Berguru pada Hewan, Tumbuhan dan Alam: Mission Impossible?! #2
Uncategorized January 18th, 2007Nach khan? Udah pagi hari baru lagi! ^^; Satu hari lagi kesempatan menjalani hidup diberi-Nya! Akankah QT jalani hari ini dengan penuh manfaat dan senang hati? Setelah membaca tulisan kemarin, mudah2an begitu! Insya 4JJI! =) Maka, adakah perubahan yang QT rasa pagi hari ini, sesuatu yang kemarin mungkin luput dari perhatian, tak QT resapi dan nikmati? Seperti terbit fajar sepagi ini?…
Jujur saja, kapan terakhir kali QT memperhatikan momen-momen terbit matahari? Mulai dari langit ufuk timur masih lagi gelap, kias semburat jingga tipis mulai membuat garis, berangsur oranye menghiasi cakrawala, batas fajar kian jelas, berangsur-angsur pendar sinar sang surya muncul, menyusul lingkarnya mencuri pandang sebelum malu-malu mulai menyapa dengan hangat tenteram menerpa, hingga akhirnya memberanikan diri, bulat sempurna nan merona merah mulai keluar dari peraduannya, perlahan namun pasti ia mulai dengan anggun mengangkasa! =) Surya menyapa, pertanda pagi tiba! Hanya beberapa detik, tetapi jika QT ikuti prosesnya, detik demi detik, sungguh indah nian, SUBHANALLAH!
Sungguh, Maha Suci Allah yang memberi keindahan yang agung tiada tara! =)
Keajaiban terjadi tiap hari! Tiap saat! Hanya seringkali QT luput memperhatikannya, bahkan barangkali tak mempedulikan, karena terjadi tiap hari sehingga dianggap hal biasa. Tetes embun yang jatuh di tanah dari ujung daun, lembab basah lantai bumi, sejuk dingin angin pagi, hawa segar serta bersih, geliat cacing tanah mencari makan, kupu-kupu menari, lebah menghisap sari bunga, anak burung bercericit menyambut datang sang ibu yang membawakan rezeki, makanan sepagi ini. Semuanya bersyukur atas perpanjangan masa hidup sehari lagi di alam dunia. Bahkan batu, tanah, air, tanaman dan dedaunan, serta hewan, semua punya cara syukur sendiri. Bumi, bulan, matahari, semua bergerak teratur dalam orbit, menjaga keseimbangan harmonis alam raya, tunduk kepada perintah Yang Kuasa. Semesta bertasbih dengan cara sujud masing-masing. Semua mengakui keesaan-Nya! Bagaimana dengan QT, manusia? ^^;
—
Manusia adalah makhluk yang diciptakan-Nya paling sempurna dan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Jika hewan dan tumbuhan, bahkan benda mati saja, tahu bersyukur pada Yang Menciptakan, adalah ajaib bahwa makhluk bernama manusia, yang dilengkapi dengan indera pendengaran, penglihatan, penciuman, peraba, perasa, dan diberi senjata yang sangat ampuh yakni akal serta cermin diri untuk berefleksi yakni hati, berikut alat mekanik berupa tangan dan kaki yang berpasangan seimbang dan indah kelihatannya, malah seringkali lalai dan terlena dari mengingat untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Menciptakannya, sebagai wujud syukur atas nikmat karunia-Nya yang melimpah tak terkira. Jika demikian, maka di bagian mana pantas QT dibanggakan sebagai makluk-Nya yang terbaik?
Padahal ketika Allah menciptakan Nabi Adam alaihissalam sebagai manusia pertama, dengan hikmah-Nya ia memerintahkan para malaikat sujud sebagai penghormatan kepada Adam, yang dengan ilmu yang diilhamkan serta atas izin dari Allah, Adam membuktikan kecerdasan akal manusia dengan mampu menyebut semua nama-nama makhluk di dunia di hadapan malaikat. Akal adalah senjata manusia yang terhebat. Kekuatan akal jika benar-benar dimanfaatkan bisa teramat dahsyat. Jika hewan mencari makan dan melindungi dirinya berdasarkan naluri, maka manusia dengan akalnya sanggup membuat senjata untuk mempertahankan diri, menyerang lawan, dan membunuh hewan-hewan buruan. Hewan dan tumbuhan memang dibekali dengan sarana, senjata untuk membela diri dan menyerang lawan-lawannya. Harimau yang anggun dengan lorengnya, taring dan cakar mematikan, serta kelenturan otot yang kuat dan kecepatan lari yang luar biasa. Gajah dengan bobot berton sebagai mamalia terbesar yang hidup di darat, dilengkapi gading runcing, kaki kokoh bagai pilar, daun telinga yang lebar, dan belalainya yang multifungsi, elastis namun sangat kuat hingga mampu mencerabut pohon hingga akar2nya, namun juga bisa untuk mengupas kulit kacang dan menggenggam telur tanpa sampai terpecah! Badak dengan ketebalan kulitnya serta culanya, memiliki kemampuan menyeruduk bagai buldozer hingga tembok beton pun bisa jebol dibuatnya.
