siapa QT berhadapan tentu harus tahu donk? Lebih kuat atau lebih lemah dari QT, susah atau mudah ia untuk dihadapi, cermat mengukur kekuatan dan jeli melihat kelemahan lawan, kalau musuhnya aja gak kelihatan, belum2 QT malah udah bakal kelabakan! Dilempar Shuriken dari kegelapan, Dziing! Dziing!! Eiiitts! Sapa tuww?! Jumpalitan kalang kabut lompat untuk menghindar! @~* Tapi coba kalo QT “awas”, tahu dan waspada, oh yang datang “cuma” dia! N QT udah bisa ukur kekuatannya, oh “cuma segitu”! ^^; Tinggal… Wataaa! @~* Atau kalo ternyata “Wahh! Gede banget!!” @~* Khan bisa jauh2 hari QT ngacir duluan?! Hehehehe ;p Tapi tentu itu bukan keputusan yang QT harapkan, kecuali bagian dari strategi untuk memancing lawan lalu memukul dengan satu pukulan telak di tempat yang QT siapkan jebakan! ;p Mati ga loe?! ^^;
Bicara masalah tempat, seperti apa medan tempur juga berpengaruh dalam menentukan strategi serta pengambilan keputusan! Tanah lapang untuk pertempuran langsung dan terbuka, medan berbukit2 cocok untuk menjebak lawan, lembah dinding curam paling ideal untuk bertahan dan menempatkan pasukan panah, atau hutan paling memungkinkan untuk bergerilya. Setiap tempat tentu memiliki strategi menyerang dan bertahan yang berbeda2 dalam penerapan! Semua tentu harus diperhatikan! QT adalah JENDERAL dalam perang, yang bertanggung jawab atas setiap keputusan, yang menentukan berhasil atau gagal, menang kalah, hidup dan mati seluruh pasukan QT! Sebagai seorang Jenderal, yang utama dan bijak tentu QT harus lebih dulu mampu untuk mengenali dan mengukur kekuatan serta kelemahan diri sendiri, sebelum menilai lawan dan bertindak maju perang! Kalo dari bahasa manajemen, QT kenal yang namanya SWOT Analysis: (S)trenghts, (W)eaknesses, (O)pportunities, serta (T)hreats! Kekuatan dan Kelemahan datangnya dari dalam diri QT (Internal), sementara Peluang serta Ancaman datang dari faktor luar diri QT (Eksternal). Lakukan evaluasi sebelum memutuskan. Pelajari dulu situasinya setiap saat sebelum QT melangkah agar tidak salah langkah, tidak salah pilih jalan, tetap siaga, waspada, selalu berhati-hati! Supaya QT “Selamat” hingga akhir, menjadi “Pemenang” dari pertempuran…
Maka syarat pertama sebelum memasuki BATTLEFIELD RAMADHAN, tentunya QT harus tahu siapa dan apa saja yang akan QT hadapi bulan Ramadhan ini! Berapa lama “pertempuran” kira2 berlangsung? 1 bulan atau 30 hari! Ini bukan perang singkat, dan QT tidak punya bala tentara jumlah banyak yang bisa sekali gempur besar kemungkinan menang, QT hanya mempunyai 1 PLAYER, yaitu diri sendiri! Maka, persiapkan diri QT sebaik2nya! =) Sudahkah QT persiapkan logistik, perbekalan QT? Apa saja yang harus disiapkan sebelum maju perang? Tentunya minimal QT harus punya baju zirah, perisai, untuk melindungi diri dari serangan, serta pedang, untuk menebas dan mengalahkan lawan! Iya donk, kalau terlalu PD maju perang dengan tangan kosong, seperti PLAYER QT pada Scene 1 (Siapa yach? ^^;) sejago2nya NT maen silat atau Kungfu sekalipun, cuma nyamperin mati konyol, nyerahin nyawa aja! Wong musuhnya pake rudal!! @~* Minimal harus pakai perhitunganlah! Audit posisi QT, juga lawan! Lakukan SWOT Analysis! ^_______^;v
Nach, bekal SWOT Analysis QT khusus untuk BATTLEFIELD RAMADHAN kemarin udah Kido siapkan dalam BATTLE SCORECARD!
