Renungan Ramadhan #1: TUNGKU RAMADHAN MEMBAKAR KERAK2 DOSA!!
Uncategorized September 13th, 2007Bismillahirrahmaanirrahiim…
Alhamdulillah! Puji syukur ke hadlirat Allah SWT. Atas rahmat, karunia serta ridho perkenan-Nya, QT masih diberi anugerah kesempatan berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan, syahrul rahmah, maghfirah, wa idkum minannaar. Bulan yang QT rindukan, telah lama dinantikan, kini datang di hadapan! Sambutlah dengan hati lapang, suka cita, senyum lebar terkembang n tangan terbentang. Inilah bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan, dari Yang Maha Pengampun, Pengasih lagi Penyayang, Pengabul do’a2 yang dimohonkan, harapan yang dipanjatkan, serta Pemberi anugerah yang teramat QT hajati n senantiasa munajati, yakni janji balasan tertinggi Surga bagi hamba2 yang sungguh2 beriman n beramal saleh, berupaya untuk menggapai n mengharapkan ridho n kecintaan-Nya, beroleh genggam jaminan dijauhkan dari siksaan pedih azab Neraka! Subhanallah! Walhamdulillah! Adakah Tuhan lain yang demikian Maha Pemurah n Penyayang selain Allah? Wa Laa ilaaha Illa Allah! Wallahu Akbar! Maka sepantasnyalah QT bersyukur yang mendalam, atas limpahan kasih sayang-Nya yang tak terukur n tak terhingga, rahmat-Nya begitu luas, sedemikian sehingga tidak mungkin dapat QT menghitungnya, ”Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
Dengan hikmah-Nya, Allah mensifati diri-Nya dengan sifat Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim, Maha Pengasih n Maha Penyayang. Ke-Rahmaan-an Allah meliputi semua makhluk2-Nya seisi alam semesta tanpa ada kecuali, bahkan hingga yang terkecil tak satupun yang luput tidak terliput! Matahari, bintang, bulan, bumi, planet, galaksi, nebula, cluster, tata surya. Dari alam makrokosmos mahaluas hingga zirah atom debu2 kosmik mikrokosmos. Manusia, hewan, tumbuhan, cacing tanah, semut, bakteri n virus pun diberi rezeki, ada jatah makanannya! Bahkan jin n Iblis yang terang2an membangkang n menentang-Nya sekalipun tetap kebagian makan! Gunung, sungai, laut, hutan, sawah, tanah, bebatuan. Yang tegar berdiri kokoh maupun yang tergelincir. Yang bersyukur, yang beriman, yang mengikuti petunjuk n pedoman. Yang kafir, yang berdosa berbuat nista, yang terlupa, yang membangkang, yang mengingkari nikmat-Nya sekalipun, masih diberi-Nya rezeki tanpa sedikitpun ditahan atau dikurangi! Semua dilimpahkan-Nya. Dia Yang Maha Kaya mencukupkan nikmat-Nya bagi segala kebutuhan makhluk2-Nya tanpa kecuali tanpa pilih2! Keumuman kecintaan ini adalah sifat mutlak Rahmaan-Nya. Agar hamba2-Nya mengetahui, memahami, menyadari, tahu berterima kasih, n semoga menjadi hamba yang pandai n ahli dalam bersyukur! Sementara nama-Nya yang satu lagi, Ar-Rahiim, lebih dikhususkan pada hamba2 kesayangan-Nya, pilihan-Nya, yakni mereka2 yang beriman n bertaqwa, yang mau mendengar seruan cinta penuh kasih-Nya, mau tunduk berserah diri pada-Nya, ikhlas patuh mengikuti petunjuk n ajaran-Nya, berjalan di atas jalan lurus yang diridhoi-Nya, bersegera menuju ampunan n keridhoan-Nya! Mereka2 inilah yang paling dicintai! Tak ada balasan yang lebih baik bagi hamba2 yang patuh selain kenikmatan hidup dalam keabadian, selamanya dalam Surga! Dimana mereka dapat sepuasnya mereguk jamuan kelezatan yang berlimpah n tiada tara tanpa batas, tanpa pantangan, semua halal n diridhoi-Nya, sebagai balasan bagi hamba2 yang beriman n beramal shalih! Subhanallah! Walhamdulillah! Wa laa ilaaha illallah! Wallahu Akbar! Inilah di antara kabar gembira yang Allah janjikan:
”Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: ’Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (Q.S. Al-Baqarah: 25)
”Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (Q.S. Al Hajj: 23)
”Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya." (Q.S. Az-Zukhruf: 71)
”Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).” (Q.S. Al-Hijr: 45)
”Dan mereka berkata: ’Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.’” (Q.S. Faathir: 34)
Demikian di antara kenikmatan yang bakal diterima oleh hamba2 yang diridhoi Allah untuk dimasukkan ke dalam surga-Nya, yang disediakan bagi orang2 yang beriman n beramal shalih. Lebih indah n mendetil lagi gambaran kenikmatan di Surga terpapar gamblang dalam Surat Al-Insaan yang berarti ”Manusia”, yang tentunya adalah suatu penghargaan besar bagi umat manusia hingga sampai diabadikan sebagai surat dalam Al-Qur’an! Buat pe-er, coba check Q.S. Al-Insaan: 11-22!
”Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai kurnia yang besar (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya).” (Q.S. An-Naml: 73)
Sayangnya, seperti disebutkan di ayat di atas, kebanyakan manusia tidak mensyukuri nikmat karunia yang diberikan Tuhan-Nya! Aduhai tak perlu celingak-celinguk melihat kiri n kanan, tanyakan saja pada diri sendiri, bercerminlah dengan jujur, sudah pantaskah QT dimuliakan sedemikian rupa? Adakah QT termasuk umat yang tahu berterima kasih serta bersyukur pada-Nya? Atau lalai, atau lupa, atau justru malah sombong lagi ingkar? Sungguh malu n tak layak QT jadi manusia jika sampai demikian! Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Mensyukuri! Maha Mensyukuri Allah berarti ajaran agung pada manusia bagaimana seharusnya mensyukuri nikmat2 yang diberikan-Nya! Dengan kemurahan-Nya, Dia mencontohkan bagaimana mensyukuri nikmat-Nya. Jika Allah saja Maha Mensyukuri, bagaimana dengan QT yang menikmati apapun yang diberikan-Nya? Jangankan meminta-Nya mengabulkan yang QT minta, bahkan sebelum terlintas hendak QT minta pun Allah telah terlebih dulu melimpahkan pemberian n mencukupkan segala kebutuhan makhluk-Nya! Diciptakan bumi n segala sesuatu di atas serta dalamnya dimudahkan serta ditundukkan bagi umat manusia! Udara, air, hujan, binatang ternak, makanan, minuman n buah2an! Diilhamkan QT membuat pakaian, perapian, perumahan, cara memasak n mengolah makanan, hidup berkelompok, bersuku2, berbangsa2, saling kenal-mengenali, berkelana, melakukan perjalanan, diajarkan memberdayagunakan akal pikiran, sehingga manusia sanggup bertahan hidup bahkan akhirnya dapat tegak bangun berdiri peradaban! Inilah fungsi manusia sebagai khalifah Allah di bumi! Memakmurkan sesuai petunjuk Tuhan! Wujud pengabdian serta ungkap rasa syukur QT, berupa ibadah ikhlas kepada-Nya! Maka perhatikanlah betapa besar curahan rahmat n karunia-Nya kepada QT? Segala nikmat, kemudahan, pertolongan, sesungguhnya tiada daya n upaya melainkan dengan pertolongan dari Allah! Dialah Yang mencukupi kebutuhan manusia n menundukkan segala sesuatu, bahkan bulan, bintang serta matahari, bagi kehidupan QT!!
Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.
Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya),
dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.
Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa) ?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Q.S. An-Nahl: 10-18)
—
Begitu sayangnya Tuhan pada umat manusia. Bahkan sejak kalimat pertama penciptaan! Kun!! QT senantiasa terperhatikan. Mulai dari nutfah yang dipancarkan n melekat di dalam rahim. Awal mula kejadian, air mani dari tubuh laki2 memasuki medan asing di dalam tubuh wanita! Bukanlah perkara mudah! Seperti tentara yang diterjunkan di medan perang di negara lain yang sama sekali asing, dalam sunyi gelap malam, tentu harus siap jadi martir tewas tiap saat!! Begitu pula hikmah penciptaan mengapa Allah menjadikan begitu banyak sel sperma tersembur di satu waktu? Ada milyaran sel sperma yang diberi tugas untuk misi sama! Karena dalam perjalanan misinya menemukan sel telur di tubuh wanita ada begitu banyak rintangan, sel2 lokal tubuh wanita yang menggempur sang pendatang, satu-persatu sel sperma pun berguguran. Bisa dibayangkan jika hanya 1 prajurit sel sperma yang dikirim? Sudah pasti misi langsung gagal! Pembuahan tak akan pernah terjadi, dan QT tak akan pernah tercipta n dilahirkan! Subhanallah! Pernahkah QT renungkan? Milyaran sel sperma sprint tersemprot deras bersamaan, lalu berenang2 demi mencari hanya sebutir(!!) sel telur dari trilyunan sel lain dalam tubuh! Pernah terpikir bagaimana mereka mendeteksi, mengenali, membedakan? Dalam rahim yang gelap pekat gulita tak setitikpun cahaya? Bagaimana menemukan? Adakah sel punya akal? Tentu tidak! Jika demikian, lantas siapa yang mengilhami, menuntunnya? Sehingga misi berhasil dituntaskan, salah satu dari jutaan sel