KUUUKURUYUUUKKK!! =D

Gusrak! Bletak!! Waks! Gdebugh!! @~* Wadaow! Eleuh… ^^;

Kokok ayam jantan penanda fajar telah menjelang! Bangun2!! Garis pagi telah muncul, ufuk timur mulai terang, hampir jam setengah enam, waktu Shubuh hampir lewat! Hayah, gawat! Hampir telat! Lagi2 bangun tidur kesiangan! (Padahal teh masih pagi! Gimana siang beneran? ^^;) Ayo buru2 wudhu’! Cuci muka, lalu shalat! Uuuhh, iya Teeehh! Borokokok siah! Jam berapa ieu teh? Dasar pemalasss! Eeeh, tarik selimut lagi?! Nggak pake! Buka! BAA-NGUUNN!! X-( Haree genee? Baru mau shalat Shubuh??! Teh Tike bawel mengumpat…

Iya, iya… Bersungut2 dan terhuyung2 Agus berdiri… Ini juga udah baa-nguun…

Masih memeluk bantal, tanpa kacamata, berjalan gontai malas menuju ke kamar mandi…

Begitulah awal kehidupan pagi hari di rumah Jomblo Agus Gurniwa… ^^;

Bandingkan dengan bangun pagi sehat ala Jomblo Bimo Wardoyo! ^^;

Flashback… Tepat 85 menit sebelumnya… (Jarum jam berputar mundur, ckiiiiitt…)

EHMM!!!… Tung-tung-tung-tung…

Raden Gatotkaca sedang berpatroli dalam keheningan sunyi gelap malam di angkasa. Jam di pergelangan tangannya menunjukkan pukul 4 lebih 10 menit. Weleh2! Dari langit dilihatnya Bimo sedang tidur pulas sambil tersenyum sendiri ga karuan. Posisi badannya malangkerik koyo walang nantang lakon wayang! Selimut acak2an, bantal terlempar ke lantai, Hwarakadah! Wheladhalah!! Pasti lagi mimpi yang nggak2 lagi nich anak!! X-( Merengut, bersungut2… Dziiinggg! Gatotkaca secepat kilat meluncur turun dan… E-e-e!

Mo! Bangun Mo!! Masih tersenyum mesum, Plak! Ditamparnya wajah Bimo! @~* Halah! Belum juga bangun? Dipukul dengan guling, Bukk! Bukk! Bukk!! Hehee, masih dalam tidur Bimo malah menyeringai! ^^; Edyaaannn!! Bocah gemblung! Diguncang2 lehernya! BANGUUNNN!!! X-( Kuclak2, setengah sadar, kepala manggut2 cepat hampir copot, bibirnya masih lebar polos tersenyum sambil menjulurkan lidah! Weleh! Nantang ini anak!! Gusar, Raden Gatotkaca mencengkeram dan mengangkat leher Bimo tinggi2, HEEKKHH??!!! @~* Hingga tercekik, Uhuk3x!! Lalu melempar tubuh ringkih kurus itu hingga menghempas keras ke lemari! HIYAAAHHH!! BRUAAKKKK!! @~*

WHOAAA!!!…… =O

Terkesiap, terduduk, terjaga dari mimpi buruk, Bimo masih mencekik lehernya! Ahh… Rupanya mimpi… Tapi syeremmm banget sich?!! @~* Hosh2, tersengal2, lalu mengusap wajah, segera ia ucapkan Astaghfirullahal ‘adzim!… Meraba2 handphone di atas kasur dalam gelap. Owalah, jam piro tho ki? Masih pagi! Acak2 rambutnya yang berantakan, tapi jomblo 1 ini tidak lantas menarik selimut untuk tidur lagi… Yo wiiis, iyoooo, aku tangiiii!… (Baiklah, iyaaa, aku bangun niiich!…) Segera ke kamar mandi, membasuh raup wajahnya dengan air dingin segar, sikat gigi yang teratur, kumur2, sikat2, sroook2, atas, bawah, kanan, kiri, lama2 kok melemah?… Mo?… Moooo?… Ga tidur lagi khan?… ^^;

Eheh, hiyaa… ^^; Bimo mesem malu garuk kepalanya. Lalu menyudahi sikat giginya, mulai mengambil air, berwudhu’ sempurna… Segar, kembali ke kamar, menyisir rapi rambutnya, mengenakan sarung dan menggelar sajadah, Bimo lantas shalat Tahajjud pagi buta itu, dilanjutkan mengaji sebentar hingga pukul 04:30, saat adzan Shubuh tiba berkumandang dengan syahdu, Bimo lalu berdiri dan meletakkan Al-Qur’an kembali ke lacinya lagi dengan rapi, keluar dari kamar, membuka pintu rumah dan gembok pagarnya, menutup dan kunci lagi. Masih bersarung, menyaruk sandal jepit, bergegas berjalan menembus dingin hawa pagi yang menusuk hingga ke tulang, tidak ia pedulikan, sambil tersenyum lebar merentang kaki dan tangannya, lari ringan, senam kecil, Bimo menuju ke masjid, memenuhi seruan sayang Allah Yang Maha Lembut untuk shalat Shubuh dengan berjama’ah… SUBHANALLAH! =)

