DAILY COMBAT #09: (STILL) THE JUNGLE?! ^^;

Uncategorized 4 Comments »

Oiii oiiii! Ga salah tuch? Koq masih Jungle juga sich? ^^; Btw, kemana aja dah seminggu nech?! Terusin ga Battle-nya? Kurang 2 minggu lagi! Seminggu muter2 masih lom nemu jalan keluar hutan nech! =D Hehehe, siapa yang bilang berhenti? ;) Cuma ganti strategi perang aja koq! ^^; Minggu ini bergerilya, hehehe (alasan aja! ^^;)

O-KIDO-Q! Langsung aja dech mulai!

Insert Coin… ^^; Plung!

[LOGIN]

Date: 9 Ramadhan/ 2 Oktober 2006

Day : Monday

SELECT PLAYER

Player 1: Kido Kamen [SELECT] * Tuling!

Player 2: Kid-the-Thief

NEW GAME

LOAD GAME [SELECT] * Tuling!

LEVEL 1: TUNNEL

LEVEL 2: JUNGLE [SELECT] * Tuling!

Loading….

JREEENGG!! =D

WELCOME 2 d’JUNGLE!! ^________^;v

BRIEF STRATEGY

[SKIP] 2 Directly Play…

Ada sejumlah alasan, mengapa Kido pakai strategi GERILYA untuk Game Minggu Ini =) Setelah seminggu kemaren Kido menjejali men-temen dengan postingan blog tiap hari, weleh2! ^^; Mungkin bagus dari 1 sisi, menepati janji, 1 post a day, seperti judul blognya Daily Combat, tapi di sisi lain mungkin terlalu cepat juga buat yang ga siap untuk nyusul main di Game ini, wat yang sempat ketinggalan, wat yang baru join, liat2, baru mo register, heyy ada apaan nich? Rame2? Gw ikut donk! ^^; Hard 2 catch up… I know d@ it takes time 2 read, n takes more time 2 understN n comprehend! d@’s my GOAL in writing Ds blogs! =) I 1 my fellow readers not only 2 read, but also aware, understN n comprehend what’s written along in my blog. Hopefully Kn help people 2 understN n comprehend more about Islam. Insya 4JJI… ;)

Lagipula bakal kurang bermanfaat kalau akhirnya banyak hal yang terlewat gak dibaca, karena selain banyak n panjang, baru mau baca udah dihujani lagi postingan berikutnya! So strateginya diubah! =) Postingannya ga perlu panjang2, tapi dipecah menjadi beberapa Daily Combat, gpp khan? ^^; Hehehe bukan males nech! ;p Tapi biar intinya lebih mengena, yang dibahas tentang apa, esensinya bagaimana, pesannya delivered dengan benar sesuai maksudnya, seterusnya…

Esensi dari puasa ialah menahan diri. Maka gw juga belajar menahan diri untuk ga nulis lanjutan Daily Combat-nya dulu, sampai momen yang menurut gw tepat wat lanjutin. Nabi Muhammad dulu juga menjalankan strategi dakwah kurang lebihnya seperti ini. Variatif. Karena Nabi menyadari walau semangat belajar para sahabat sedang getol2nya saat baru masuk mengenal Islam, tapi ada batas hingga titik tertentu akan menjadi jenuh. Karenanya Nabi meniadakan pelajaran setelah beberapa hari, dan baru dilanjutkan lagi pada saat yang dirasakan tepat. Saat sahabat selesai mengunyah, menelan dan mencerna pelajaran terdahulu yang disampaikannya, dan saat sahabat mulai merasa terdorong dari dalam diri, keinginan sendiri untuk mencari, dahaga terhadap ilmu lanjutannya, maka itu adalah saat yang tepat untuk Nabi melanjutkan pelajaran, Insya 4JJI, metode seperti itu yang tengah QT terapkan, tentunya buat gw ini sich masih jauhlah disebut dakwah, wong QT cuma SHARE aja! ;) Sama2 belajar ya, QT saling mengingatkan! =)

About what I wrote in BATTLEFIELD RAMADHAN, siapapun boleh memutuskan baca atau tidak, fully Ur choice! =) Toh ini ditulisnya bukan di tempat umum, walau dipublish secara public, adanya khan diblog gw, di teras gw sendiri, yang emang sengaja ga gw pagerin, yang di halamannya gw tanam pohon jeruk yang tengah berbuah dengan ranum. Jadi silakan kalo ada yang tergiur pengen nyicipin jeruk, bisa mengambil manfaat atau pelajaran, monggo dipetik berapapun yang diinginkan, silakan, gw ikhlas koq! =) Karena ilmu itu semakin dibagi justru makin berlimpah dan malah ditambah lagi oleh Allah =) Harta dibagi bisa habis, ilmu tak pernah habis. Harta QT yang menjaga, siang malam susah tidur karena takut dicuri, sebaliknya, ilmu yang menjaga QT! Yang bisa menuntun QT agar tidak tergelincir dalam melangkah, atau tidak salah memilih tujuan dan arah, sebab tanpa QT tahu ilmunya, QT tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan benar. Ilmu juga tak ada istilahnya bisa dicuri, walau zaman film Kungfu dulu mungkin banyak murid Shaolin yang diam2 mencuri ilmu, tapi pada hakikatnya ilmunya tidak hilang, sang guru tetap menguasai ilmunya walau sudah ditransfer, disampaikan kepada murid2nya! Walaupun QT malah membagi2kannya dengan royal, gratis, serta ikhlas, ilmu QT bukan hilang tetapi malah bertambah! ^^;v If U F 1 coin, n I F 1 coin, n we X-change, we H only F 1 coin! But if U F 1 knowledge, I F N-Otr, n we X-change, we H Kn F 2 or more nu knowledge 2 learn! Beruntung khan? =) Jadi dimana ruginya? ;)

Alhamdulillah, senang bisa berbagi, dan mohon doakan agar bisa menjadi jalan pahala bagi gw juga, tentu dengan ikhlas, Amiin… ^^; Kalau ada yang merasa terganggu ya mohon maaf, kebetulan aja mungkin NT “lewat” rumah AY, kalo dirasa berhenti sejenak ga bermanfaat, silakan teruskan lewat, simply S d@, gitu aja, ga susah khan?… ;) Yang dibutuhkan untuk menerima pelajaran itu sebenarnya sederhana aja koq, masih inget khan cerita tentang Nan-In dan cangkir teh? ;)