sperma yang tersisa adalah yang paling beruntung bisa bercampur dengan sel telur, jadi pemenang! Dimana percampuran adalah syarat dasar bagi terjadinya pembuahan! Maka terbentuklah gumpalan darah menjadi daging, daging jadi tulang, yang terbungkus lagi dengan daging, lalu terbentuklah janin yang dijamin penjagaannya dalam kandungan ibu, mulai menampakkan bentuk, diberi makan bergizi n nutrisi lewat tali pusar, air susu ibu, kenyang, nyaman, tidur pulas, terlindung dalam tempat yang lentur namun kokoh yakni dalam rahim! Subhanallah! Siapa yang mengatur semua itu bagi QT? Hingga akhirnya saat keluar dari perut ibu, telah sempurna fisiknya berupa bayi yang mungil tak berdaya, menghadapi kejamnya dunia fana, respon pertamanya spontan menangis, karena hanya itu yang baru bisa ia lakukan! Namun perhatikanlah, hanya dengan bayi menangis, ia sudah merebut begitu banyak perhatian. Dengan tangisan serta serba ketakberdayaannya, Allah menanamkan rasa cinta kasih serta iba pada hati manusia yang melihatnya sehingga tergerak untuk menyayangi bayi! Subhanallah! Bahkan sejak manusia dalam perut ibunya tak sedikitpun Tuhan lalai, tak sedetikpun QT terluput dari perhatian! Subhanallah! Adakah Tuhan lain yang sedemikian Pemurah, Pengasih lagi Penyayang yang mampu berbuat seperti Allah pada makhluk-Nya?
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
(Q.S. Al-Mu’minuun: 12-14)
Sejenak cobalah QT perhatikan. Ilmu kedokteran khususnya ilmu bedah, kebidanan (obstetri) n kandungan (gineakologi), baru berkembang n dikenal oleh manusia paling awal sekitar abad ke-19, lebih kurang 150 tahun terakhir! Adapun Al-Qur’an telah diturunkan di abad ke-7, yakni 1200 tahun lebih mendahului zamannya, jika ditilik dari sudut pandang ilmu medis. Adakah QT tak tergelitik untuk mempertanyakan, bagaimana mungkin seorang Muhammad yang buta huruf, tinggal di padang pasir, jauh dari peradaban, bisa mengungkapkan fakta ilmiah dalam kandungan yang baru terbukti proses bahkan urutan mendetil tepat benar dalam ilmu kedokteran yang baru diketahui 12 abad kemudian, pada saat itu, dalam kegelapan masa kebodohan, Jahiliyyah, 14 abad silam?… Jika bukan karena petunjuk kebenaran dari Tuhannya yang mewahyukan Al-Qur’an kepada Rasul pilihan-Nya melalui perantaraan malaikat yang terpuji n terpercaya, yakni Jibril alaihissalam?!… Maka apakah QT masih tidak mau menerima benderang kebenaran yang sedemikian gamblang? Ataukah justru semakin keras QT menentang, bahkan menantang? Ingkar, sombong, keras kepala membatu, enggan untuk mengakui bahwa hanya Allah yang sanggup berbuat demikian? Bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang pantas disembah n dimohonkan pertolongan?
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (Q.S. Yaa Siin: 77)
”Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S. Ar-Rahmaan, berulang2 di banyak ayat)
—
Jangan sampai QT menjadi makhluk yang tidak punya malu, tidak tahu diri, lupa jati diri, besar kepala, keras kepala, sombong lagi mengingkari siapa yang memberi QT rezeki, melimpahi QT dengan kenikmatan hidup di dunia yang hanya sebentar, sebagai ujian, adakah QT ingat untuk mensyukuri atau malah mengkufuri-Nya? Na’udzubillahi min dzalik…
”Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.”
(Q.S. Al-Mursalaat, berulang2 di banyak ayat)
“Maka siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di Neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?” (Q.S. Az-Zumar: 32)
Dunia yang fana hanya sementara, semata hanya ujian bagi hamba2 yang benar beriman, atau bagi mereka yang mengingkari kebenaran, betapapun sudah jelas datang pembawa kabar keselamatan di hadapan, maka wajah mereka berpaling lantaran kebenciannya. Maka tak ada lagi yang mereka nantikan melainkan tempat kembali kesudahannya saat tirai disingkapkan, hijab dunia yang semu disampirkan, n kehidupan sejati yang abadi ditampakkan. Kemana ia menuju bergantung pada apa yang diyakini di dunia!
Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?
(Q.S. Al-Qashash: 60-61)
—
Maka hanya ada 2 pilihan tempat kembali: Surga, atau Neraka-Nya. Sebagaimana pilihan bagi QT: Untuk dicintai-Nya atau dimurkai oleh-Nya?! Tentunya yang amat sangat QT harapkan adalah ampunan-Nya, menyadari betapa diri yang hina ini tak luput dari lumur nista gelimang dosa yang terus-menerus berulang QT perbuat di sepanjang hayat! Hanya atas kemurahan n rahmat-Nya QT bisa terampunkan n terselamatkan, dijauhkan hingga terbebas dari siksa pedih azab Neraka! Maka 1-1nya jalan selamat adalah dengan menjadi makhluk yang diridhoi n dicinta-Nya!
Bagaimana cara QT menggapai hingga mendapat ridho n kecintaan-Nya? Yakni dengan menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, n selalu berbaik sangka pada-Nya, sebab yakinlah bahwa apapun yang diperintahkan n dilarang itu semata demi kebaikan QT juga, para hamba-Nya! Karena Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang pada semua umat-Nya. Tidakkah QT ingin dicintai-Nya? Ikutilah petunjuk-Nya! Perintah n larangan tak ubah seperti rambu2 n marka jalan bagi kehidupan! Petunjuk yang jika diikuti akan menuntun QT pada keselamatan hingga QT tiba di tempat tujuan! Dan tujuan akhir QT adalah kembali kepada Dia Yang telah Menciptakan QT, dengan hati ikhlas, lapang, puas, lagi diridhoi! Ingin bertemu dengan-Nya? Sekali lagi, ikuti petunjuk-Nya! Maka bukti kecintaan QT kepada Allah adalah dengan menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya!
Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
(Q.S. Ali ‘Imran: 132-136)
Subhanallah! Sungguh Allah Maha Pengampun! Dan sifat Maha Pengampun Allah makin terbuka menjadi2 di bulan Ramadhan ini! Syahrul Maghfirah! Bulan Pengampunan yang menjadi sarana bagi hamba2-Nya yang ingin bertaubat n kembali kepada-Nya! Sungguh bulan ini adalah kesempatan emas yang sangat besar lagi langka! Jangan disia2kan! Boleh jadi QT tidak akan mendapatkan kesempatan lain, selagi nafas belum terhenti, jantung belum berhenti berdetak, nyawa belum tercabut n ruh belum terpisah dari jasad QT, segeralah bertaubat, bersih n sucikan diri dari gelimang lumuran, berenang dari genangan, keluar dari kubangan, sambut bulan pembakaran kerak2 dosa2 yang membatu keras melumuti hati yang sekarat hingga hampir mati, sulit menerima kebenaran! Segera sembuhkan hatimu! Selamatkan dirimu!
”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahrim: 6)
Maka jalan selamat adalah dengan mengikuti jalan lurus yang menuju kepada-Nya. Itulah ajaran yang diridhoi-Nya. Dan mengikuti ajaran kebenaran, yakni dengan mematuhi perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, supaya QT bisa selamat sampai di tujuan. Salah satu perintah-Nya yang utama di bulan Ramadhan ini adalah PUASA… =)
”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S. Al-Baqarah: 183)
—
Salah satu nikmat yang terbesar bagi umat Islam adalah saat datang bulan Ramadhan. Dari akar kata Ramadh, yang artinya Pembakaran! Ramadhan bak tungku pembakaran yang besar lagi panas berkobar, menjilat segala arah, menyala sebulan penuh, bagaikan kawah Chandradimuka yang bergolak terus bergejolak di puncak Jonggringsalaka. Ramadhan dijadikan Allah sarana membersihkan manusia dari kotoran yang mengendap keras terlampau banyak n terlalu lama hingga mengerak n menyelimuti dirinya. Kyaaaa!! Jangan api! Ampuun! Tidaaak! Khan panas?! @~* Mengapa harus dibakar? Ya, karena itulah cara paling efektif menghilangkan kerak!! Noda yang tak lagi bisa dihilangkan cukup dengan dikucek, direndam, dicuci, bilas memakai air, saat air yang suci tak lagi bisa digunakan membersihkan, terpaksa api dipakai membakar terus-menerus hingga dapat meluruhkan, menggugurkan dosa2!
