DAILY COMBAT #17: THE RUINED CITY @__@ #2
Uncategorized October 17th, 2006Mamet pagi! =) Memasuki hari ke-25 Ramadhan, Daily Combat QT baru di hari ke-17, kurang 8 hari, waaaaaa gotta catch up! ^^; CIA YOU2x! GANBATTE NE!! ^______^;v Maka pagi ini QT melanjutkan kembali petualangan. Kemarin sore setelah 2 hari berjalan melintasi padang rumput yang luas di level SAVANNAH, akhirnya QT tiba di pintu gerbang sebuah kota kuno yang sudah mati! THE RUINED CITY!
Sementara men-temen Logoff, Kido Kamen meneruskan pencarian dalam gelap dengan berbekal TORCH di tangan kiri, SWORD di tangan kanan. Mencari jejak Kid-the-Thief! Hai! Kemana perginya Player #2 ya?! Kid, U O K? T___T Mudah2an ga ada apa2 dalam petualangannya! Terakhir QT berpisah dalam JUNGLE! Moga2 dia pun bisa keluar dari ancaman tersesat dalam hutan belantara! =) Btw, heran juga nech, koq Kid Invisible Mode ya?
Lagi restore NRG Bro? =D Gpp koq, gw juga sempet butuh seminggu wat mengembalikan stamina! Walhasil ketinggalan 8 hari! ^^; Hihihihi… Saatnya bertempur lagi! B-)
Maka, setelah petang berganti malam, dalam nyala obor remang2, saat men-temen logoff dan mulai lelap tidur, Kido tidak tinggal diam! Terus mencari Scroll2 dan petunjuk di kegelapan, mungkin jejak2 yang ditinggalkan Kid, atau tanda2 lain yang bisa menjadi bahan pelajaran dan panduan untuk meneruskan langkah! Dan saat ini yang menjadi perhatian Kido adalah tentang THE RUINED CITY! Karenanya Kido memutuskan berhenti sejenak dan menggali informasi sebanyak yang bisa diperoleh dari tempat ini…
Langsung aja! Mumpung hari mulai terang, QT baca sama2 di bawah terpa hangat sinar mentari! Here’s what I found… =)
—
100. Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.
101. Dan Kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.
(Q.S. Huud: 100-101)
—
Scroll ini ditemukan terukir dalam salah satu dinding bangunan yang tinggal puing2 reruntuhan. Ceritanya! ^^; Tapi jadi ada sedikit petunjuk… Bahwa mungkin saja THE RUINED CITY ini dulunya adalah kota tempat tinggal suatu bangsa yang berperadaban, yang penduduknya "dibinasakan" oleh Allah, lantaran mereka "menganiaya diri mereka sendiri", yakni dengan menjerumuskan dirinya dalam jurang kesesatan, mengikuti hawa nafsu syaithan dan mengingkari ajaran dari Tuhannya! Karena itulah Allah menimpakan azab kepada mereka, bukan lantaran Allah berlaku kejam atau menganiaya mereka, tetapi karena mereka yang menganiaya diri sendiri! Tuling!
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Q.S. Asy Syuura: 30)
Benar! Jika QT ditimpa musibah, maka semestinya QT jangan menyalahkan orang lain, apalagi menyalahkan Allah! Tapi introspeksilah ke dalam diri! Adakah perbuatan QT yang salah? Mungkin QT merusak keseimbangan alam dengan menebangi pohon, yang semestinya akar2nya bisa menyerap luapan air, daerah resapan tanah seenaknya QT ubah jadi lahan pemukiman, hutan bakau diratakan dengan beton, hingga tanah menjadi lemah dan tak mempunyai daya resapan, maka jangan salahkan siapa2 ketika hujan datang, banjir dan tanah longsor turut menerjang! QT membakari hutan kelewatan, menebangi hingga gundul, mencuri dan menyelundupkan batangan pohon kayu, tindakan semena2 ini tidak saja merugikan diri sendiri, bahkan telah membuat geram negara tetangga QT, lantaran asap yang tebal dan tak terkendali hasil pembakaran menyebabkan polusi udara hingga gangguan pernafasan bagi manusia! Demikianlah musibah datang jika QT tidak mengindahkan rambu2, aturan dan larangan! Uda tau ada rambu dilarang masuk, plang besar peringatan, eh QT keras kepala dan sombong, sok tau lagi, menerobos ngebut tancap gas, padahal ternyata jembatan di depan sedang diperbaiki, langsung dech QT terbang, terperosok nyungsep ke jurang!… @~* Sama halnya jika QT tidak mengindahkan rambu2 Tuhan, perintah dan larangan-Nya, maka bersiap2lah, akibatnya QT sendiri yang akan merasakan! =)
Kembali ke THE RUINED CITY… Kemarin QT telah menemukan Scroll yang menceritakan kisah tentang umat terdahulu, khususnya umat Nabi Luth Alaihissalam! Mereka juga telah melakukan penyimpangan dari ajaran Allah! Manusia sesuai fitrahnya diciptakan berpasang2an dan cenderung menyukai pasangannya. Artinya laki2 dipasangkan dengan wanita. Jantan kepada betina. Kaum Luth berbuat melampaui batas! Mereka malah sebaliknya, laki2 mendatangi sesama laki2, wanita dengan wanita! Na’udzubillahi min dzalik! Maka perhatikanlah kesudahan mereka setelah ditimpa azab Allah!