Nan-In adalah seorang guru Zen di Jepang yang hidup pada zaman Restorasi Meiji (1868-1912) Tanya aja ama Kenshin, mungkin kenal! ^^; NEway, suatu kali datanglah seorang dosen dari universitas yang ingin belajar dan mendapat pencerahan tentang Zen. Maka sesuai tata krama di Jepang, Nan-In pun mempersilakan tamunya masuk lalu menghidangkan teh. Sebuah cangkir kosong dituangkan air teh panas ke dalamnya, mengucur perlahan-lahan. Seperempat. Setengah. Tiga perempat. Dosen tamu kebetulan melihat ke dalam cangkir. Eh, lho! Penuh! Woiii! Woiii! Tapi Nan-In tak berhenti, terus saja menuangkan the ke dalam cangkir walaupun air the sudah tumpah beleberan hingga membasahi meja Nan-In hanya tersenyum sementara tamunya berteriak dengan panik. Sudah, cukup! Sudah penuh! Maka Nan-In pun berhenti. Anda ingin belajar tentang Zen, tapi saat datang kesini, Anda telah dipenuhi dengan gagasan dan spekulasi diri Anda sendiri. Anda sama seperti cangkir teh ini. Bagaimana mungkin saya bisa menunjukkan kepada Anda apa itu Zen, jika Anda tidak mengosongkan isi kepala Anda (cangkir) terlebih dulu?

Got d’Point? ;)

Maka yang diperlukan untuk menyerap pelajaran sebenarnya sederhana saja. Jadilah spons (bukan SpongeBob! ;p) yang menyerap dan membiarkan air meresap ke dalam dirinya, tidak menolak serta-merta, diterima dahulu, diresapi, direnungkan, baru kemudian disaring, diperas, dan busa2 sabun yang kotor pun terpilah dengan sendirinya dan terbuang, tinggal yang bersih yang dipakai untuk mencuci piring. Piring kotor hanya bisa dibikin bersih jika busa pembersih yang dipakai tidak kotor. Jiwa QT hanya bisa dibuat bersih cemerlang jika QT hanya menyerap ilmu yang bersih saja, yakni ilmu yang benar dan memang bisa dibenarkan menurut logika rasional QT. Karena itulah Allah membekali manusia dengan akal, serta hati. Yang satu untuk menguji validasi kebenaran, yang lain fungsinya untuk membenarkan, atau menyalahkan, dengan cara benar…

Seringkali yang luput QT lakukan adalah QT tidak siap untuk membuka mata hati, tidak siap dan ga benar2 niat menerima pelajaran. Seseorang yang telah menanamkan niat saat pergi sekolah, dengan tujuan untuk menimba ilmu dan membawanya pulang sebanyak mungkin, tentu berbeda dengan yang hanya datang, duduk, diam, dengar, yang penting absensi nggak bolong, lalu pulang, begitu terus setiap hari dan sepanjang tahun, lalu apa yang didapat? =) Maka jika QT memang sungguh2 ingin mendapatkan ilmu, kosongkan dulu pikiran QT dari asumsi2, jangan biarkan mindset QT menciptakan blockade mental yang represif dan udah antipati duluan sebelum mengetahui apakah ilmu yang datang itu benar serta berrmanfaat atau tidak. Kosongkan dulu isi cangkir di dalam kepalamu! Maka QT siap untuk menerima pelajaran, Insya 4JJI…

Apapun yang disampaikan di sini hanya lantaran telah diwajibkan untuk disampaikan. Dan karena ada ancaman untuk orang2 yang menyembunyikan ilmunya! Setidaknya begitulah menurut keyakinan yang Kido anut. Sekedar menunaikan kewajiban, terima kasih atas kepermaklumannya… =)

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat melaknati,

kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan[105] dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang.”

(Q.S. Al Baqarah: 159-160)

[105]. Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.

Juga, yang menjadi pegangan adalah bahwa ilmu itu tidak memaksakan. Terserah yang mau mungut, kira2 ada manfaatnya nggak buat dia, ga dipungut juga kalo kata Cak Nun, Ga Patheken! ^^; Ga masyalah! ;p Tidak ada paksaan dalam belajar. Seperti halnya tidak ada paksaan dalam Islam. Pepatah kuno berkata, tak kenal maka tak sayang. Tak tahu maka tak kenal. Maka kalo belum tahu aja QT udah antipati, gimana bisa kenal? Gimana QT bisa sayang? Padahal Islam khan ajaran yang mengajarkan tentang kasih sayang. Lho masa belom tau sich? Makanya cari tahu donk, hehehe kenalan dulu! ;)

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut[162] dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah: 256)

[162]. Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t.

Yang tahu bermanfaat atau tidak adalah diri masing2. Maka seperti perumpamaan pohon jeruk tadi, kalau pengen ya monggo aja dipetik, berapapun NT mau, ilmu tidak akan habis. Tapi kalau dirasa tak bermanfaat pun cukup abaikan dan  tinggalkan saja. Silakan menikmati beristirahat di teras taman yang sejuk, sambil megang2 jeruk ;p Gw mohon izin sebentar, mo shalat Jum’at dulu! Insya 4JJI bis shalat lanjutin lagi…

Yang benar datangnya hanya dari Allah, kesalahan dari yang besar hingga yang sekecil apapun asalnya dari diri yang lemah ini, mohon maaf pada NT dan ampunan dari Allah, selebihnya moga2 bermanfaat… Like orange tree in green garden, hope it’s fruitful…

F Nc vKn… ^__________^;v

Kido Kamen =)

DAILY COMBAT #08: BONUS STAGE!! ^^;v

Uncategorized 9 Comments »

WUAAAAWWWW!! =D Setelah genap seminggu QT berpuasa, memasuki minggu ke-2 bulan Ramadhan, yakni hari ke-8, hari ini, Minggu 1 Oktober 2K6, atau 8 Ramadhan 1427 H, maka tak ada kata yang lebih pantas terucap selain puji syukur QT ke hadirat Allah SWT, atas rahmat, nikmat dan karunia-Nya hingga QT dikuatkan untuk menjalani ibadah di bulan berkah ini! =) Alhamdulillah! Marilah QT saling berwasiat dalam taqwa hanya pada-Nya!

Selanjutnya shalawat dan salam tak lupa QT sanjungkan kepada junjungan QT Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya, pengikutnya, kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, hingga akhir zaman, dan semoga juga tercurah pada QT semua, Amiin! Atas bimbingannya, selaku role model yang ideal manusia paripurna, yang sepantasnya menjadi tauladan, contoh yang QT ikuti dalam perilaku dan apapun kegiatan keseharian QT semua! Senyumnya, sopan santunnya, keramahtamahannya, kesabarannya, sayangnya kepada anak2 dan yang lebih muda, hormat kepada yang tua, semua budi pekerti luhur yang ditunjukkannya, tak lain dan tak bukan, adalah wujud nyata dari pengamalan Al-Qur’an selaku petunjuk hidup, pedoman bagi manusia, yang diaplikasikan oleh Rasul Mulia yang ditugaskan sebagai penyempurna akhlak hingga akhir zaman, agar ditiru umatnya, hidup di jalan yang diridhoi Tuhan, selamat di dunia dan di akhirat, Insya 4JJI…

Bonus2
.
.
.
.
.
.