Satu perumpamaan yang sederhana. Tahun ajaran baru, QT sebagai siswa dengan bangga mengenakan seragam terbaru, kemeja harum wangi dan putih bersih. Sepulang sekolah, masih dikenakan, QT pakai bermain sepakbola bersama teman2 di lapangan yang becek seusai reda hujan, apa yang terjadi? Tidak dapat dihindari, saat harus melompat gigih menjangkau dan menangkap bola sebagai peran penjaga gawang, QT menjatuhkan diri ke atas rumput berkubang penuh lumpur! Cproott!! Bukan lagi hanya kecipratan, baju putih bersih itu seketika bermandikan coklat kotor, tercelup dalam kubangan! Saat bermain bola QT tak begitu memperhatikan karena terlena larut dalam kesenangan dan sukacita tawa kegembiraan! Baru saat pertandingan berakhir, timbul perasaan bersalah dan menyesal, menatap baju putih yang sebelumnya dicuci dengan lembut dan disetrika ibu QT dengan penuh kecintaan, kini hampir seluruhnya belepotan warna coklat tanah basah! Ciut takut kena marah, terpaksa QT tetap pulang ke rumah. Beruntung sampai di rumah, ibu yang sabar n bijaksana penuh kasih sayang ternyata tidak marah, malah tersenyum, lalu dengan ikhlas menyambut baju kotor QT n mencucinya kembali direndam dalam air yang berbusa sabun, sejenak kemudian melarutkan noda melekat mengembalikan warna sejati yang putih bersih lagi menawan! Lumpur adalah perumpamaan dosa yang tanpa sadar atau disengaja QT perbuat, yang beruntung cepat QT sadari lalu segera bertaubat, minta maaf, mohon ampun, menyadari kesalahan, janji tidak mengulangi, taubat adalah seumpama air bening yang QT pergunakan mencuci seragam hingga kembali tersucikan, fitrah jernih, putih bersih.
Tapi namanya manusia, seperti anak kecil yang kerap lalai dan lupa, berbuat khilaf, salah, berlaku dosa, lagi2 tak dapat menahan nafsu memperturuti keinginan menggebu, kembali bermain bola tak peduli lapangan masih becek n penuh lumpur memasuki musim hujan! Lagi2 pulang baju penuh bercak, berkalang tanah, berkubang coklat lumpur. Lama2 karena kebiasaan, tiap sepulang sekolah main bola di lapangan, QT jadi keenakan n malas mengeluarkan sedikit usaha lebih untuk mencuci sendiri baju QT yang berlumpur, toh besok kecelup lagi, nanti saja sekalian cuci seminggu sekali! Toh masih ada kemeja putih yang lama, begitu pikir QT. Lama2 tak cukup seminggu, bahkan sampai sebulan kemeja yang kotor belum dicuci, teronggok di sudut ruang! Bahkan kini setiap hari diakali, sekolah pakai baju putih yang lama, pulang sekolah main bola pakai baju yang tidak lagi putih kini coklat melekat! Bisa dibayangkan apa yang terjadi dengan baju yang terus tercelup lumpur, sebulan tidak dicuci? Itu adalah perumpamaan dosa2 yang kian menumpuk tanpa sedikitpun terlintas atau diniatkan QT taubat! Bisa dibayangkan jika sampai berbulan2, bahkan setahun? Seperti apa jadinya baju QT? Dosa2 menahun seperti lumpur yang mengeras di baju, menjadi kerak yang menyelimuti hati n merusak jiwa QT! Sehingga nurani terselimut kerak, yang semula hanya noktah2 hitam dibiarkan makin lama makin banyak menutupi n mengeras! Hati yang keras membatu, tidak lagi peka bisa berefleksi n bercermin dengan jernih! Akibatnya hati jadi sulit menerima cahaya petunjuk kebenaran! Jika sudah demikian, walaupun dicuci n dibasuh dengan air bersih, meski disikat hingga berkali2, tetap susah dihancurkan kerak2 membatu di hati QT! Satu2nya cara hanya bisa dengan dibakar! Ya, DIBAKAR!!