Berikut ada sejumlah Scroll lain berserakan tentang kisah kaum Nabi Luth yang berhasil Kido kumpulkan sepanjang tadi malam. Bismillah! Mari QT mulai membuka lembar demi lembar kisah… Selimat menyimak!
—
80. Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu[551], yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"
81. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.
82. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri."
(Q.S. Al A’raaf: 80-82)
[551]. Perbuatan faahisyah ialah homoseksual sebagaimana diterangkan dalam ayat 81.
—
54. Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?"
55. "Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)."
56. Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (menda’wakan dirinya) bersih[1102]."
(Q.S. An Naml: 54-56)
[1102]. Perkataan kaum Luth ini merupakan ejekan terhadap Luth dan orang-orang yang beriman bersamanya, karena Luth dan orang-orang yang bersamanya tidak mau mengerjakan perbuatan mereka.
—
28. Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu."
29. Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun[1149] dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar."
30. Luth berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu."
(Q.S. Al ‘Ankabuut: 28-30)
[1149]. Sebahagian ahli tafsir mengartikan taqtha ‘uunas ’sabil dengan melakukan perbuatan keji terhadap orang-orang yang dalam perjalanan karena mereka sebagian besar melakukan homoseksual itu dengan tamu-tamu yang datang ke kampung mereka. Ada lagi yang mengartikan dengan merusak jalan keturunan karena mereka berbuat homoseksual itu.
—
Sampai di sini mari coba QT telaah, perbuatan2 jahat dan melampaui batas apa saja yang telah menyebabkan Allah menurunkan azab yang pedih kepada kaum Nabi Luth Alaihissalam. Yang pertama, adalah bahwa mereka adalah kaum yang paling pertama kali dalam sejarah manusia yang melakukan penyimpangan seksual, yakni dengan melakukan perbuatan Faahisyah (mendatangi sesama jenis) "…yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?" Penyimpangan yang pertama adalah preseden. Jika Allah tidak segera menindak tegas, maka tabiat manusia akan menjadikannya suatu kebiasaan yang dianggap boleh! Maka Allah mengutus dari kalangan mereka sendiri, Luth, salah satu warga kaum tersebut yang terpilih diangkat menjadi Nabi dan Rasul-Nya, untuk memberi peringatan agar mereka bertaubat dan mau kembali pada jalan yang lurus, ajaran yang benar, yakni agama Allah.
Pada poin ini kaum Luth telah melakukan kesalahan fatal yang pertama, yaitu mendzalimi diri sendiri. Lho koq bisa? Karena meskipun perbuatan itu dilakukan atas dasar suka sama suka, tapi fitrah manusia yang normal adalah melakukan hubungan badan dengan lawan jenisnya. Seperti atom2 positif dan negatif yang berlawanan pasti akan tarik-menarik, dan sejenis positif dengan positif maupun negatif dengan negatif akan saling tolak-menolak… Bahkan dalam materi penyusun tubuh manusia dan segala sesuatu dalam alam ini QT telah mendapatkan pelajaran serta sifat2 dasar! Jadi, pada titik ini, mereka telah melawan hukum alam, sunatullah! Yang berarti juga menentang kepada hukum Tuhan. Bayangkan, mendzalimi diri sendiri saja tidak boleh, apalagi QT berlaku aniaya kepada orang lain? Tidakkah mulia ajaran-Nya? =)
Sayangnya, kaum Luth malah mencemooh dan mencibir, bahkan menuduh Luth serta pengikutnya sebagai pura2 suci, sok bersih, munafik, dan sebagainya! Justru mereka semakin menggila, kini bahkan mereka berani terang2an melakukan perbuatan homoseksual di tempat umum! Na’udzubillahi min dzalik! @~* Nabi Luth tak henti2nya memperingatkan kepada kaumnya, tetapi mereka malah makin keras terhadapnya, bahkan berani mengancam mengusirnya! Lebih parah lagi, syaithan telah makin menjerumuskan kaum Luth. Setelah mereka melakukan dengan pasangan homonya atas dasar suka sama suka, rupanya mereka makin ketagihan, dan tidak merasa puas. Mereka pun mulai melakukan pemerkosaan dan pemaksaan terang-terangan kepada tamu2 mereka, musafir yang lewat, bahkan pada setiap orang yang datang, dipaksa memenuhi nafsu binatang mereka yang kelewatan! Maka kesalahan fatal yang kedua, setelah mendzalimi diri sendiri, mereka juga berbuat dzalim (aniaya) pada orang lain! Rusak! Rusak!! Na’udzubillahi min dzalik! @~*
Luth tak bosan2nya mengingatkan pada kaumnya, tetapi mereka malah menentang bahkan menantang! Agar jika benar Luth utusan Allah, disegerakan azab Allah datang pada mereka! Maka Nabi Luth pun memanjatkan do’a:
Luth berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu." (Q.S. Al ‘Ankabuut: 30)
—
Wubah!! =D Makin seru aja! Bagaimanakah kelanjutannya? ^^; Tuling!
[GAME PAUSED]
GUBRAK!! @~*
—
Weleh! QT Break dulu ya! ^^; Mo bayar telepon n tagihan internet dulu nich, hihihihi… We’ll B rite back! Insya 4JJI… Stay tune!
Meanwhile, tadi pagi gw udah nambahin comments di blog terdahulu tentang binatang ternak, penjelasan versi ilmiahnya, sementara gw pergi, boleh dibaca2 koq! ^^; Moga2 bermanfaat! Tnx 4 Re-Dn… Me go, DZIIINNGGG!!! ;p
—
Kido Kamen =)