Maka setelah QT menyelesaikan misi di level The JUNGLE, bersyukurlah, QT bertemu dengan Bonus Stage lagi! =D Hehehehe… Dan sungguh menakjubkan luar biasa! Betapa jika pada Bonus Stage terdahulu, QT telah begitu dilimpahi dengan pohon pahala yang berbuah besar2, ranum, matang, menggiurkan, balasan pahala amal QT di bulan puasa, maka sekarang, setelah melalui JUNGLE, ternyata QT diberi balasan yang lebih besar lagi, bukan hanya 1 pohon! Tapi kini, 1 HUTAN!! Tersedia hutan pahala balasan amal untuk QT petik dengan sepuas2nya! ^________^;v Wiiiyyyy! Perumpamaan rezeki yang dilimpahkan Allah, seperti tertera di bunyi ayatnya pada Scroll di level ini:

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Q.S. Saba’: 39)

Maka setelah 7 hari QT berpuasa, dimana pada bulan ini sifat kedermawanan terbuka lebar berlomba2 ditampakkan sebagai kebaikan, jalan amal dan berbuah pahala bagi yang bersedia menafkahkan sebagian rezeki, harta yang dimiliki, untuk menebarkan kasih dan sayangnya kepada sesama dalam wujud nyata, dibagikan kepada yang benar2 membutuhkan! Islam adalah agama sosial, yang bukan hanya menekankan aspek ritual semata, tapi juga aplikasi wujud keimanan QT dengan implementasinya di lapangan. Seperti hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Tiada beriman seseorang di antaramu hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari)

Maka wujud kecintaan QT pada orang lain, di antaranya adalah ketika QT ikhlas memberikan barang2 yang QT cintai untuk dinikmati oleh orang itu. Perhatikan, ukuran keikhlasan bukan pada seberapa minimum QT relanya, tapi justru nilainya yang lebih besar diberikan pada seberapa besar cinta QT kepadanya, untuk QT merelakannya kepada orang lain! Subhanallah! Seperti Nabi Ibrahim Alaihissalam yang selama 90 tahun belum juga diberi keturunan, Allah mengujinya dengan kesabaran. Dan saat akhirnya beliau dianugerahi seorang putera dari istrinya, Hajar, seorang putera shalih yang berbakti pada Tuhannya serta orang tuanya, betapa bersyukurnya Nabi Ibrahim. Namun Allah tidak putus menguji sampai di situ. Di saat Ismail berumur 7 tahun, saat sedang tunasnya, putera yang amat dibanggakan dan dicintai mendalam itu, tiba2 datang perintah Allah lewat mimpi yang benar, bahwa Ibrahim diharuskan menyembelih kecintaan 1-1-nya itu sebagai wujud ketaqwaannya! Masya Allah! Setelah 90 tahun bersabar di dalam penantian, saat kini anak yang diharapkan lahir dan menjelang remaja, tiba2 Allah menghendaki Ismail, buah cinta Ibrahim, disembelih! Oleh ayahnya sendiri! Tuhan macam apa itu?! Begitu berang mungkin orang yang tidak memiliki keimanan di hatinya! Tapi Ibrahim adalah manusia pilihan-Nya! Dengan memantapkan hati, dan meyakini kebenaran mimpinya sungguh datang dari Tuhan, bukan godaan Syaithan yang menyesatkan, maka dipanggillah Ismail, dan diutarakanlah apa yang menjadi perintah Tuhannya. Dan sebagai seorang anak yang shalih dan berbakti, tanpa keraguan sedikitpun Ismail dengan sabar menjawab, “Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insya 4JJI kamu akan mendapatiku termasuk orang2 yang sabar.” Subhanallah! Adakah QT memiliki kesabaran dan ketabahan seorang Ismail? Kadang baru kesenggol orang aja QT melotot! Keinjek ga sengaja balas menampar! Astaghfirullahal ‘adzim… Tidakkah QT menjadi malu? Luar biasa sikap yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail yang kelak diangkat pula menjadi Nabi itu? Maka Allah berkenan menguji ketulusan, keikhlasan, dan ketaqwaan yang sungguh2 dari keduanya hingga pisau sudah ditetakkan di leher Ismail, maka Allah telah menyatakan kesabaran keduanya, dan Allah berkenan mengganti Ismail dengan seekor gibas (biri2) yang gemuk untuk disembelih! Dan dari sinilah berasal kegiatan menyembelih hewan Qurban di hari Idul Adha! Bukan untuk mengorbankan orang atau makhluk lain, tapi sebagai pertanda keikhlasan, pengorbanan, atas kecintaan QT! Itulah hakikat dari Idul Qurban, Insya 4JJI… Dan syariat penyembelihan itu bukan hanya ada di umat Islam saja sebenarnya! Karenanya aneh jika umat lain masih mempertanyakannya.

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka.

(Q.S. Al Hajj: 34-35)

Dan inilah yang diabadikan di dalam Al-Qur’an tentang peristiwa itu, bermula dari do’a Nabi Ibrahim yang mengharapkan putera shalih sebagai penerus…

Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ).

Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,

sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

(yaitu)"Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim."

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

(Q.S. Ash Shaaffaat: 100-111)

Maka kecintaan QT yang besar terhadap sesuatu, jika keikhlasan QT lebih besar saat QT harus merelakannya, saat diambil oleh Allah, itulah yang akan dibalas dengan anugerah dan pahala yang berlimpahan oleh Allah! Itu adalah salah satu ujian keimanan untuk QT! Saat orang terdekat QT meninggal, jika QT tabah dan mengucapkan Inna lillaahi wa inna ilaihi raji’uun, sesungguhnya QT semua berasal dari Allah dan QT semua pasti kembali pada-Nya, maka itulah ujian kesabaran yang Insya 4JJI menjadi standar kelulusan QT, diganjar balasan pahala yang besar oleh Allah, bahkan dengan janji Surga!