Tungku Ramadhan efektif untuk meleburkan noktah2 dosa yang dari hari ke hari, setitik demi setitik, makin lama berubah jadi gumpalan, mengotori cermin bening hati QT. Gelimang noda n dosa sepanjang tahun melekati hati sampai meliputi sebagian besarnya, bahkan sampai seluruhnya? Na’udzubillahi min dzalik! Jika demikian hati QT bukan lagi sakit, bahkan jangan2 mati?! Hati yang terkotori, jika dibiarkan, semakin lama akan makin terliputi noda, terbungkus, terselimuti, kian keras bahkan sampai berkerak hitam membatu! Jika demikian, jangankan menerima cahaya dari luar, dari dalam hatinya sendiri cahaya sulit untuk menerobos keluar! Maka satu2nya cara untuk membuka celah n menghancurkan kungkungan kerak noda, adalah dengan membakar dosa2! Mencairkan nista yang melumur tubuh, rendam dalam air panas yang mendidih, kipasi di tungku api, sekarang saat api telah menyala! Jangan takut, sambutlah dengan gembira! Yakinlah n hadapilah berat ujiannya, gemblengan didikan, pelatihan kesabaran, ketahanan, dengan sebulan penuh berpuasa n beribadah demi mengharap ridho-Nya! Jangan sedih! Jangan gentar! Karena api Ramadhan adalah api yang akan membebaskan n mengembalikan QT ke fitrah yang putih bersih bagai seragam yang baru, suci jernih bagai kaca cermin bening yang jujur memantulkan apapun yang jatuh atasnya! Sehingga QT dapat menghadap Allah dengan hati yang bening selembut n setulus kapas, lunak tidak lagi keras, berbinar cemerlang indah mempesona oleh keagungan cahaya hidayah! Insya Allah… =)
Mari mantapkan niat, bulatkan tekad, sambut gembira, SEMANGAT! ^____^;v
Menyambut jamuan istimewa Tuhan, sudah siap terjun ke tungku RAMADHAN?!
Kido Kamen =)
September 13th, 2007 at 1:48 am
As posted in Bulletin Board on Wednesday, 12 September, 2007 8:03 AM
Marhaban Yaa Ramadhan… #1
—
KHUTBAH RASULULLAH MUHAMMAD SAW
MENJELANG DATANG RAMADHAN:
“Wahai manusia, sungguh telah datang
kepada kalian bulan Allah yang membawa
berkah, rahmat, dan maghfirah, bulan
yang paling mulia di sisi Allah. Hari-
harinya adalah hari-hari yang paling
utama, malam-malam di bulan Ramadhan
adalah malam-malam yang paling utama,
jam demi jamnya adalah jam yang paling
utama.
“Inilah bulan yang ketika engkau
diundang menjadi tetamu Allah dan
dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini
napasmu menjadi tasbih, tidurmu
menjadi ibadah, amal-amalmu diterima,
dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah
kepada Allah, Rabb-mu dengan hati yang
tulus dan hati yang suci agar Allah
membimbingmu untuk melakukan shaum dan
membaca kitab-Nya. Sungguh celakalah
orang yang tidak mendapatkan ampunan
Allah pada bulan yang agung ini.
“Kenanglah rasa lapar dan hausmu
sebagaimana kelaparan dan kehausan
pada Hari Kiamat. Bersedekahlah kepada
kaum fuqara dan masakin. Muliakan
orangtuamu. Sayangilah yang muda.
Sambungkanlah tali persaudaraan. Jaga
lidahmu. Tahan pandangan dari apa yang
tidak halal kamu memandangnya. Dan
tahan pula pendengaranmu dari apa yang
tidak halal kamu mendengarkannya.
“Kasihilah anak-anak yatim, niscaya
anak-anak yatim akan dikasihani
manusia. Bertaubatlah kepada Allah
dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-
tanganmu untuk berdo’a di waktu
shalatmu karena saat itulah saat yang
paling utama ketika Allah Azza Wajalla
memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh
kasih. Dia menjawab ketika mereka
menyeru-Nya, Dia menyambut ketika
mereka memanggil-Nya, dan Dia
mengabulkan do’a-do’a ketika mereka
bermunajat kepada-Nya.
“Wahai manusia! Sesungguhnya diri
kalian tergadai karena amal-amal
kalian, maka bebaskanlah dengan
istighfar. Punggung-punggungmu berat
karena beban dosamu, maka ringankanlah
dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah, Allah SWT bersumpah dengan
segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak
akan mengadzab orang-orang yang
bersujud, tidak mengancam mereka
dengan Neraka pada hari manusia
berdiri di hadapan Rabbul ‘aalamin.
“Wahai manusia! Barang siapa di
antaramu memberi makan untuk berbuka
kepada kaum mukmin yang melaksanakan
shaum di bulan ini, maka di sisi Allah
nilainya sama dengan membebaskan
seorang budak dan dia diberi ampunan
atas dosa-dosa yang lalu. Para sahabat
bertanya, ‘Kami semua tidak akan mampu
berbuat demikian.’ Lalu Rasulullah
melanjutkan khotbahnya. Jagalah diri
kalian dari api neraka walau hanya
dengan sebiji kurma. Jagalah diri
kalian dari api neraka walau hanya
dengan setitik air.