Manakah yang lebih baik? ;)

Jam 5 kembali dari masjid, Bimo lalu mandi, Jbuurrr!! Jbuuurrr!! Uwaahhh!! Segarrrrr!! =D Ganti pakaian, berkaca dan menyisir, berefleksi, menetapkan target baru! Hari ini aku mesti bisa mendapatkan JODOH! Untuk itu ia sudah menyusun rencana, plan A, B, C, D, E… Ah, Booo! Cape Deh Eike… ^^; Gagal maning gagal maning! @~* Tapi jomblowan QT 1 ini pantang menyerah! Dengan semangat yang terus diperbaharui tiap bangun tidur, pagi baru, hari baru, gelora darah mudanya berkata, hari ini aku akan mendapat JODOH! ^______^;v

Dan dengan lecutan semangat tak kunjung padam itu, Bimo menjalani hari2nya yang cerah dan menjanjikan penuh harapan! ½ 6 pagi sudah berangkat! Menyongsong fajar baru dengan senyum lebar terkembang! Fajar merekah terbentang! Kali ini pasti BISA!! ^^; (Optimis Mooo!!) Oyaaa, aku memang ganteng! B-)

Begitulah… ^^;

Indah bukan? Jika QT mengawali hari dengan optimisme yang membuncah? Mengetahui bahwa QT masih diberi kesempatan untuk menjalani 1 hari baru lagi, tentunya tidak QT sia2kan terlewat dengan percuma. Dan orang yang pandai memanfaatkan kesempatan adalah orang yang tahu apa yang tengah dihadapi, dan harus dilakukannya! Itulah yang disebut orang terjaga, tersadar dari tidurnya. Masalahnya, banyak orang di sekitar QT, bahkan mungkin termasuk diri QT sendiri, yang kelihatannya saja sadar dan terjaga, tapi sebenarnya masih tidur. Karena ia tidak menyadari makna bangunnya hari ini! Untuk apa dia dihidupkan lagi? Sebagian orang hanya tahu menjalani saja hingga lelah, sampai tiba waktu untuk tidur lagi. Bangun, tidur, bangun, tidur. Entah besok ia akan dibangunkan lagi atau tidak oleh Tuhan ia sepertinya tak peduli. Bahkan jangan2 sepintas terlintas memikirkannya pun tidak? Orang semacam ini seperti robot. Robot Gedek! (Bimo: Rai Gedek!) Eleuh! ;p Muka tembok! Ga ada KEREN2-nya pisan, atuh?! ^^; Muka rata…??? =O (Raba2…) WUAAAAAA!! @___@ POCOOOOONGGG!!!… T_____T

Hiiii-kikikik… ;p

Nach, sekarang definisi KEREN! (Pake kacamata dulu…)

KEREN… B-)

Menurut salah satu komersial di tanah air, adalah jika QT bisa menjadi diri QT sendiri… GUA SETUJU!!… B-) Sederhananya begitu… Masalahnya… Banyak orang di dunia ini yang ternyata masih salah mengartikan makna menjadi diri sendiri… Mereka bisa dibilang belum menemukan jati dirinya yang sejati, siapa dia sebenarnya! Masih mencari2 bentuk, wajah macam apa yang ingin dikenakan saat menjumpai orang2? Perilaku yang seperti apa yang harus ia bawakan dalam pergaulan? Menjadi orang seperti apa yang ia ingin orang lain mengenal sebagai dirinya? Pencarian kesejatian diri ini adalah proses yang mesti dilalui oleh setiap orang untuk bertahap berubah menjadi pribadi yang matang, dewasa, dan dipandang masyarakat. Ada yang berhasil. Tak sedikit juga yang menjadi salah kaprah. QT termasuk yang mana?…

Buat Olip, KEREN adalah seorang pujangga yang pandai merangkai kata2 puitis untuk dipersembahkan bagi sang kekasih hati, dewi malamnya. Buat Doni, KEREN adalah jika bisa menaklukkan luluh hati setiap gadis yang dijumpai di mana saja, kapan saja. Buat Bimo, KEREN adalah nama tengah dirinya! ^^; Bimo “Keren” Wardoyo… Heheee, aku keren khan Gus?… ^^; Intinya, setiap orang ternyata punya definisi dan pendapat berbeda tentang KEREN… Yang pasti, sudah menjadi rahasia umum jika tiap orang akan berusaha mendandani dan membenahi dirinya supaya bisa terlihat KEREN! Tentu KEREN dari sudut cara pandang masing2…

Lalu bagaimana menjadi orang KEREN yang BENAR?