Jadi kalo pacar NT berpaling ke orang lain, atau diambil orang lain, jangan sakit hati ya? ;p Hehehehe… Percayalah, Allah pasti punya hikmah! Barangkali lebih baik dipisahkan saat ini daripada udah terlanjur menikah dan ternyata dia bukan yang terbaik untuk QT? ;) Bisa jadi QT tengah dipersiapkan untuk mendapatkan yang lebih baik dari dia, banyak sekali jalannya! Dan semua itu mudah bagi Allah! Allah Yang Maha Tahu yang terbaik bagi hamba-Nya! =) Maka jika QT percaya penuh kepada Allah, Allah pula yang akan memberi balasan berlipat ganda serta berlimpahan kembali kepada  QT! =) Percayalah… ;)

Jadi kalo mau ngamal, berapapun, ikhlas aja! Dan yakinlah di bulan penuh berkah ini, kesempatan beramal dibuka seluas2nya, dan balasannya tentu dilimpahkan berlipat2 dari yang diamalkan! Karenanya jangan takut miskin dengan bersedekah! Karena bersedekah tak akan buat QT miskin! Allah sendiri yang menjanjikan, barang apa saja yang dengan ikhlas tentunya, QT nafkahkan di jalan Allah, Allah akan menggantinya! Dan kemurahan Allah menjadi sifat-Nya membalas dengan berlimpahan melebihi apa yang QT amalkan! Maka dimana ruginya? ;) Mari tingkatkan amal sedekah QT di bulan Ramadhan ini, dengan mengikhlaskan niat dan ketaatan QT hanya pada-Nya! Insya 4JJI…

Selamat menuai balasan pahala! ^^;v

Kido Kamen =)

CHECKPOINT #02: THE JUNGLE (Behind the Scene)

Uncategorized No Comments »

Sebelumnya Kido mohon maaf kepada men-temen atas keterlambatan posting blog, yang semestinya jatuh hari Jum’at, baru hari ini (Senin) bisa di-post, sekaligus jatah Sabtu, Minggu, Senin, Insya 4JJI! ^^; Jum’at sore waktu mau post ternyata FS lagi maintenance. Secara AY PNS, maka cuma bisa nebeng onlen waktu hari kerja, hihihihi ^^; Tapi di rumah tetep ngetik wat Daily Combat koq! Cuma postingnya aja yang tertunda, en begitu di-post jadinya bejejelan! (Bocah, Betawi Banged Yak? ^^;) Maka siang ini baru bisa upload 1 posting, ehhh dah maintenance lagi! ^^; So sabar yach? Mungkin men-temen juga seperti Arwan (Sarwani, Bro!) yang kalo orang Jawa bilang katanya “pelepeken”, hehehe ;p Kekenyangan, makanan dijejelin mulu! Sorry kalo kebanyakan, udah kebiasaan kalo semangat bawaannya tulisannya ngalir dengan sendirinya, dah dari sononya, so gitu dech! ^^; Tapi OK, Kido perhatikan masukan sarannya, Insya 4JJI lain kali sedikit2 aja, tapi terus, biar nggak jadi bosen! ;) Makasih buat inputnya! ^^;v N Alhamdulillah, ini setelah buka puasa, sambil makan di ruangan, dapet nasi box, Alhamdulillah lagi, FS-nya akhirnya bisa buka juga! So selamat siap2 pake payung, hujan postiiiiing… ^^; Kekekeke ;p

Btw, berhubung Minggu hari Libur, boleh gak Daily Combat-nya diganti Checkpoint aja? Hehehehe ;p Ya dech, ga dech! ^^; Diganti Bonus Stage aja! =D Hahahaha! Gpp toh? ;p Ga terasa Puasa udah seminggu! Maka untuk pergantian shift per minggu, ditandai dengan Checkpoint tersendiri! =) So, here we R!… I guess it’s time 2 [SAVE] our Game and Achievement up until NOW? ;)

PLAYER: Kido Kamen

LEVEL: The JUNGLE

GAME [SAVED] * Trililililing… ^^;

Sekaligus di Weekly Checkpoint untuk minggu pertama (Weleh! Tinggal sisa 3 minggu lagi! @~* Ramadhan cepet banget yak?) mari QT lakukan evaluasi. Keluarkan catatan BATTLE SCORECARD-nya! Hehehehe ;p Tenang! Ga bakal Kido minta bacain 1-1! ^^; Cukuplah QT bercermin, dan tanyakan kepada diri sendiri, sudahkah target tercapai? Atau pencapaian QT masih jauh dari target yang dicanangkan semula? Untuk 1 minggu ini? Bisakah QT mengejar ketinggalan? Adakah target yang perlu direvisi? Bagaimana langkah QT mengejarnya?… Simpan jawabannya untuk diri QT masing2, dan jadikan pelecut semangat untuk menjalani sisa 3 minggu lagi! ^^;v We’re On BATTLE!! BATTLEFIELD RAMADHAN’s Still On!! ^________^;v Tetap jaga keikhlasan! ;)

Selamat Berjuang!! =D L@’S ROCK!!! B-)

Kido Kamen =)

DAILY COMBAT #07: THE JUNGLE!! ^^;v

Uncategorized No Comments »

Maka kembali ke JUNGLE… ^^;

Di Scene sebelumnya QT telah diberi petunjuk untuk berjalan mengikuti “Jalan Lurus” supaya jangan tersesat di dalam “hutan”, yaitu dunia tempat QT berada sekarang. Namun jika men-temen lihat Scene 6, maka sepertinya mustahil hanya berpedoman mengikuti jalan yang lurus! Lurus itu yang kemana? Ke kanan? Ke kiri? Atas juga lurus! Tapi ada kalanya QT mentok, ga bisa lurus, harus memilih, ke kiri atau kanan. Hutannya begitu luas, dan jalannya pun begitu bercabang, banyak pilihan. Harus menempuh yang mana? ^^; Realitas di dunia nyata QT sesungguhnya, seperti diilustrasi dalam gambar, memang begitu kompleks dan memiliki jalan2 yang bercabang! Setiap aksi menghasilkan reaksi. Berlaku kausalitas, hukum sebab dan akibat. Konsekuensi jika QT pilih jalan manapun selalu pasti ada resiko. Di Scene 6, kalo ga ketemu ular bisa2 malah ketemu harimau! ^^; Memang dengan hanya bersenjata obor, QT akan sulit untuk menang, dan Wound, luka QT, pun bertambah, mengurangi NGR Bar. Tapi itulah konsekuensi, resiko pilihan. Tiap perjuangan perlu pengorbanan. Berapa harga yang harus QT bayar. Tentu harga tertinggi adalah dengan nyawa QT! Yang bisa dengan cerdas QT lakukan hanyalah meminimalkan resiko sedapat mungkin. Jika lewat jalan manapun beresiko cedera, jalan mana yang paling kecil menimbulkan cedera? Pilihan di tangan QT! =)

Satu hal yang pasti, kalo men-temen cermat melihat di Scene 6, jalan manapun dipilih, mau ke atas atau ke kanan, QT tak bisa lari dari bertemu dengan ular! (Gunakan TORCH! CSSSSS!!!) Ularpun menghindar! YEAH!! =D Setelah ular terhalau, jangan kira sudah aman! Justru di tikungan berikutnya, jalan manapun yang QT pilih, tetap saja QT tak bisa menghindari harimau! Bahaya yang lebih besar dari ular! =) Filosofis, tantangan berat dan lebih berat lagi, pasti akan selalu menanti di depan untuk QT tundukkan! Tantangan ada untuk QT taklukkan, dikalahkan! Jangan lari dari masalah, karena tetap QT akan dikejar olehnya! Hadapilah masalah, seberat apapun itu! 1s n 4 all! Tak ada cara lain yang lebih efektif! Tentu menghadapinya harus dengan persiapan dan perhitungan! ^^; Karenanya segera temukan COMPASS secepat mungkin di level ini, agar tertolong dan terpandu menemukan jalan keluar yang lebih aman serta menyelamatkan! =)