Fry1 oledi S copies of it? Stick on M, will ya?! ^^;v Itu adalah ukuran keberhasilan atau kegagalan QT dalam Game of Life di episode Ramadhan ini! =) Gimana pencapaian hari pertama? What’s Ur score, Kid?! ;p Qp it 4 Urself, honesty is all it takes! =) I TRUST U koq! ^^;v Laporannya nanti aja akhir bulan dirapel ya?! =D Hehehehe… NEway, now…
Perhatikan medan tempur Scene 1 gambar di atas! =) QT awalnya berada di medan luas terbuka, yang nyaman dan terang benderang, di biru KQ langit. Kondisi “Comfort” dalam kehidupan sehari2 yang sudah terprogram sedemikian rupa dipenuhi rutinitas dunia… Lalu tiba2 waktu yang bergulir menghadapkan QT dengan mulut terowongan panjang! TUNNEL misterius menyeramkan yang harus QT lalui untuk meneruskan perjalanan. Lorong yang gelap pekat semakin dalam, gulita tanpa cahaya, kian sempit, becek, licin, lembab, penuh lumut, lorong2 panjang, suram, yang penuh dengan jebakan atau hal2 lain tak terduga, tikus2 gemuk atau kelelawar, makhluk2 nocturnal lain yang mungkin tidak pernah QT lihat sebelumnya, belum lagi berbagai ancaman lawan tak terlihat, nyaris tak terdengar dan tanpa suara, berjalan berjingkat2, melangkah hati2 meraba2, kesunyian mendebarkan, lawan2 menyeringai mengintai di kegelapan, mencoba memanfaatkan kelengahan, jantung berdegup cepat, tenggorokan QT tercekat, situasi tak nyaman yang mungkin tak pernah QT perhitungkan sebelum ini, tapi kini tak bisa lari harus QT hadapi! Gimana donk?… Maka mantapkan niat, gugah semangat, kumpulkan keberanian! Jika memang pertempuran tidak bisa dihindari, mau tak mau harus QT hadapi! Bersiaplah! Inilah BATTLEFIELD QT, saat QT dihadapkan dengan mulut terowongan, saatnya QT “memasuki” RAMADHAN!
Move On! =)
—
PUASA seperti memasuki terowongan panjang. Dari terang benderang, keramaian dunia luar, hiruk-pikuk kesibukan yang bagai tiada henti, mendadak dangdut, halah! Tiba2 mati lampu, PETTT!! @~* Berhentilah segala rutinitas harian yang bergantung listrik! Sama halnya, QT yang “terbiasa”, sudah merasa nyaman, “comfort” dengan kehidupan di dunia yang gemerlapan penuh suka cita, bergelimang harta benda, makan enak sepuasnya, perut kenyang, syahwat juga terturuti, mengikuti kehendak nafsu yang liar yang menerus dipenuhi hingga jadi nakal binal kian sulit terkendali… Tiba2 saja kebebasan kebablasan QT direnggut dan QT dijebloskan paksa ke dalam lubang lorong panjang yang gelap, memasuki terowongan gulita tanpa cahaya! Woiiiii!! Apa2an nech? Woiiii!! Dimana nech??! @~*
11 bulan lamanya QT telah “terbiasa” dengan ritual padat kesibukan dunia yang membuat penat, melelahkan, tapi juga bikin QT ketagihan! Awalnya sich memang nikmat, lama2 keasyikan, pokoknya asyik AJ Jeq!! ^^;v Meski demikian daya tahan tubuh QT pun ada batasnya, dan terkadang luput dari perhatian. Bukan hanya lemah secara fisik sehingga butuh istirahat, tapi juga kian meredup cahaya ruhaninya, seperti lilin kecil yang kian habis meleleh membakar diri. Dunia seperti air laut yang tak pernah habis direguk tak pernah puas, tapi semakin diminum justru semakin membuat tenggorokan QT kering dan terbakar, garamnya mengikis kesadaran QT, memabukkan membawa khayal meninggi mengangkasa, mengosongkan hampa jiwa, mendahagakan batin akan siraman spiritual, kesejukan yang diidam2kan, nilai2 keluhuran dan pegangan keimanan yang menghilang. QT perlu membasahi lagi kemarau di kalbu, hati yang kian mengeras dan membatu lama tidak diguyur Dzikrullah dan basahi lisan, ironis bahwa QT tengah berenang di lautan.