Jika KEREN = Menjadi Diri Sendiri, maka tentu QT ingin menjadikan diri QT seseorang yang memiliki pribadi yang TERBAIK! Punya kualitas menonjol yang hebat, kompetensi unggul dalam banyak bidang, kepribadian simpatik dan menarik, ramah, santun, rendah hati, sopan, senyum yang menawan, dikagumi dan dipuja banyak gadis, dicontoh dan  jadi panutan jejaka, menjadi figur publik, diidolakan masyarakat… Seperti… SAYA?! ;;) (Muncul Tora Sudiro! =D)

BUSSSHH!! Agus menusukkan jarum, balon awan khayalan pun menghilang…

Eheh, maaf Om, Ini Jomblo! Bukan Extravaganza! ^^;

Kembali ke definisi. Jika KEREN = Menjadi Diri Sendiri, maka tidak usah pedulikan apa kata orang! Bukan berarti QT lantas menjadi cuek beybeh, tapi sepanjang itu bernafaskan pujian maupun cacian, sudahlah! Biarkan saja orang mau bilang apa! Terima kasih, QT terima! Kalo dikasih ya diterima… ^^; Tapi QT hanya ingin menjadi diri sendiri!… Apa adanya ya memang beginilah! B-) Tak butuh akan pujian, jika itu bisa membuat QT besar kepala, membengkak, terus membesar, akhirnya jadi tidak proporsional, badan kecil tapi kepala menggembung seperti balon udara, lho, lho, koq?! @~* Om Sutradaraaa! Kumaha ieu teh? Aduh, rasanya mau meledak, eleeeuh, kepala jadi pening, bengkak besar begini? Dhuhhh, tolongin euuuuyy!… Heeeellpppphhh!!… Heeeeeeeelllpppphhh… @__@

Lain lagi dengan umpatan, hujatan, cemooh, dan caci-maki. Jika itu hanya akan membuat QT bersedih, down, minderwardeg, mundur dengan teratur, lupakanlah! Bodo amat kata orang? Cuek aja!! Kar’na apa?… ^^; Bukankah KEREN = Jadi Diri Sendiri? Tentu lagi bukan lantas jadi acuh, tapi hanya supaya tidak membawa efek buruk bagi psikologis QT, yang menghambat sinar surya menerpa, dan menjadi penghalang sehingga hangatnya tak dapat menembus hingga lubuk hati, akibatnya hati QT jadi dingin dan membeku. Padahal umpatan, hujatan, cemoohan dan caci-maki itu belum tentu juga benar. Amat boleh jadi itu hanya lantaran iri hati dan dengki orang lain pada QT. Yang begini jangan dimasukin hati! Bikin RUGI! Jenis terpal macam ini yang tidak QT butuhkan dan harus QT hindari!

Tapi jika yang dikatakan itu benar adanya, walau terdengar sakit hingga merusak telinga serta meremukkan hati hingga hancur berkeping2, KRITIK itu bagus dan QT perlukan! Seperti batu, jika dipakai untuk melempar kepala QT, bisa bikin bocor dan kepala pecah, kerikil juga bisa membuat mata buta, pasir bikin mata kelilipan, tapi jika batu, kerikil dan pasir diaduk bersama semen dibuat jadi perekat menyatukan batu bata yang satu dengan yang lain, kerjasama yang sinergis dari yang semula QT kira buruk, ternyata sanggup menjadi bangunan rumah yang indah! Kritik yang membangun itu bagai batu, kerikil dan pasir bagi susunan batu bata yang QT tengah dirikan satu persatu, dalam membentuk kepribadian QT, menjadi sosok ideal yang tahan banting, tahan uji, dewasa, matang, tangguh, yang KEREN, yang ingin QT tampilkan dengan wajar sebagai perwujudan, personifikasi, diri QT yang sejati…

Nach, menurut Gua, ITU… BARU KEREN!! B-)

(Maka QT tinggalkan Agus dengan pemikirannya… ^^;)

Eh, eh, ntar dulu! Kalo menurut loe, Mo! Gimana?! Definisi KEREN itu kaya apa? =O

