Gw bukan numerolog, juga bukan tukang utak-atik angka, apalagi doyan porkas! ^^; Tapi gw suka ama angka unik! Seperti bilangan prima yg hny bisa dibagi dgn 1 atau dirinya sendiri, karakteristik pembeda yg membuatnya ”lain dari yg lain” itulah yg istimewa menurut gw! Dalam tataran kepribadian, pribadi yg unik adalah pribadi yg ”beda”, lain dari yg lain, beda yg bukan hny sekedar beda, yg penting tidak sama dgn yg lain, tapi ada sesuatu yg berkualitas di dalam dirinya yg membuatnya menjadi berbeda, unik, khusus, sehingga mendapat tempat n predikat istimewa! Seperti sebutir mutiara terselip di antara ribuan kerikil yg berserakan, betapapun terhalang tersembunyikan, cemerlangnya tetap jelas terpancar n dapat dilihat dgn mata telanjang, siapapun bisa mudah membedakan!

Orisinalitas, adalah nama lain dari predikat ini. Jd di saat orang2 latah mengikut arus, kala muncul trend baru semua turut, ada yg lain lagi beralih mbuntut, pribadi yg orisinil sudah sangat puas hny dgn menjadi dirinya sendiri, tak peduli tak berharga di mata orang lain, seperti apapun orang luar menilai, baginya dirinya memang tak bisa dinilai, bukan sebab tak ada nilainya, tapi memang sejatinya tak ternilai! Tapi lagi, bukan lantas menilai terlalu tinggi, karena ia tak bisa menilai diri sendiri! Yg lebih hebat dari orang2 semacam ini, ia justru sama sekali tak peduli n tidak butuh akan penilaian, karena baginya penilaian semata hanya mutlak hak prerogatif n hanya datang dari Tuhannya, tak butuh penilaian dari makhluk-Nya! Wong sama2 dinilai koq repot ngurus menilai orang lain?! Dirinya sendiri belum tentu bagus! =)

Maka orang yang meyakini mendalam demikian, waktunya tak ada yg habis terbuang sia2, hanya digunakan untuk terus-menerus bekerja n berkarya, serta sibuk memperbaiki dirinya! Tak lagi larut dalam kesedihan, angan2 semu, bayangan kepedihan, impian n omong kosong, segala duka nestapa, ini adalah katanya: ”Maaf! Sekarang gw sedang sibuk benahi hidup! Masih banyak yg harus gw lakukan, n gw gak punya cukup banyak waktu!” Menambal sifat bocor di sana-sini, menutupi kekurangan, membetulkan yg salah, memperbagus yg sudah indah! Menghiasi diri dengan akhlak baik, kembali kepada fitrah, lalu memperkokoh pondasi jiwa dengan kembali membasahi relung hati yg kering kerontang kemarau dahaga, disirami dengan resapan sentuhan rohani yg sejuk nyaman, menyegarkan, kembali ke nilai2 ajaran luhur agama! Sesuatu yg sempat lama tertepikan, terlupa, akibat gemerlap kemilau dunia membuat QT terlena…

Oh, sadarlah! Hendak kemana kau pergi?!

Padahal hidup di dunia hanyalah sementara. Kehidupan setelah mati adalah yg hakiki. Dunia adalah tempatnya khilaf, salah dan dosa. Pantas kalau QT jadi sering lupa! ^^; Karena itu sudah menjadi tugas masing2 QT untuk pada saat ingat, juga mengingatkan sesamanya! Barangkali dia lupa! ^^;

Maka saat menyadari, waktunya bisa jadi tak lama lagi, entah kapan datang sang pencerabut, maut menjemput, timbullah kesadaran dalam dirinya! Tak boleh lagi terlena n membuang2 waktu sia2! Segera buat rencana penyelamatan! Rescue Plan! Bukan untuk orang lain, tapi tiap orang berhak serta wajib menyelamatkan dirinya masing2! Karena setiap diri akan dimintai pertanggungjawaban! Untuk apa hidupmu dipergunakan?!

Saatnya mengisi detik demi detik, setiap hela n tarikan nafas, diberi nilai sendiri dengan mengerjakan hal2 yg bermanfaat! Ia yang tersadar kini berubah, menjadi sangat cermat menghargai waktu! Alhamdulillah! Karena ia sadar, waktu adalah 1-1nya aset modalnya, pemberian dari Tuhan yg tidak ternilai harganya, harta yang teramat mahal! Yang tak bisa ditukarkan, yg tak pernah bertambah, justru selalu berkurang menghitung mundur, hingga 1 saat habis! Priiiittt!! Pertandingan berakhir! Begitu juga pertunjukan hidupnya…

Ketika teringat mati, seseorang jadi lebih menghargai nilai n makna hidupnya. Untuk apa ia hidup? Sampai kapan ia hidup? Dan setelah itu, apa?! Untuk saat ini, mungkin ia masih belum tahu. Tapi 1 hal yg pasti, ia sadar betul konsekuensi dari waktunya yang terbuang! Jika tak segera diberinya nilai, distempelkan label Amal, diisi dgn melakukan hal2 yg positif serta produktif menghasilkan, saat hitung mundur habis, tak ada yg tersisa lagi untuknya! Hampa! Musnah! Sirna! Bangkrut!!…