Makhluk yang sepintas kelihatan lebih lemah pun sebenarnya memiliki mekanisme pertahanannya masing-masing. Ular yang tidak memiliki tangan dan kaki berjalan menggeleser dengan perutnya, namun ia dipersenjatai dengan otot yang lentur dan kuat, hingga dapat melilit dan meremukkan tubuh lawan, disamping taring dan bisa yang beracun mematikan! Selain itu ia juga bisa bergerak dengan diam-diam dan tanpa suara, nyaris tak terdengar. Bunglon dilengkapi kemampuan untuk kamuflase, mengubah warna tubuhnya mengikuti lingkungan di sekitarnya. Sejumlah jenis belalang dan kupu-kupu juga dianugerahi warna cantik beragam, menyerupai warna tempat tinggalnya hingga tersamarkan, dapat terhindar dari bahaya. Gurita diberi tentakel-tentakel multifungsi, cumi-cumi dengan semprotan tintanya, sigung dengan baunya, landak dengan duri-durinya, lebah dengan sengatannya, bahkan semut yang kecil pun bisa menggigit jika keselamatannya terancam! Subhanallah! Maha Suci Allah Yang Menciptakan makhluk2-Nya lengkap dengan kemampuan untuk melindungi diri dan bertahan dalam hidup.
Antelop, kijang dan rusa yang cantik dan tampak lemah, diberikan tanduk tunggal dan bercabang, juga kaki yang ramping tetapi kuat, sehingga dapat berlari amat cepat. Ada pepatah Afrika bercerita, tiap pagi seekor singa bangun sambil berlari, karena ia sadar bahwa ia harus berlari lebih cepat daripada antelop yang paling lambat yang akan ditemuinya, atau ia terpaksa menahan lapar hingga mati. Sebaliknya, tiap pagi antelop terjaga dengan was-was dan penuh waspada, menyadari ia harus bisa lari lebih cepat daripada singa yang lari dengan kemampuannya yang tercepat, atau ia akan mati dan menjadi mangsa singa. Begitulah kehidupan! Tiap hari sejatinya QT tengah berlomba, sedang berburu. Jika tidak mendapat hasil buruan hari itu, maka bersiap untuk menahan lapar. Sama halnya, jika QT tidak menghasilkan sesuatu pada hari ini, tidak bekerja produktif, yang diukur dengan hasil, output, wujud karya nyata, kemajuan yang lebih baik dari hari kemarin, sama saja belum hidup, maka sabda Rasulullah, kesia-siaan yang demikian diilustrasikan dengan tak ada gunanya matahari terbit di pagi ini!
Makanya, bangun pagi Mas! ^^; Kalo males2an tar rezekinya dipatok ayam lho! Malu atuh ama ayam! Ayam aja tahu waktu shalat Subuh dan tak pernah ketinggalan, pagi buta udah bangun, bahkan membangunkan QT! Mas bangun Mas! Kukuruyuuukk!! (Kokok ayam di daerah Betawi dan sekitarnya) Kokok, petooook!! (Meniko pitik Jowo, Mas!) Kongkorongook!! (Di Sunda yeuh! ^^;) Hingga di negeri yang jauh di seberang lautan, Kogekokkooooo!! (Kore wa Nihon de!) Bahkan ayam Jepang juga sama, hobi bangun pagi! Haiikk!! Ohayooou… Gozaimasu!! m(_ _)m
Eehhh, QT malah tarik selimut lagi? Hmm, nymm, nymmm, zzzzzz…. -_________- ;~
BYUURRRR!!! @~* Hwakakak… =D
Benarlah firman Allah yang menyatakan bahwa tiap makhluk punya cara sujudnya sendiri. Boleh jadi kokok sambut datang pagi adalah wujud syukur ayam kepada Allah, Alhamdulillah, masih diberi kesempatan hari baru untuk menjalani hidup bermanfaat, produktif dengan menghasilkan telur, bagi siapa? Manusia! ^^; Ayam tidak bertelur untuk dimakannya sendiri. Susah2 dan telaten mengerami, begitu jadi malah diambil orang! Tapi ayam ikhlas tuch? Ga pernah protes, pada manusia, apalagi Tuhan! Dan ga ada ceritanya segala demo dan mogok, terus aja bertelur tuch?! Jikalau ada telur yang dibiarkan