Samudera kenikmatan menggiring QT hanyut semakin jauh. QT telah timpang dan perlu menyeimbangkan hidup. Ingat 4 GEMS kemarin? Syarat untuk dapatkan KEY lalui Daily Combat! IQ, EQ, PQ, SQ! Intelligence, Emotional, Physical, dan Spiritual! =) Ya, sudahkah QT BALANCE?!…
Menenangkan jingkrak kuda binal hawa nafsu QT, yang kian tidak terkendali lepas dari kekangan, memang sulit dilakukan. Tapi QT sadar bahwa QT “BUTUH” untuk menenangkan jiwa yang resah serta gelisah. QT “BUTUH” istirahat dari kesibukan urusan dunia yang tidak ada habisnya. QT “BUTUH”… Karena QT sadar, semakin jauh QT berenang di tengah samudera, tanpa petunjuk arah letak daratan, QT hanya akan terapung tersesat makin jauh, sementara semakin lelah lengan dan KQ QT berenang tak kunjung tiba, melemah daya tahan QT, perlahan tak tertahankan QT pun berangsur2 tenggelam… Dalam kesesatan, di samudera kemaksiatan, dalam kesunyian laut dingin malam dan dalam kesendirian… Siapa yang bisa menolong diri QT sekarang? Teman dekat? Sahabat akrab QT dalam maksiat? Keluarga dan kerabat? Berhala dan patung2 yang disembah? Menyelamatkan diri sendiri pun mereka tak bisa, apalagi mau menolong QT?! Nyatanya QT tinggal seorang diri. Berteriak minta tolong pun tak ada yang mendengar. Bahkan untuk berteriak pun QT sudah tak sanggup, tubuh terkulai melemas dalam apung, jemari menggapai lunglai. Kini tinggal penyesalan, di ambang kesadaran masih tersisa, terbetik di lubuk hati, QT mengakui betapa nistanya diri ini, hina bergelimang dosa, kini terombang-ambing dan terlantar tiada daya. QT sadar betapa malunya QT kepada Ilahi Robbi, tapi QT juga sadar bahwa saat ini SATU2NYA yang bisa menolong QT hanyalah Tuhan! Maka masihkah QT tenggelam dalam keraguan? Enggan untuk bergantung, gengsi berharap dan memohon, tak mau berserah diri kepada-Nya? Aih, semua juga bilang, apa namanya buat makhluk keras kepala dan bebal begitu? ^^; Pasrahkanlah! Bersandarlah! Yakin serta bergegaslah! Wa laa hawla walaa quwwata illaa billaah! Dan tak ada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah! Bukankah Tuhan tidak pernah menutup pintu taubat? Terbuka lebar sepanjang hayat untuk QT tiap saat datang menghadap, memanjatkan do’a, mohon pertolongan dan ampunan pada Tuhan Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih, Maha Penyayang?…
“Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu.
Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih.
Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu,
atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taupan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami.