Kecuali cuil2 waktu yg sempat tercatat bermakna n bermanfaat, kelak oleh malaikat ditransfer, setor ke bank pahala QT! Rekening yg khusus atas nama QT! Tak mungkin tertukar pemiliknya, begitu pula tak mungkin tertukar isinya! Pundi2 amal yg telah dengan cerdas QT kumpulkan semasa waktu tersisa di dunia, itulah yg kelak di alam Akhirat dapat dikonversi menjadi harta yg sesungguhnya, mata uang yg berlaku n digunakan disana, bekal hidup yg sejati, di hidup setelah mati!

Dia yg merugi bukanlah yg hidupnya merana di dunia, tapi yg paling merugi adalah yg tidak mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelah mati!

Hidup bak musafir mampir. 1 perjalanan panjang, mengarungi padang pasir, yg bagai tak ada akhir… Saat bertemu oase, itulah saatnya berteduh, melepas penat n membuang peluh, sambil minum sepuasnya, petik buah, mengumpulkan bekal sebanyak2nya, untuk QT bawa sebagai penambal lapar n penawar haus saat kembali lanjutkan perjalanan. Fase di oase adalah perlambang masa hidup di dunia, sangat singkat!! Hanya singgah sejenak, selonjoran nyaman untuk melepas lelah setelah jauh berjalan, jangan lupa mengumpulkan bekal tambahan, tentunya pilihlah yg terbaik untuk QT bawa, karena membawa buah yg busuk hanya menjadi beban saja, tak bisa dimakan tak ada gunanya! Cerdaslah memilih bekal untuk lalu dibawa berjalan lagi, menjalani kehidupan selanjutnya, selamanya yg memang tiada akhir, hidup di Akhirat nanti…

Maka sebelum QT mulai melangkah, sebelum ucap Basmalah, tanyakan kepada diri, yakinkah bekal yang QT kumpulkan sejauh ini mencukupi? Tidakkah QT ingin n butuh lebih banyak lagi? Pastikah QT aman n selamat sampai tujuan bahagia? Ataukah QT akan kehabisan bekal di jalan, terasing, kelaparan, kehausan, letih, lelah, terlunta2?!

Boleh cemas, sebaiknya pikir lagi!

20-07-2007…

Tanggal unik yang seperti bilangan prima, sulit dicari pembandingnya, mungkin tak akan terulang lagi, setidaknya tidak dalam waktu dekat! Jarak terdekat 2 bilangan prima, seperti 20-07-2007 dengan 20-08-2008! Pertanyaannya, adakah waktu QT tersisa selama itu?! Haruskah QT menanti saat itu? Bahkan jika setahun lebih sebulan terasa amat sebentar?! Sungguh, waktu amat singkat, n berlalu sangat cepat!

Bahkan saat gw ketik blog ini, waktu dah hampir tengah malam, yg berarti tanggal 20-07-2007 segera berakhir, hanya dalam sisa hitungan menit, jam 23:52, juga bukan angka cantik, kurang dari 10 menit, selesai gak selesai kumpulkan sebelum deadline! Maka demi mengejar tanggal postingan 20-07-2007, gw percepat tulisan, edit, percantik, rapikan! Terpaksa dipersingkat, padahal masih banyak yg mau ditulis! T__T Itulah akibat kurang persiapan! Makanya jangan terbuai terlena oleh dunia, segera lakukan apa yg mesti QT lakukan, terbaik yg QT bisa! Selagi waktumu ada! Agar ketika deadline tiba, yakni D N of d’line, saat "is dead"… ^^; Yg terbaik dapat QT persembahkan! Biar pembaca yg menilai hasilnya!

Yg pasti, setelah 20-07-2007, seiring jarum jam melangkah meski sedetik saja melewati tengah malam, kalender otomatis langsung berganti jadi 21-07-2007, yang tak lagi jadi istimewa seperti angka kembar 20-07-2007! Kecuali NT mau nunggu 100 taon lagi supaya jadi 21-07-2107?! Huaaaaaaaahhhh! =D Masih hidup loe? Capeeeee deeeehhhhh!!! ;p~

Maka tak ada menunggu, inilah saat yg tepat! 20-07-2007, gw jadikan penanda, pancang tonggak, titik awal langkah baru! Hari ini juga! Harus hari ini! Saatnya gw BERUBAH!!! ^^;v Yakin menghunjam di kalbu, ingin menjadi pribadi pilihan yg diidamkan! Reka dalam angan, tanamkan di otak, bentuk dalam karya, ukir dan wujudkan jadi nyata! Bulatkan tekad serta mantapkan niat! Bismillah, aku melangkah!!!

Pengembara mengelana, mencari jati diri yg lebih baik…

Menyempurnakan nilai n makna keberadaannya di dunia…

Agar hidupnya yg singkat tak berakhir sia2…

KIDO KAMEN =)