Berbicara tentang kompas, QT sudah bersama2 mengarungi cerita kegagahan para pelaut zaman dahulu berpetualang menjelajahi samudera, dengan gigih serta tanpa rasa takut! Mereka adalah orang2 paling berani pada zamannya! QT juga sudah belajar bahwa Ibnu Majid menginovasi kompas modern sehingga menjadi berbentuk seperti sekarang, pada abad 15. Sementara Ibnu Batutah telah lebih dulu mencatatkan namanya di lembar sejarah sebagai pelaut ulung yang telah mengelilingi samudera di dunia, di abad ke-13. Berarti 200 tahun sebelum Ibnu Majid. Tentu kalaupun ada kompas atau alat navigasi lain bisa dikatakan jauh lebih primitif! Lantas bagaimana para pelaut yang terombang-ambing di tengah samudera luas yang sejauh mata memandang hanyalah air, dalam kelam langit malam, bisa menentukan arah dan tujuan dengan tepat?!

.

Sailorman

.

.

.

.

.

.

.

.

Jawabnya ada pada Scroll yang ditemukan di Scene 6 kemarin. Berikut versi lengkapnya:

Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.

Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa) ?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.

(Q.S. An Nahl: 14-17)

Luar biasa! ^^;v Jalan2, sungai2, bahkan bintang2 semua bisa jadi petunjuk! Pengetahuan manusia pada zaman itu telah mencapai pemahaman dan pemanfaatan letak bintang2 di angkasa untuk menjadi petunjuk dalam menentukan arah. Ilmu ini sangat berguna bagi para pelaut! QT tahu rasi2 yang terbentuk di langit beragam bentuk, ada yang seperti bintang biduk atau ikan pari, ada juga yang bentuknya kalajengking, macam2! Yang selalu muncul di saat tertentu, di belah langit tertentu, yang juga bisa melambangkan datangnya musim baru. Darimana orang2 terdahulu mengetahui pengetahuan ini? Jauh sebelum kompas dan alat2 navigasi ditemukan, manusia telah memanfaatkan bintang2 sebagai penunjuk arahnya. Tetapi siapa yang memberi petunjuk kepada mereka? Pernah QT menanyakan? Baik, mungkin berkat penelitian yang cermat, teliti, mendalam, yang makan bertahun2. Jadi bisa dikatakan manusia telah memakai akalnya! Ya benar, AKAL adalah WEAPON BUILT IN manusia! =) Seperti harimau yang secara default memiliki taring dan cakar yang tajam untuk menjadi senjata menyerang lawan dan membela dirinya, dan ular memiliki bisa beracun serta otot2 kuat untuk menyerang lawannya, maka manusia pun sesungguhnya, tanpa pedang, tanpa perisai, tanpa obor, tanpa alat2 lain, telah memiliki senjata yang jauh lebih ampuh dan lebih berbahaya jika disalahpergunakan, yaitu otak di dalam kepalanya! =) Inilah SENJATA QT! Inilah yang membuat QT survive dalam sejarah berjuta tahun lamanya, we SURVIVED! Dinosaurs EXTINCT!! @~*

Tapi apa yang terjadi? Survey membuktikan manusia zaman ini, QT, rata2 memakai akal QT hanya 4% dari kapasitas kemampuan berproses otak QT! WHAT A WASTE, MAN!! Bahkan dikatakan saat QT menguras pikiran menghadapi situasi sulit yang bikin frustrasi itu aja baru memeras hingga 6% daya berpikir otak QT! Sesungguhnya otak QT masih menyimpan begitu besar potensi yang tersembunyi yang belum dipakai! Ibaratnya, beli komputer dengan Pentium 4, yang bisa dipakai nearly most anything! Tapi QT cuma pakai buat main Freecell aja tiap hari!! ^^; Halah!! @~* Mending buat gw komputernya! ^^; Hihihihi…

Dengan mempergunakan akalnya, manusia bisa bertahan hidup dan berkembang pesat hingga menjadi penguasa di dunia! Dengan mempergunakan akalnya, manusia bisa jadi Rahmatan Lil ‘Aalamin, rahmat bagi alam semesta dan segala isinya, tapi bisa juga menjadi perusak, penghancur dan pemorak-poranda peradaban yang telah dibangun selama ribuan tahun di atas genangan darah para pelaku sejarah! Otak adalah potensi luar biasa sekaligus mengerikan yang dianugerahkan Allah pada manusia! Seperti pisau yang tajam, otak bisa digunakan untuk mengupas apel atau menusuk tukang apel, bahkan menusuk diri QT sendiri! Itulah pisau yang tidak punya mata. Tapi QT khan berbeda! QT diciptakan punya mata, dan bukan hanya sepasang, karena ada mata yang lebih berperan menjadikan manusia baik ataupun jahat!… Bukan mata KQ! ^^; Eleuh! @~* Tapi mata batin QT! ;) Letaknya di dalam HATI…

"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada." (Q.S. Al Hajj: 46)

Butakah hati QT, Dik? ^^; (Ngikutin gaya ngomongnya Pak Habibie ;p)

Maka jika tak ingin dikatakan berhati buta, bukalah mata hatimu! Dan saksikan tanda2 kebenaran yang ada di seluruh penjuru alam, di sekitar QT, bahkan terdapat dalam diri QT sendiri! Masihkah QT tak dapat menyaksikan kebenaran, bukti eksistensi Tuhan? =) HATI dan AKAL adalah 2 alat yang diletakkan Tuhan di dalam tubuh manusia, 2-2nya terlindung, yang satu oleh tempurung di kepala, yang lain oleh tulang2 di dada, dalam tempat yang gelapnya sempurna tanpa cahaya, yakni dalam tubuh QT! Tapi dengan rahmat kasih sayang Allah, dijadikan-Nya “cahaya” agar QT bisa melihat terang di dalam gelap, membedakan kebenaran yang datangnya dari Allah dengan kesesatan tipu daya Syaithan! Jika AKAL adalah bilah pedang, maka HATI adalah gagang dari pedang! Siapa yang bisa mengendalikan hatinya, bisa mengendalikan akalnya! Hati adalah indikator, penentu kemana pedang ingin QT ayunkan! Karena Rasulullah Muhammad SAW juga pernah bersabda:

“Dalam diri manusia terdapat segumpal daging. Apabila baik daging itu, maka baiklah seluruh tubuhnya. Jika buruk daging itu, maka buruklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, daging itu adalah hati (Qalbu).”