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Q.S. Al Israa’: 66-70)
—
Maka apakah QT masih bisa menyebut diri manusia jika tak tahu malu, tak berterima kasih, tidak pula bersyukur, enggan untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya, bahkan masih keras kepala dan sombong tidak mau mengakui keesaan-Nya, Tuhan yang baru saja QT mohon pertolongan kepada-Nya di saat dalam bahaya? Dalam permohonan tulus dan keyakinan sesaat namun dalam, sungguh2 serta penuh pengharapan, bahwa tak ada yang lain yang bisa menolong melainkan Allah? Satu bentuk pengakuan, kepasrahan diri total, bahwa QT baru saja mengakui Dialah Tuhan QT SATU2NYA!! Huwallahu Ahad! Dialah Allah Yang Esa! Hai, lidah tidak bertulang! Mengapa setelah diselamatkan QT berpaling dan mengingkari perkataan lidah QT sendiri? Jangan salahkan jika kali lain dikembalikan ke lautan, siksaan pedih yang akan QT terima dan kala itu jangan harap ada yang lain yang bisa menolong! Semua itu semata akibat dari kekafiran (pengingkaran) QT kepada Allah! Sebegitu kerasnyakah hatimu, beku membatu, sehingga enggan mengaku? Na’udzubillahi min dzalik! @~*
Padahal Allah kurang baik apa coba? 11 bulan QT terlena, lalai, terlupa. Namun Tuhan tak ingin QT tersesat makin jauh. Maka diberikan-Nya 1 bulan sebagai penebus dosa dan kesalahan! Dalam bulan itu sungguh berlimpahan berkah, rahmat, pahala, serta ampunan! Kesempatan emas bagi QT untuk menghapuskan noda hina, dosa seberat apapun, bahkan hingga setinggi gunung atau sebanyak buih di lautan, Tuhan Yang Maha Pengampun berkenan menerima taubat QT, jika QT sungguh2 ingin kembali pada-Nya! Dibersihkan agar suci dari nista, bagai terlahir kembali, memulai lembaran baru putih bersih masih kosong, siap untuk ditulis dengan amalan kebaikan! Semua lantaran Allah Tuhan Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Padahal Allah juga punya sifat Maha Perkasa, Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Pemaksa, Yang Memiliki Kerajaan Langit dan Bumi, dan segala sesuatu antaranya, Yang Maha Keras siksanya, tapi juga Maha Lembut lagi Maha Bijaksana. Adalah di antara hikmah kebijaksanaan-Nya, bulan Ramadhan dipersiapkan sebagai sarana pembakaran (akar kata Ramadh) bagi dosa dan kesalahan yang telah lalu! Untuk menggembleng, menyadarkan QT agar kembali kepada-Nya! Supaya berguguran dosa2 QT, dibakar dalam panas terik tersiksa tengah QT puasa, agar QT mendapat ampunan hingga dibebaskan dari siksa abadi api Neraka! Insya 4JJI… Amiin Allahuma Amiin… =)
Maka, seperti dikatakan dalam Hadits pada gambar di atas, PUASA adalah PERISAI dari Api Neraka! Maknanya bukan main lho! QT tahu jika ditimbang secara jujur dan adil apa adanya amal kebaikan dibandingkan keburukan, tak ada manusia yang bakal selamat dari siksa Neraka!! @~* Jujur aja, seberapa sering sich QT ingat untuk mengumpulkan pahala? Tabungan amal yang bisa menyelamatkan QT dengan saldonya kelak di akhirat nanti? Rasanya jauh lebih sering QT tenggelam dalam bermaksiat dan menimbun gunung dosa! Hingga akhirnya terkubur dalam sampah yang QT timbun sendiri, seperti kasus mengenaskan pemulung2 di Bantargebang! Atau tenggelam dalam lumpur panas Lapindo yang tingginya lebih 5 meter dan telah menenggelamkan 4 desa dan masih terus melebar, dengan debit 50.000 meter kubik dalam 1 hari! Yang panasnya begitu tak tertahankan, hingga seorang petugas yang terpeleset meninggal seketika! Itu baru api tingkatan dunia, bagaimana dengan jilatan kobar api Neraka saat tubuh QT ini dilemparkan ke dalamnya? @~* Na’udzubillahi min dzalik… Mari mohon ampunan dan perlindungan kepada-Nya!
—
PUASA adalah PERISAI (dari api Neraka). Begitu sayangnya Tuhan kepada manusia. Dalam telanjangnya amal2 QT, sesungguhnya QT banyak dibantu oleh Allah dengan limpahan pahala dan bonus2 yang tersedia dalam bulan Ramadhan! Supaya bertambah berat amal kebaikan QT agar QT terhindar dari siksa api Neraka! Sekarang sarananya ada di sini! QT sudah ada di bulan Ramadhan! Bulan yang di dalamnya terdapat 1 malam yang nilainya jauh lebih baik dibanding 1000 bulan! Yang jika QT beramal di dalamnya ganjarannya setara berpuasa 1000 bulan! Tebak berapa tahun? Delapan puluh empat tahun men-temen!! SUBHANALLAH!! Sungguh Maha Suci dan Terpuji Allah! Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sekarang, adakah umur manusia di penghujung abad ini yang rata2 mencapai usia delapan puluh empat tahun?! Sedikit sekali, jika bukan langka, amat jarang! Maka, tidakkah QT amat beruntung, jika di usia QT yang terbatas, mungkin bahkan tak mencapai setengahnya, amalan pahala QT ditambahkan oleh Allah senilai beribadah delapan puluh empat tahun! Keistimewaan ini hanya diberikan bagi umat Nabi Muhammad SAW, yakni orang2 yang menjawab seruan untuk mendekati Allah! Maka akankah kesempatan mendapatkan malam 1000 bulan atau Lailatul Qadar itu QT sia2kan sekarang?!