“Wahai manusia! Barang siapa yang
membaguskan akhlaknya di bulan ini,
dia akan berhasil melewati
Shiraatalmustaqim, pada hari ketika
kaki-kaki tergelincir. Barang siapa
yang meringankan pekerjaan orang-orang
yang dimiliki tangan kanannya dan
membantunya di bulan ini, maka Allah
akan meringankan pemeriksaannya di
Hari Kiamat.
“Barang siapa yang menahan
kejelekannya di bulan ini, Allah akan
menahan murka-Nya pada hari dia
berjumpa dengan-Nya. Barang siapa yang
memuliakan anak yatim di bulan ini,
Allah akan memuliakannya di hari
berjumpa dengan-Nya, dan barang siapa
yang menyambungkan tali silaturahmi di
bulan ini, Allah akan menghubungkan
dia dengan rahmat-Nya pada hari dia
berjumpa dengan-Nya. Dan barang siapa
yang memutuskan silaturahmi di bulan
ini, Allah akan memutuskan dia dari
rahmat-Nya.
“Siapa yang melakukan shalat sunnah di
bulan Ramadhan, Allah akan menuliskan
baginya kebebasan dari api neraka.
Barang siapa yang melakukan shalat
fardhu, baginya ganjaran seperti 70
shalat fardhu di bulan yang lain.
“Barang siapa yang memperbanyak
shalawat kepadaku di bulan ini, Allah
akan memberatkan timbangannya pada
hari ketika timbangan meringan. Barang
siapa yang pada bulan ini membaca satu
ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama
dengan mengkhatamkan Al-Qur’an di
bulan-bulan yang lain.
(Bersambung…)
September 13th, 2007 at 1:50 am
As posted in Bulletin Board on Wednesday, 12 September, 2007 9:14 AM
Marhaban Yaa Ramadhan… #2
—
(lanjutan…)
“Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-
pintu Surga dibukakan bagimu, maka
mintalah kepada Tuhanmu agar tidak
akan pernah menutupkannya bagimu.
Pintu-pintu Neraka tertutup maka
mohonkanlah kepada Rabb-mu agar tidak
akan pernah dibukakan bagimu. Setan-
setan terbelenggu, maka mintalah
kepada Tuhanmu agar mereka tidak
pernah lagi menguasaimu.
“Lalu Amirul mukminin Ali bin Abi
Thalib berdiri dan berkata: ‘Ya
Rasulullah, amal apa yang paling utama
di bulan ini.’ Rasul yang mulia
menjawab, ‘Ya Abul Hasan, amal yang
paling utama di bulan ini adalah
menjaga diri dari apa yang diharamkan
Allah SWT.”
(Khotbah ini diriwayatkan Imam Ali
R.A.)
—
“Sungguh telah datang kepadamu bulan
Ramadhan, bulan yang penuh
keberkatan. Allah telah mewajibkan
kepadamu puasa-Nya. Di dalam bulan
Ramadhan dibuka segala pintu Surga dan
dikunci segala pintu Neraka dan
dibelenggu seluruh syaithan. Padanya
ada suatu malam yang terlebih baik
dari seribu bulan. Barangsiapa tidak
diberikan kepadanya kebaikan malam
itu, maka sesungguhnya dia telah
dijauhkan dari kebajikan.”
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan
penghulu segala bulan, maka ‘Selamat
datanglah’ kepadanya.”
“Wahai manusia, sesungguhnya kamu akan
dinaungi oleh bulan yang senantiasa
besar lagi penuh keberkatan, bulan
yang Allah telah menjadikan puasanya
suatu kewajiban, dan qiyam di malam
harinya suatu tatawwu’.
Barangsiapa mendekatkan diri kepada
Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan
di dalamnya samalah dia dengan orang
yang menunaikan sesuatu fardhu di
dalam bulan yang lainnya. Barangsiapa
menunaikan sesuatu fardhu dalam bulan
Ramadhan samalah dia dengan orang yang
mengerjakan tujuh puluh fardhu di
bulan lainnya. Ramadhan itu adalah
bulan sabar, sedangkan sabar itu
pahalanya adalah Surga. Ramadhan itu
adalah bulan memberikan pertolongan
dan bulan Allah memberikan rezeki
kepada mukmin di dalamnya.
Barangsiapa memberikan makanan berbuka
kepada orang yang berpuasa, yang
demikian itu adalah pengampunan bagi
dosanya dan kemerdekaan dirinya dari
Neraka. Orang yang memberikan makanan
itu memperoleh pahala seperti yang
diperoleh orang yang berpuasa. Allah
memberikan pahala itu kepada orang
yang memberikan walaupun sebutir
kurma, atau seteguk air, atau sehirup
susu. Dialah bulan yang permulaannya
Rahmah, pertengahannya Ampunan, dan
akhirnya kemerdekaan dari Neraka.