Hati atau Kalbu berasal dari kata dalam bahasa Arab, Qalbu, yang artinya “yang berbolak-balik”. Sesuai dengan potensi alaminya, hati memang dapat berbolak-balik, dari kebaikan kepada keburukan, begitupun sebaliknya! Karena itulah QT dalam doa selalu dianjurkan untuk bermohon agar Tuhan Yang Maha Membolak-balik hati QT berkenan menetapkan hati QT di dalam keimanan, agar tak tergelincir berbalik lagi condong pada kekufuran (ingkar kepada Tuhannya) setelah QT beriman. Dan tak ada yang dapat memberikan petunjuk serta memberikan pertolongan paling baik pada QT melainkan hanya Allah. Maka jangan ragu lagi! Bersegeralah kembali pada Allah! Back on rite track, kembali ke jalan yang diridhoi-Nya, “Jalan Lurus” yang menuju kepada-Nya…

Maka kembali ke jalan2 dalam hutan QT. Saat ini QT dibingungkan oleh menentukan arah yang harus dituju. Pedoman Scene terdahulu menyebutkan ikutilah “Jalan Lurus” agar QT selamat sampai tujuan. Masalahnya, di level JUNGLE ini tak ada lagi yang sesederhana seperti jalan lurus! ^^; Jalannya berkelok2, terlalu banyak pilihan! Memang, jika QT tarik garis dari Jakarta ke Surabaya, bisa membentuk suatu garis lurus. Tapi faktanya, jalan yang “tersedia” untuk QT pilih dan ditempuh tidak mesti lurus! Berkelok, berliku, dan butuh pilihan jitu untuk bisa mencapai tujuan dengan efisien, yakni tidak terlalu jauh melenceng dari jalur utama, dan selalu ingat untuk kembali ke jalur utama jika mulai tersesat kian jauh. Supaya jangan tujuan ke Surabaya nyasar ke Yogyakarta! ^^; Garis yang QT tarik tadi, imajiner, itulah yang diumpamakan dengan “Jalan Lurus”! Sebagai pedoman arah. Seperti umat Islam shalat menghadap ke Kiblat, QT tak tahu persis berapa derajat lintang atau busur dari posisi QT berdiri, tapi yang pasti menghadap ke arah Barat, ke arah tempat Ka’bah, rumah Allah, berada di Makkah sana! =)

Dalam QT menjalani liku2 kehidupan, QT boleh saja berbelok2 kanan dan kiri, muter2 dulu, tapi sepanjang QT selalu ingat pada garis imajiner, garis lurus, maka dalam apapun situasinya, usahakan jika rute memungkinkan, segera pilih jalan yang mendekatkan QT untuk kembali ke jalan lurus, jalan yang diridhoi-Nya, bukan jalan orang2 yang sesat, dan bukan pula jalan orang2 yang dimurkai-Nya… ;) Kompas QT adalah hati QT, yang akan menjadi penuntun, penunjuk arah berdasarkan ilham cahaya keimanan yang ditanamkan ke dalam batin, jika saja batin QT bersih, jernih, dan tidak terhalang oleh kotoran2 hati, iri, dengki, nafsu picik, jika QT mau jujur dan tulus bercermin serta mengakui, maka QT akan Insya 4JJI dapat melihat beningnya pantulan kebenaran di sana! Seperti melihat bulan yang bercahaya bundar sempurna di atas telaga yang tenang dan tidak beriak dalam sunyinya malam, berperahu di bawah jembatan Patah Hati dari Danau Si Hu! Halah! Jadi inget film White Snake Legend! ^^; Oh Pai Su Cen! Istriku? Dimana kamu? ;p

Kali ini, levelnya lebih sulit dari kemarin! Ga bisa semudah mengikuti jalan lurus aja! =D Nasib QT ditentukan oleh pilihan jalan yang QT buat. Karena bicara nasib, berarti bicara TAKDIR! =) Dan takdir itu bercabang2 seperti sungai beranak-pinak! Tinggal tergantung QT mau berlayar mengikuti anak sungai yang mana? Jalan mana menuju laut, bergantung kepiawaian PILIHAN yang QT buat di dalam hidup, menentukan TAKDIR yang akan QT terima di kehidupan mendatang! Jalan kebaikan yang QT pilih, Insya 4JJI menuntun QT ke jalan keselamatan, berujung di takdir baik, dan berakhir baik pula, meninggal Khusnul Khatimah, Insya 4JJI! Sebaliknya pun demikian, jika jalan keburukan yang QT pilih, waspadalah dan bersiaplah menyongsong akhir yang buruk, Su’ul Khatimah! Sekali lagi, semua konsekuensi QT sendirilah yang menanggungnya… Inilah esensi kebebasan yang diberikan oleh Tuhan kepada QT, manusia… Sesungguhnya bukan kebebasan yang kebablasan, melainkan kebebasan yang terikat, bertanggung jawab, demi keselamatan QT sendiri…

Kido Kamen =)

DAILY COMBAT #06: THE JUNGLE (Scene 6)

Uncategorized No Comments »

Date: 6 Ramadhan/ 27 September 2006

Day : Friday

Akhirnya… Perjalanan QT mendekati penghujung Minggu pertama di bulan Ramadhan. Mungkin temen2 (Kido juga sich ^^;) sedikit lelah? Setelah 5 hari terus “berjalan”? Gulat dalam pemikiran? Memang menguras energi. Kido sendiri bermalam2 jadi kurang tidur, sampai diingatkan nyokap karena di bawah kantung mata muncul garis hitam, dan setelah berkaca, hehehe benar juga, ada! ^^; Tanda2 kurang tidur. Habis, lagi semangat sich? ^^; But it’s OK! Tuhan sudah begitu baik menciptakan siang untuk berusaha dan malam untuk QT istirahat. Semua ada hikmahnya. Baru terasa sekarang. Memang hidup harus balance. QT juga harus adil. Tubuh perlu istirahat. Begitu juga pikiran. So take Ur time now, QT relaks aja ya? ^^; Heyy it’s Friday! Seperti tabiat QT biasanya kalo hari Jum’at bawaannya santai, abis besok mo libur sich? ^^; Padahal Sabtu kuliah seharian! @~* Belom Minggu! ;p Daily Combat jalan terus! ;) Tapi jangan dibikin susah, dibikin senang aja, begitu khan? ;p Kalo KT Arsene Wenger, manajer tim sepakbola liga Inggris Arsenal, Frustrasi harus bisa QT ubah jadi Motivasi! =) Don’t l@ frustration l@ U down! Alter in2 positive mind n NRG! Boost Ur Power!! =D dN U’ll F X-tra-NRG!! Trilililing! ^________^;v NRG Bar 8 strip langsung ijo, PENUH! =D Waahahaha… So what U say? Continue on? ;)

Hari ke-6, sisa 24 hari lagi, Insya 4JJI. Jika ditanya, apa yang sudah QT dapatkan sejauh ini? Gimana ya kira2 jawabannya?… ^^; Setiap QT punya ukuran keberhasilan dan target diri masing2 di bulan Ramadhan ini. Sepanjang QT bisa mengalahkan diri sendiri, lecut semangat dan berusaha giat agar jadi lebih baik dari QT yang kemarin, Insya 4JJI, QT adalah PEMENANG! =) Sementara itu, teruslah BERJUANG!! ;) SEMANGAT!!! =D

Press [START] 2 Continue…

Welcome 2 d’JUNGLE! ^______^;v

Scene6.