Limpahan rahmat karunia Allah tidak terbatas dan tak berhenti di situ. Ganjaran pahala amal pada bulan Ramadhan pun berkali2 lipatnya dibandingkan ke-11 bulan lain! Dari 10 hingga 700 kali lipat Allah balaskan! Allah Yang Maha Pemurah! Semua itu semata untuk menolong QT menambah berat dengan cepat timbangan amalan kebaikan QT! Supaya terbakar dosa2 QT, gugur, rontok, hapus, habis, tereliminasi oleh amal shalih! Ramadhan adalah ajang perlombaan dengan begitu banyak bonus berlimpah! Agar QT bersemangat mengumpulkan pahala yang berserakan, bertaburan, jauh lebih banyak dari taburan bintang di langit, butiran pasir di pantai, helai rambut di kepala, tak terhingga yang hanya Allah Yang sanggup menghitungnya. Semua itu dilimpahkan dalam bulan Ramadhan! Maka masihkah QT tak bersegera memenuhi seruan-Nya?!
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S. Al Baqarah: 183)
Percayalah, bahwa diwajibkannya QT puasa, semata2 demi kebaikan QT sendiri. Maka kembali ke gambar, sebelum QT bertempur di bulan Ramadhan ini pun sesungguhnya Allah telah membekali QT dengan PERISAI! Agar QT sanggup bertahan melewati ujian. Diberikan kemudahan. Dan perisai itu adalah PUASA! =) Yang secara harfiah diartikan menahan diri. Menahan diri dari haus dan lapar, juga hawa nafsu lain, perut dan di bawah perut ^^; termasuk menjaga lisan, pandangan, pendengaran, hati, dan perbuatan QT, dari perbuatan yang tidak atau kurang terpuji. Supaya QT dapat mengendalikan nafsu yang terlepas liar, kembali dalam kekangan. Karena Tuhan menciptakan hawa nafsu juga bukan tanpa sebab, bukan tanpa manfaat. Tuhan tidak memerintahkan QT untuk membunuh hawa nafsu, karena tanpanya QT bukan lagi manusia! Justru ujian manusia terletak dari kemampuannya mengendalikan hawa nafsu, dan bukan sebaliknya, terikat dan dikendalikan oleh nafsu! Dengan latihan menahan diri di bulan puasa, selama 1 bulan QT digembleng agar jadi “terbiasa”, setelah dulu terbiasa berfoya2, makan minum tanpa batas, bertindak asusila juga semena2, maka kini kebiasaan QT diubah menjadi budaya baru yang lebih Islami, lebih konstruktif, lebih positif, lebih bermanfaat dan bernilai! Itulah di antara esensi PUASA sebagai PERISAI, membentengi diri QT dari godaan yang datang baik dari luar maupun dari dalam diri QT melalui bisik Syaithan!
Maka jika kini QT telah menggenggam PERISAI, mantapkan niat, gelorakan semangat, maju derap tanpa takut menghadapi ujian yang akan datang! Siap masuk terowongan?! SIAPA TAKUT?!!