Eh, yaaa… Menurut gw yaaa… ^^; KEREN ituuu…

Kalau QT bisa menjadi diri sendiri… Saat harus menjadi diri sendiri!… B-) Tapi juga bisa melebur, mengalir bersama arus, fleksibel, tergantung situasi yang dihadapi. Koyo Tai Chi aja gitu lho, Gus! ^^; Seperti batang pohon bambu, saat ditiup angin dia condong tak melawan, ikut kemana arah angin berhembus dengan kencang, melu doyong, kelihatan lemah serta tanpa daya, tapi sesungguhnya akarnya yang menghunjam ke bumi tetap tegak dan berdiam di tempatnya! Dan saat angin berhenti berhembus ia pun dengan cepat melenting segera kembali tegak semula, seolah2 tak ada apa2 sebelumnya! Wheladhalah! ^^; OK banget! KEREN tuch Gus! =D Istilah KEREN-nya kalo di dalam Bahasa Inggris, “in principle stand like a rock, in relation go with the flow!” Gitu khan Don? Kamu khan jago bahasa Inggris? ;p Nach! Kalo bahasa puitisnya begini bukan, Lip? “Berarak seperti awan, mengalir laksana air, ringan tubuh bagai kapas, menotol di dedaunan, melenggang kemana suka, berkelana kemana angin berhembus… Aku hanyalah seorang Pendekar Hina Kelana…” (Sambil membayangkan pedang berselempang di pinggang, mengenakan caping serta ikat kepala, sepatu kulit dari akar tanaman, dan pakaian pendekar Tionggoan zaman dahulu… ^^;)

Kauw… Sepertinya mengutip kata2 Kido Kamen? =O

Wahhh, yaaa… (Garuk2) Moso tah Lip?! =O Baca dimana yach? Heheee, Akuuu… Lali! Ah, wissss, mbuhhh… Ndak taulah! ^^;

Yang terpenting, My Friendzzzz… (tiba2 saja Muladi sudah bercengir di belakang! =D)

Menjadi KEREN itu tak penting!!… Yang paling penting adalah Menjadi Diri Sendiri!… Dan Diri Sendiri yang paling KEREN itu adalah… Yang paling bisa “Menempatkan Diri Pada Tempatnya”!!… Waktu harus tampil untuk dunianya, dia bergaya maksimal! Mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya! Harus fokus! Harus total! Sungguh2 berusaha dan bekerja keras dengan cerdas untuk dunianya! Bekerjalah untuk duniamu seakan kau akan hidup untuk selamanya! Bukan begitu?… Tapi ada kala juga, waktu harus menyendiri dan menyepi untuk berdua saja dengan Tuhan, dia juga harus bersungguh2 meninggalkan semua pernik kehidupan duniawi, menanggalkan semua atribut dirinya yang fana, untuk menghadirkan jiwanya yang kekal dan menghidupkan hatinya dengan ikhlas, supaya tampil maksimal, berpentas di panggung Tuhan! Kerja keras, cerdas, ikhlas! Berdo’a juga begitu! Bekerjalah untuk akhiratmu seolah kau akan mati besok! Betul begitu?… Menghayati peran sebagai seorang hamba lemah yang tengah bersujud di depan Tuhan yang telah menciptakan dia! Merasakan betapa dirinya amat sangat keciiil! Tak ubah debu semesta alam kosmik, jika dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan Yang Maha Besar, Maha Agung, Maha Perkasa, Maha Pencipta alam mikro hingga makro kosmos, jagad raya yang luas bak tanpa batas dan masih terus mengembang dan memuai dengan kecepatan ratusan juta tahun cahaya tiap detik! Begitu kata pakar Fisika! Kau tahu itu? Albert Aaain-staaain? Dia dulu kawan bermain kakekku! Nach, intinya!… Totalitas dalam dualitas dunia akhirat, akan menciptakan keseimbangan hidup yang sehat! Menemukan titik equilibrium dalam segala situasi dan kondisi apapun, tak mesti dengan diasumsikan cateris paribus! Terdapat daya tarik menarik dan tolak menolak, sentrifugal, sentripetal, yang balance, of equal force!! Sehingga resultan gaya gravitasi menjadi selalu konstan! Rotasi dan revolusi tata surya pun terjadi! Planet2 bergerak mengelilingi matahari! Bulan mengitari bumi. Keseimbangan Agung Alam Semesta! Kalian mengerti tidak?… ^^; Men Sana in Corpore Sano! Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat? Begitulah kira2 kata Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan waktu aku SD dulu!… B-)

Keempat sahabat Jomblo QT hanya bisa saling celingukan dan memandang…

Mul… Kauwww… SAKIT?! =O

Ehh, maaf, kayanya Gua sakit perut! Ke belakang dulu ya Mul! ^^;

Ehh, iya, dosen gw juga dah datang tuch! Yuk Mo! QT masuk kelas! ;p

Ehh?… Ya ya ya! Yuk Don!… Pergi dulu yo Mul! ^^;

Muladi kebingungan ditinggalkan Olip, Agus, Doni dan Bimo…

Tu-tunggu dulu! Jangan pergilah kalian?!… =O

(Daaahhh!! Muladiiiiii!!!) =D =D =D =D

Aiihhh… Padahal aku baru mau menjelaskan tentang RELATIVITAS!!! @~*

KIDO KAMEN =)

Jomblowallpaper