manusia dieram hingga menetas, itu lantaran tujuan memperbanyak peliharaan di dalam peternakan! Anak ayam yang ditetaskan, hadir ke dunia dengan misi untuk menebar manfaat yang sama seperti induknya. Entah diambil telurnya, diternakkan jadi banyak, atau nasibnya berakhir tragis ditetak golok tukang potong, matipun ia mempersembahkan daging untuk dimakan! Siapa yang makan? QT! Manusia! ^^; Adakah QT ingat untuk sejenak saja bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya yang diberi pada QT, walaupun melalui ayam? ^^;
Dari manusia lahir, bergembira suka cita, syukuran, ayam dipotong! Seusia anak kecil, disunat dan bersekolah, syukuran, ayam dipotong! ^^; Sedikit lebih besar, ABG, lulusan sekolah, coret2 seragam, berganti warna bawahan, dari merah ke biru hingga abu-abu, syukuran, ayam dipotong! ;p Remaja menginjak dewasa, kuliah, merintis jalan ke depan, selesai lalu wisuda, syukuran, ayam dipotong! =D Mulai mengenal cinta, membangun mahligai rumah tangga hingga berlabuh lalu menikah, syukuran, ayam dipotong! ^^; Punya anak, hingga cucu, syukuran, ayam dipotong! ^^; Sampai akhirnya manusia menua kian renta dan meninggal, syuk… Kurin???! @~* Hush!! T___T Ayam pun ikutan mati dan dipotong! @___@ Kasian khan jadi ayam? ^^;
Tapi jangan melihat nasib orang dari tampak luarnya saja. Walau kesannya mungkin mengenaskan menjadi ayam, tapi siapa tahu di mata Tuhan hidupnya jauh lebih bernilai karena punya manfaat bagi makhluk lain, dibandingkan dengan QT, manusia, yang juga belum tentu nasibnya di Akhirat nanti akan lebih baik dari saat hidup di dunia, siapa tahu di sana nanti malah QT yang tersiksa dipotong hidup-hidup terus-menerus berkali-kali tanpa henti, disiksa pedih di Neraka, lantaran buruknya amal perbuatan QT selama hidup di dunia, hiyyyy! Na’udzubillahi min dzalik! T___T Karenanya, sebelum terlambat, selagi masih ada kesempatan memperbaiki diri, selama nafas berhembus, sampai jantung tak berdetak, selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu, halah! ^^; Kok malah jadi nyanyi sich? ;p~
Dagingnya QT goreng, sajikan jadi ayam goreng, mo dibakar juga boleh! ;p Ayam bakar mentega, nymmm! ^^; Telurnya QT rebus, dimakan jadi telur rebus, mo didadar atau ceplok juga boleh! ;p~ Bulunya jadi kemoceng, atau pena, kalo iseng juga bisa QT pakai untuk bersihkan telinga! ^^; Bahkan kotorannya pun bisa diolah jadi pupuk! Daging ayam, telur ayam, bulu ayam, tahi…?! Ay… Weee salah! Kotok! ;p Wekekeke =D Bahkan ayam saja sejak hidup hingga matinya seluruh bagian tubuhnya dikorbankan, punya manfaat bagi makhluk lain, yakni siapaaaa? ;p MANUSIA!! ^^; SUBHANALLAH!… Bagaimana dengan QT, MANUSIA? Adakah manfaat yang bisa dan telah QT berikan pada diri sendiri, lalu pada orang lain, dan meluas pada lingkungan alam sekitar QT?! QT tidak hidup sendirian di dunia ini! Saling tolong-menolong, saling memberi! Karena QT juga saling membutuhkan bantuan orang hingga makhluk lain! Berkasih sayang dan saling menghargai. Bersyukur kepada Tuhan atas hikmah yang telah Dia ajarkan, dan nikmat yang telah dikaruniakan. Pernahkah QT bertanya dalam hati, adakah manfaatnya QT diberi kehidupan segar baru pagi ini? Tidakkah QT tergerak ingin mengisi dengan hal yang produktif menghasilkan? Pertanyaan sederhana: Sudahkah QT jadi orang BERGUNA hari ini?…
Silakan jawab sendiri… Dah belom ya? ^^;
(Bersambung lagi aaah… ;p)
Kido Kamen =)