Begitu donk!! ^_________^;v
—
Esensi dari dipilihnya TUNNEL alias Terowongan itu sendiri dalam Scene 1 di Game ini, ada beberapa makna. Yang pertama, bahwa setelah dari dunia luar yang terang benderang penuh gemerlapan, QT “perlu” sesekali memasuki terowongan yang gelap pekat gulita! Agar dapat berjalan dan selamat melaluinya, QT perlu “membiasakan” diri, beradaptasi, untuk melihat, meraba dalam gelap, sebelum mulai melangkah dengan perhitungan serta langkah hati2. Ramadhan meletakkan QT ke dalam terowongan agar QT mengubah perilaku dan kebiasaan QT yang telah lalu! Intinya pada perubahan kebiasaan QT! Agar QT mengubah pula fokus retina QT! Suatu kondisi kontras, dari terang jadi gelap, dari biasa bebas jadi terikat, dari biasa semaunya kini menahan diri. Tapi semuanya itu untuk kebaikan QT. Karena jasad pun perlu istirahat. Matapun perlu terpejam, setelah lelah terbelalak melek 11 bulan! Karena jiwa pun membutuhkan rehat. Dan oase penyiram dahaga jiwa menyejukkan adalah dengan mendekatkan diri hanya pada-Nya. Seperti musafir yang tersesat di gurun pasir gersang, mencari air minum. Hanya dengan mendekati sumber mata air yang jernih di tengah pencarian padang luas QT bisa bertahan tetap selamat tanpa mati kehausan dan tubuh kering terbakar. Maka temukanlah Tuhan dalam pencarianmu pada kegelapan terowongan, atasilah kebimbangan serta keragu2an, dan obati keresahan, sembuhkanlah kegelisahan hatimu! Mantapkan keyakinanmu! Temukan Tuhan dalam kesendirian sunyi dalam terowongan! Tepekur dalam renungan. Bukankah QT baru bisa melihat kerlip bintang di langit malam, di dalam kegelapan?
Tenangkanlah gemuruh dalam hatimu! Temukan cahaya cinta yang sejati dan abadi! Rasakanlah nyamannya ketenteraman, hanya dengan mengingat-Nya…
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S. Ar-Ra’d: 28)
Esensi kedua dari perumpamaan terowongan Ramadhan, setelah terbiasa melihat kilauan dunia, kini QT harus masuk ke dalam kepompong pekat seperti ulat yang menahan diri dan berpuasa di dalamnya! Ilmiah nech! Survey membuktikan, ulat yang telah menikmati kehidupan dunia di sekitar daun, pada “saat”-nya, satu masa tertentu, dengan kesadaran sendiri mulai dia membuat dan memasuki kepompong, siap untuk “berpuasa”! Selama di dalam kepompong ulat memang tak makan apa2, hanya menahan diri dari lapar serta dahaga. Tapi ulat yang binatang tak berakal saja tak pernah mengeluh! Ia pasrah, semata hanya menjalankan “perintah” dari Tuhan, lewat insting, naluri yang dirasakan! Desakan kebutuhannya. Karena ia merasa “berpuasa” sudah jadi kebutuhan, dan karena ia selalu berbaik sangka kepada Tuhannya, tak pernah mempertanyakan, pasrah tanpa keraguan, meyakini bahwa diwajibkannya dirinya untuk “berpuasa” adalah untuk kebaikannya juga! Dan benarlah! Saat si ulat lulus dari ujian, keluarlah ia dari kepompongnya, dan Tuhan pun berkenan menjadikannya seekor kupu2 indah yang cantik! Subhanallah! Allah Maha Mengangkat Derajat siapa yang dikehendaki-Nya! ^^;v Adakah QT kalah dari makhluk sekecil ulat? Masihkah QT mengeluh? Pernahkah QT renungkan?
—
So Grab Ur SHIELD! N B Prepared! Re-D 2 G@ In2 TUNNEL?! =D
Kido Kamen =)
September 25th, 2006 at 3:11 am
hehehehe….. baru ngasih komen di postingan ente sebelumnya tau-tau dah nongol stage 1!
kakakakak….. ada kitaro momakanmi! cciiiaaattt!!! hheeaaaahhhhh….!!!!!! tring! hehehe… dapet shield! niat bin narsis abis buoss!!! wkwkwkwkwk….. jadi ikutan semangat!
……. level complete …….
next level ….. the creepy tunnel …….
ready….. go!!!
cciiiiaaaaatttt!!!!!!!!
(to be continue…..)
piss!!!
btw, besop komen di sini lagi ato ente bikin new post oom??? gut lak bro!!!
September 25th, 2006 at 3:18 am
Hahahaha =D Terserah! Dimana aja yang penting bisa dilacak!