.

.

.

.

Berbicara tentang JUNGLE, kesan apa yang langsung terbayang dalam benak QT? QT tahu bahwa segala sesuatu di “Dunia” yang misterius ini begitu UNPREDICTABLE, it’s a WILD WORLD! Kaya lagunya Mr.Big! ^^; Yang QT ga tahu, apa yang akan menanti QT di dalamnya! Begitu banyak bahaya yang berpotensi mengancam tanpa QT ketahui, bahkan untuk menentukan kemana harus menuju agar bisa keluar dengan selamat pun menjadi hal yang sulit. Tentu QT butuh minimal bantuan berupa penunjuk arah. Buat tracker, tentu benda yang wajib dibawa saat menjelajah tak lain adalah KOMPAS! Bukan harian surat kabar yang itu! ^^; Tapi alat pemandu yang bisa menentukan arah, default menunjuk Utara. Ya, kompas sangat berguna, bukan hanya saat tersesat di hutan, tapi juga di lautan! Beruntunglah QT di Scene 6 ini, jika men-temen perhatikan ITEM BOX, ITEM QT bertambah 1 lagi lhooo! ^____^;v Setelah SHIELD dan TORCH, kini muncul COMPASS! =) Yang tentunya di suatu tempat di dalam Scene ini harus QT temukan lebih dahulu, hayo buruan cari, ubek2, dah ketemu lom?… ^^;

Ngomong2 soal kompas, terutama kompas modern yang digunakan oleh QT dewasa ini, men-temen tahu gak siapa penemunya?… ;) Ajaib! Bahwa sesungguhnya begitu banyak ilmuwan muslim yang menyumbangkan karya2 besar bagi peradaban manusia, tetapi QT malah tak mengenalnya! ^^; Siapa belum mengenal Ibnu Sina (di Barat dikenal dengan Avicenna) Bapak Kedokteran yang lahir tahun 981 Masehi di Bukhara, Uzbekistan. Buku masterpiece karyanya, Al-Qanun fi Al-Tibb atau The Canon of Medicine menjadi rujukan utama yang paling otentik hingga saat ini! Seribu tahun melebihi masanya! Ensiklopedi terlengkap dan terbesar kedokteran, dengan jutaan istilah, memuat risalah pengobatan perpaduan sumber2 pengobatan kuno dan tabib muslim, ditambah kontribusi orisinal penemuan Ibnu Sina yang bakat luar biasanya telah menjadikannya dokter sejak umur 17 tahun, saat ia berhasil mengobati Ibnu Mansur, yakni Raja Bukhara! Penemuan orisinil Ibnu Sina terutama dalam menggambarkan anatomi tubuh, secara lebih mendetil, mata berikut perangkat sistem optiknya adalah kontribusi Ibnu Sina. Ia juga yang pertama mengenal penyebab penyakit menular, dan menjabarkan gangguan meningitis (radang otak). Di dalam Al-Qanun dimuat 760 macam obat2an, jenis2 penyakit yang menjangkit seluruh tubuh dari kepala ke KQ. Al-Qanun telah diterjemahkan sejak abad 12 ke dalam bahasa Latin, yang selama 13 tahun lebih, telah diterbitkan ulang 16 kali, 15 ke Bahasa Latin dan 1 kali ke bahasa Ibrani, bahasa umat Yahudi. Di abad ke-16 Al-Qanun dicetak kembali lebih 20 kali, menjadi buku panduan utama dalam sekolah2 kedokteran di Eropa, bahkan seperti kata Dr. William Osler, penulis buku The Evolution of Modern Science, “Qanun telah mewariskan sesuatu, dan menjadi seperti kitab suci dunia kedokteran dalam jangka waktu sangat lama, melebihi buah karya apapun di dunia ini.” Itu baru salah satu cendekiawan muslim yang berjasa bagi dunia! Tapi QT mungkin lebih kenal dokter2 dalam film E.R (Waaa George Clooney! ^^; Cucok! ;p) atau malah Doggie Howser? ^^;