Barangsiapa yang meringankan beban
seseorang (yang membantunya) niscaya
Allah mengampuni dosanya. Oleh itu
banyakkanlah yang empat perkara di
bulan Ramadhan.
Dua perkara untuk mendatangkan
keridhaan Tuhanmu dan dua perkara lagi
kamu sangat menghajatinya. Dua perkara
yang pertama ialah mengakui dengan
sesungguhnya tiada tuhan melainkan
Allah dan mohon ampun kepada-Nya. Dua
perkara yang kamu sangat memerlukannya
ialah mohon Surga dan
perlindungan dari Neraka.
Barangsiapa memberi minum orang yang
berpuasa, niscaya Allah memberi minum
kepadanya dari air kolamku dengan
suatu minuman yang dia tidak merasakan
haus lagi sesudahnya, sehingga dia
masuk ke dalam Surga.”
(H.R.Ibnu Khuzaimah)
—
MARHABAN YAA RAMADHAN! =)
Alhamdulillah, atas perkenan-Nya
jualah QT msh diberi ksmptn berjumpa
lg dgn Ramadhan. Brp bnyk shbt2 QT yg
mgkn sdh tdk bersama QT lg, klrg,
sanak famili, org2 tercinta n yg
terkasih…
Smg ini bkn Ramadhan yg terakhir utk
QT! Umur, jodoh, rezeki, n maut semua
ada di tgn Tuhan. Tp siapa yg tahu,
blh jd ini adlh Ramadhan terakhir!
Maka isilah dgn bnyk beramal shalih
sebaik2nya seolah inilah Ramadhan
terakhir utk QT! Genggam erat n jgn
sia2kan ksmptn utk menuai berkah
rahmat, karunia hidayah, jg beroleh
ampunan dr Allah SWT n yg sgt
diharapkan, dijauhkan dr azab n siksa
api Neraka! Amiin3x Yaa
Rabbal ‘Aalamiin…
Dgn kerendahan hati, Dhimas aka Kido
Kamen menghaturkan Mohon Maaf Lahir
Batin atas khilaf, salah, lupa, dgn
kelapangan dada ikhlas slg memaafkan.
Slmt mnjlnkn ibadah di bln Ramadhan
dgn khusyu’, tenang, ridho, istiqomah!
Jzkllh…
Kido Kamen =)
September 13th, 2007 at 1:52 am
As posted in Bulletin Board on Wednesday, 12 September, 2007 4:43 PM
Detik2 Menjelang Razia Setan… ^^;
—
2 jam menuju maghrib tgl 1 Ramadhan:
yaaa bagus2 anak2 setan, masih ada
waktu sebelum maghrib tiba dan
malaikat menangkapi kalian memasuki
bulan Ramadhan, heh-heh-heh… ayoo
kalian masih punya sisa waktu 2 jam!
mari buat keonaran! timpuk! lempar!
banting! piting! jambak! tendang!
tonjok! pukul! sikut! gigit! kunyah!
telan! lhoh! apa sich? makan koq ga
bagi2?! setor dulu ma boss setan! sini
gw cobain! tar kalo ternyata beracun
gimana?… Setan dodol! ini khan
HARAM!!!! Wkwkwkwk ;p~ Dasar setan
junior ga bisa ngebedain mana makanan
yang halal dan mana yang haram! Yang
halal yang QT makan, yang haram QT
sodorin manusia, biar mereka dilempar
ke Neraka, kalo QT mah sebenernya sama
aja masuk neraka juga, tapi gengsi
donk, setan kok makan babi, huh, plis
donk ahhh!! ;p
1 jam menjelang maghrib:
ayooo setan setan… cepet pulang,
masuk kandang… sebentar lagi
diiket… jkekekek ;p~ jangan datang
lagi ya, selama sebulan dirantai
jangan nakal, yaaa… ^^; manusia mau
puasa dulu… jangan pada digodain
yaa, tar batallll!! ^^; pinteeer
otok5 ;p wkwkwkwk…
30 menit menjelang Ramadhan:
manusia2 yang baca bulletin ini,
akhirnya dengan amat sangat terpaksa,
setan mengucapkan mamet puasa yaaa!!
tenang QT2 ga bakal godain yey, untuk
sementara lhuohh! ;p biar dech khusyu’
puasa awal2, selebihnya ga janji yeee,
bukan begitu Dhe Pendi?! =D
Effendi G: Wadhuh, boss, jangan sebut2
nama saya di sini, nanti ketauan kalo
saya juga sama…
Sama apa maksudnya ini Dhe Pendi? =D
Sama maen Friendster juga! ^^;
Jkekekek ;p~