Btw, tnx udah inisiatif posting duluan! =) No particular place, NEwhere will B Man! Gr8 job! Weleh 5 ayat sekaligus!? ^^; Postingan gw di atas termasuk dalam hitungan ga? Atau harus post lagi? ^^; Hehehehe…
OKD mamet berbuka puasa sebentar lagi! Weleh, loe juga niat ya nyari ayatnya, pasti sambil tadarus, sambil liat artinya ya? Terus pilih rangkaian ayat tertentu? Nice picks, tnQ! ^^;v Mudah2an bisa bermanfaat buat semua yang baca ya!
Hontouni Arigatou Man! =) May Allah rewards Ur good deeds!
Insya 4JJI Amiin…
Olrait! C U 2mollow! Hehehe, ke-narcist-an gw ga berhenti sampe di sini koq! Wakakaka =D
In2 d’creepy Tunnel! GOOOOOO!!! ^__________^;v
September 25th, 2006 at 7:55 pm
Menanggapi Scene ke-1, gw ada cerita tentang “KENALI DULU LAWANMU”!
Dihubungkan dengan SWOT Analysis, yg gw maksud sebenarnya adalah QT mesti mengetahui kesiapan serta persiapan QT sebelum mulai berperang, menjaga kesehatan, stamina, juga persiapkan bekal sahur dan berbuka dengan asupan nutrisi yang bergizi, juga cairan pengganti yang banyak untuk diminum, tapi yang lebih utama kondisi mental dan spiritual QT! Sudahkah QT siap menghadapi bulan PUASA?!
Ini perlambang STRENGTHS dan WEAKNESSES QT!
Sementara THREATS QT tentunya adalah godaan2 yang timbul yang bisa mencuri dan mencederai pahala puasa dan ibadah QT di bulan Ramadhan! Harus QT kenali dan waspadai! Seperti pencuri waktu, pencuri nilai amal, dan musuh2 lain, lihat di Scene 2!
Adapun OPPORTUNITIES yang harus dikejar, rebut, manfaatkan adalah TABURAN PAHALA yang BERLIMPAHAN pada bulan ini, yang teramat sayang untuk dilewatkan sia2! Termasuk di dalamnya keutamaan malam LAILATUL QADAR!! =)
Tentang ini, kebetulan gw juga ga mo kalah ama Kid nech, udah search n found sum nu SCROLLS yang menjelaskan tentang balasan pahala amal ibadah QT pada bulan Ramadhan! Insya 4JJI bisa untuk memacu motivasi QT untuk lebih giat lagi beramal dan ibadah! Insya 4JJI!
Moga2 bermanfaat…
—
Dari Hadits:
“Allah berfirman: Jika bermaksud hamba-Ku dengan SATU kebaikan dan tidak dikerjakannya, maka Aku tetapkan baginya sebagai SATU kebaikan. Dan jika dikerjakannya maka Aku tulis (tetapkan) dengan SEPULUH kebaikan hingga TUJUH RATUS KALI! Dan jika bermaksud untuk melakukan keburukan dan tidak dikerjakannya maka Aku TIDAK menetapkan baginya satu keburukan. Maka jika dia mengerjakan keburukan itu maka Aku tetapkan baginya dengan SATU keburukan.” (HR. Bukhari - Muslim)
“Jika bulan Ramadhan telah datang (masuk), maka dibukalah pintu-pintu (rahmat Allah) dari langit, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari - Muslim)
“Telah datang kepadamu Ramadhan, bulan penuh berkah. Allah SWT mewajibkan kepadamu puasa. Pada waktu itu dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka Jahim dan setan-setan dibelenggu oleh Allah SWT, di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang diharamkan (terhadapnya) kebaikan, maka ia diharamkan” (HR. Ahmad)
“Barangsiapa yang mendirikan (beribadah) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan kebaikan (sesungguhnya) maka akan diampunilah dosa orang itu yang telah lampau.” (HR. Bukhari - Muslim)
—
Dari surat Al-Qadr:
Bismillaahirrahmaanirrahiim…
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
(Q.S. Al-Qadr: 1-5)
—
SUBHANALLAH! WALHAMDULILLAH! WALAAILAAHAILLALLAH! ALLAHU AKBAR!! =)
Jadi tunggu apalagi?
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” (Q.S. Ali ‘Imran: 133)
GANBATTE YO!! ^_________^;v