NEway, tentang penemu kompas modern, namanya Ibnu Majid. Seorang pelaut ulung kenamaan yang hidup di abad 9 Hijriyyah atau abad ke-15 Masehi. Seperti Ibnu Sina, ia juga meninggalkan warisan yang tak kalah besar, hasil catatan2 perjalanan mengarungi samudera mengelilingi dunia! Sebelum bicara tentang Ibnu Majid, berkaca pada sejarah, jauh sebelum Christopher Colombus melakukannya, pelaut2 Arab telah “menemukan” Dunia Baru, benua Amerika, lebih awal 5 abad alias 500 tahun daripada Colombus atau Amerigo Vespucci, dengan terungkap dalam catatan melintasi Selat Bering mengelilingi pantai2 Amerika Utara! Bahkan Laksamana Cheng Ho dari China yang juga seorang muslim! Pula tercatat telah lebih dahulu mencapai Amerika dibandingkan pelaut Barat! Pelaut Arab seperti Ibnu Batuta kelahiran Tangiers, Maroko, Afrika Utara yang amat terkenal hidup di abad ke-13, telah mengelana sejauh 75.000 mil melalui daratan dan lautan (Sejarawan George Sarton mengutip catatan Sir Henry Yules), jarak yang jauh lebih panjang dari yang pernah dilakukan oleh Marco Polo (yang meninggal saat Ibnu Batuta berumur 20 tahun dan baru akan memulai perjalanan) dan penjelajah manapun sebelum datangnya zaman mesin uap. Ibnu Batuta bahkan sempat singgah di Samudera Pasai di Sumatera, dalam perjalanannya dari Maroko yang diawali 14 Juni 1325 Masehi. Saat itu Tunisia diseberangi dengan berjalan KQ! Tiba di Alexandria (Dimana tuch? ;p Kalo filmnya tau donk? Julie Estelle gitu loh! ;p~ “Tak Bisakah Kau Menungguku?” ^^;) Ibnu Batuta dimodali Sultan Mesir bekal untuk menuju Tanah Suci. Setelah menunaikan ibadah haji dan menetap 3 tahun di Makkah, barulah ia melanjutkan pengembaraan ke Aden, berlayar ke Somalia, menyusuri pantai2 Afrika Timur, kembali ke Aden, lalu ke Oman, Hormuz di teluk Persia, mampir sebentar ke Makkah sebelum menyeberangi Laut Merah, menyusuri Nubia, Nil Hulu, Kairo, Syria, hingga tiba di Asia Kecil, Selatan India, mendarat di ujung barat Indonesia (waktu itu belum Indonesia donk? ;p) yang disambut Sultan Samudera Pasai, Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345). Dalam catatannya yang diberi judul Tuhfah an-Nuzzarfi Ghara’ib al-Amsar wa Ajaib al-Asfar (Persembahan seorang Pengamat tentang Kota2 Asing dan Perjalanan yang Mengagumkan) dan telah menjadi perhatian kalangan Eropa hingga diterjemahkan ke berbagai bahasa seperti Perancis, Inggris, dan Jerman, Ibnu Batuta menggambarkan Samudera Pasai sebagai negeri yang menghijau dan kota pelabuhannya sebagai kota besar yang indah. Sultan Mahmud merupakan penganut mazhab Syafii yang giat menyelenggarakan pengajian, pembahasan, dan muzakarah tentang berbagai hukum Islam. “Sultan sangat rendah hati dan berangkat ke masjid untuk shalat Jum’at dengan berjalan kaki. Selesai shalat, Sultan dan rombongan biasa berkeliling kota melihat keadaan rakyatnya,” tulis Ibnu Batuta dalam laporan perjalanan. Setelah 15 hari singgah, Ibnu Batuta melanjutkan pelayaran panjang menuju ke Cina, dilanjutkan perjalanan darat hingga ke Rusia, sampai ke istana Sultan Muhammad Uzbeg Khan di tepi Sungai Wolga, lanjut ke Siberia! Hampir saja ia masuk ke Tanah Gelap, yakni Kutub Utara, yang akhirnya dibatalkan saking dinginnya di sana. Kembali dari Cina, Ibnu Batuta mengunjungi India, Oman, Persia, Irak dan Damaskus, menunaikan ibadah haji ke Makkah untuk ke-4 kalinya pada 1348 M. Setelah itu ia menyusuri Yerusalem, Gaza, Kairo hingga Tunis, lalu lewat Dardinia tibalah ia di Fez, ibukota negara tercinta Maroko pada 8 November 1349 M. Dimana ia mengawali dan mengakhiri perjalanan 24 tahun, menetap hingga akhir hayatnya pada 1377 Masehi…

Phew! Itu tadi Ibnu Batuta! 2 abad setelahnya yakni di abad ke-15, muncul pelaut Arab lain yang tak kalah tangguhnya, dialah tokoh QT penemu kompas, Ibnu Majid yang berasal dari Gurun Nejd di Yaman! ^^;v Seperti Ibnu Batuta, Ibnu Majid juga menulis buku2 dalam pengembaraan, dan karyanya yang termasyhur adalah Al-Fawaid fi Usul ilm al-Bahr wa al-Qawaid (Pedoman Dasar Ilmu Kelautan) dan Hawiyah al-Ikhtisar fi Usul ilm al-Bihar (Rangkuman Ilmu Kelautan). Kitab Al-Fawaid ditulis dalam bentuk prosa, berisi gambaran 28 posisi bulan, posisi bintang2 yang dihubungkan dengan 38 titik yang ada dalam kompas buatannya yang lebih detil dari kompas buatan para ahli masa itu, yakni dengan 32 arah mata angin, sebagai bentuk awal kompas modern! (Sama log pose-nya Luffy di One Piece kerenan mana ya? ;p) Selain itu dalam kitab Al-Fawaid juga dimuat rute2 perjalanan di Samudera Hindia, peta beberapa pelabuhan, peta hampir seluruh daratan yang dikenali seperti Arab, Madagaskar, Sumatera, Jawa, Taiwan, Srilanka, Zanzibar, Bahrain dan Sokotra. Juga hasil penelitian tentang situasi pantai Asia dan Afrika, penjelasan tentang musim2 yang aman bagi pelayaran, peta laut wilayah Laut Merah yang cukup detil termasuk daerah dangkal atau berkarang. Adapun Kitab Hawiyah al-Ikhtisar yang juga berbentuk prosa memuat peta2 daratan yang berada di sekitar jalur pelayaran, gambaran posisi bulan, rambu2 perjalanan, dan musim2 yang baik bagi pelayaran berdasar pada kalender Arab. Selain itu kitab ini juga memuat uraian tentang jarak bintang2 yang biasa dipakai dalam pelayaran, diukur dari titik horizon. Semua karya Ibnu Majid tersebut didasarkan pada pengalaman dirinya sendiri selaku navigator dan dipadukan dengan teori2 navigasi yang diperoleh melalui kitab2 para pendahulunya. Nenek moyangku seorang pelaut! ;) Ya, bahkan pelaut2 dari Nusantara pun sudah sejak lama menjelajahi samudera! Tapi QT ga pernah tahu siapa dan sampai mana kiprahnya! Sejauh mana memang QT peduli pada sejarah sendiri? ^^; Uuugghh, gemezzz! Abis QT terlalu mendewakan orang Barat sich! Padahal saat peradaban Islam yang mendukung penuh pengembangan ilmu pengetahuan mencapai puncak peradaban sekitar abad ke-10 Masehi dan hampir menguasai seluruh penjuru dunia, dari Andalusia (Spanyol) sampai ke Rusia dan Siberia! Dari Persia (Iran) sampai Romawi (Italia)! Saat itu dunia Barat, Amerika yang kini berkuasa dan digdaya, masih berupa tanah terasing berlumpur yang gelap, primitif, terbelakang, masih dihuni oleh penduduk aslinya, Indian, dan belum tersentuh kebudayaan serta pancaran lembut iman dan pencerahan! Kalo sekarang kenyataannya terbalik, umat Islam di dunia jadi lemah, bodoh, tersudut dan terintimidasi, jumlahnya banyak tapi bagaikan buih di lautan, tidak punya kekuatan, terpecah belah dan diadu domba dengan saudaranya sendiri, siapa yang salah coba?… T___T

Tapi QT disini bukan mencari siapa salah dan benar. Cukuplah jadi renungan. Dan bicara perenungan, cobalah renungkan ayat Al-Qur’an berikut ini:

“Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): "Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur."

Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir.

(Q.S. Yunus: 22-24)

Coba sejenak QT renungkan…

Kido Kamen =)


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in